Candide

Buku No Comments »

Candide adalah salah satu karya filsuf Perancis pada era pencerahan, dengan nama pena Voltaire. Nama aslinya adalah Francois Marie Arouet.

Secuil kisah dan renungan dari buku Candide.

Candide ini cerita seorang laki-laki yang berwatak lembut, tabah dan berkemauan keras. Ia meyakini bahwa ia tinggal di dunia yang terbaik dari semua kemungkinan yang ada. Ia sangat mempercayai ajaran gurunya yang menyatakan “semua yang terjadi di dunia ini selalu yang terbaik.”

Jadi, Candide ini menyukai Cunegonde, putri bangsawan seorang baroness. Suatu waktu sang baroness melihat Candide mencium putri kesayangannya, marahlah Ia dan Candide ditendang dari istana. Kemudian cerita berlanjut pada kisah Candide setelah keluar dari istana Baroness. Di luar istana ia menemui kenyataan yang bertolak belakang dengan ajaran gurunya.Ia menemui kejahatan, peperangan, bencana, musibah. Namun ia masih meyakini ajaran gurunya, bahwa semua diciptakan dalam bentuk terbaik dari semua dunia yang mungkin.

Sampai suatu ketika ia bertemu gurunya, Panglos yang terlunta-lunta dan menderita sakit. Kemudian gurunya bercerita bahwa istana baroness dihancurkan musuh, nona cunegonde dikabarkan meninggal. Selanjutnya, guru dan murid ini kemudian bersama-sama melanjutkan perjalanan mereka. Sampai kemudian Panglos dihukum gantung.

Candide setelah mengalami kenyataan-kenyataan pahit (gurunya Panglos dihukum gantung, kabar meninggal gadis pujaannya, tenggelamnya Anabaptis, pelindungnya, dll) menggugat dirinya dengan pertanyaan berikut “Seandainya ini adalah dunia terbaik dari yang paling mungkin, lalu bagaimana dengan kemungkinan dunia yang lainnya?”

Voltaire di sini sebenarnya ingin menyindir filosofis optimisme. Oya, ada dua macam optimisme. Saya kutip dari sini. Pertama, yang mudah, variasi puas diri optimisme yang mana selalu dengan bodoh percaya bahwa sesuatu yang dikehendaki baik yang akhirnya muncul dari kejahatan. Mereka yang berpegang teguh pada optimisme macam ini memandang pada kehidupan yang sering dikatakan bahwa apapun juga yang Tuhan kerjakan ia pasti mengerjakan untuk yang terbaik.

Yang kedua, adalah jenis optimisme yang beralasan, ditemukan pada pertimbangan dan kebijaksanaan. Pertimbangan fakta yang seksama dan kesimpulan seimbang mencapai pada akhirnya. Jenis optimisme yang kedua ditandai sebagai sikap orang yang bijaksana dalam kehidupannya.

Voltaire mungkin ingin menyindir filosofis optimisme yang pertama.

Apakah semua bencana dan musibah yang dibuat oleh manusia sendiri dapat dianggap sebagai kebaikan yang dibuat oleh Tuhan? Contoh, misalkan banjir yang terjadi saat ini. Apakah kita bisa mencari pembenaran dengan mengatakan bahwa musibah yang terjadi saat ini adalah yang terbaik menurut Tuhan?

Banjir yang terjadi di negeri kita ini bukan untuk yang pertama. Sejak di sekolah dasar kita sudah belajar penyebab banjir, seperti: sampah yang dibuang di got, tidak ada tanaman hijau yang dapat menyerap air, dll. Tapi, dalam aplikasi kehidupan sehari-hari, kita tetap saja dengan santainya membuang sampah di selokan atau dimanapun, seakan-akan semua tempat adalah keranjang sampah. Kalau sudah demikian masih pantaskah kita mengatakan bahwa musibah banjir yang terjadi karena takdir?

Lalu, apa gunanya Tuhan memberikan manusia akal dan pikiran?

Sadarlah

Buku No Comments »

Sadarlah adalah terjemahan dari karya Mitch Albom yang berjudul Have A Little Faith. Sadarlah adalah kisah nyata tentang perjalanan iman untuk menemukan tujuan hidup.

Ada dua tokoh yang menjadi inspirasi dari cerita ini, pertama adalah Albert Lewis, seorang rabi (pendeta untuk kaum yahudi) dan Henry Covington, seorang pendeta untuk kaum kristiani. Keduanya adalah orang-orang yang unik, yang bekerja berdasarkan keyakinan mereka demi keselamatan.

Kisah dua orang di atas diceritakan oleh si penulis (Albom). Bersama mereka Albom mengeksplorasi masalah-masalah yang membelit manusia modern: bagaimana bertahan di tengah kesulitan, keraguan akan Tuhan, dan pentingnya iman.

Banyak dialog-dialog yang menarik dalam kisah ini. Seperti pertanyaan tentang Tuhan berikut ini.

Albom: Bagaimana kita tahu Tuhan ada?

Rabi: Buatlah kasus yang menunjukkan bahwa Dia tidak ada. Seberapa kecil kita berhasil menemukansesuatu dalam sains, selalu ada sesuatu yang tidak dapat mereka jelaskan, sesuatu yang menciptakan semuanya dan tidak peduli ilmuwan mencoba berbagai cara untuk memperpanjang kehidupan, pada suatu tahap, hidup tetap saja berakhir. Dan apa yang terjadi ketika kehidupan sudah berakhir? Bila kau sudah sampai di akhir, di situlah Tuhan memulai. Perjalanan menuju keyakinan kepada Tuhan tidak selalu lurus, mudah atau bahkan logis.

Atau soal perkawinan dan komitmen. Mengapa dalam dunia yang modern, perceraian sering terjadi.

Rabi: Di masa kini orang terlalu berharap dari perkawinan. Mereka mengharapkan kesempurnaan. Setiap saat harus jadi sumber kebahagiaan. Itu hanya ada di televisi atau film, tetapi bukan pengalaman manusia. Orang sekarang tidak ingin membelenggu dirinya, tidak mau berkomitmen. Seorang yang berkomitmen adalah orang yang setia dan andal, begitupun dengan keyakinan.

Kita tidak mau terikat untuk terus menerus beribadat dan mengikuti semua aturan. Kita tidak ingin memiliki komitmen dengan Tuhan. Kita mendatangi-Nya bila kita membutuhkan. Komitmen yang sesungguhnya membutuhkan kekuatan yang terus menerus-dalam keyakinan dan dalam perkawinan.

Albom dengan lugas ingin menyatakan bahwa ada satu kesatuan dari beragam keyakinan yang ada di bumi ini. Semuanya mengaju kepada sesuatu yang lebih besar daripada diri kita sendiri, ialah Tuhan.

Karya Video

Materi TIK No Comments »

Sebenarnya ini bukanlah tugas wajib yang saya berikan kepada murid-murid. Pada waktu libur semester saya mengajak, atau tepatnya menantang mereka untuk membuat video karya mereka sendiri. Tema dari video itu bebas, boleh berisi hobi, tarian, nyanyi, apapun yang mereka sukai. Saya pun tidak memaksa semua anak untuk membuatnya. Saya tidak ingin tugas yang saya berikan akan membebani mereka. Tidak semua anak mempunyai handphone dengan fitur untuk merekam video. Tidak semua anak juga bisa mendapatkan akses internet. Dan tidak semua anak mempunyai minat yang sama, tentu saja. Maka saya bebaskan mereka membuat karya ini sendiri atau berkelompok serta mendayagunakan peralatan yang mereka punya.

Tujuan saya sangatlah sederhana, saya ingin mereka belajar menggunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat. Saya juga ingin melihat kreativitas dan sejauh mana mereka mampu belajar mandiri. Dan mungkin untuk sebuah cita-cita dan harapan pembelajaran yang lebih baik untuk mereka kelak. Amin.

Adalah sebuah kebahagiaan bercampur kebanggaan melihat hasil karya mereka. Saya tahu mereka bersungguh-sungguh mempersiapkan video itu. Bahkan dengan fasilitas yang sederhana pun ide mereka sungguh memesona. Ada yang kemudian mengedit karya video-nya dan menambahkan efek-efek transisi misalnya dengan menggunakan program editing video. Menambahkan iklan atau menempelkan foto-foto. Dari proses pembuatan video, memasukkan file ke komputer, mengedit, mengkonvert file, dan lain-lain semua mereka lakukan sendiri. Saya hanya mengarahkan dan memberi masukan sekadarnya. Saya berkomunikasi dengan mereka melalui chatting dan menjawab pertanyaan mereka di wall saya.

Dan, hari ini sampai tanggal 5 maret saya meminta bantuan rekan-rekan saya di facebook untuk memilih satu karya video yang mereka unggulkan (setiap orang boleh memilih maksimal 3 klip video). Yang paling banyak mendapatkan score ‘like’ terbanyak itulah pemenangnya. Pemilihan ini tidak dimaksudkan untuk memilih yang terbaik, karena semuanya sama baik dengan keunggulan masing-masing.  Pemilihan ini sifatnya hanya untuk membangkitkan keceriaan saja.

Bantu saya untuk menumbuhkan motivasi dan semangat pada anak-anak itu ya. Caranya mudah kok, ikut berpartisipasi untuk memilih klip video tersebut :) .  Dan untuk semua teman dan rekan yang telah berpastisipasi saya ucapkan terima kasih banyak. Dan untuk semua murid saya,  I’m really proud of you kids.

sudah memberikan karya mereka yang terbaik.

Cecilia dan Malaikat Ariel

Buku, Filsafat 1 Comment »

Karya lain dari penulis dunia Sophie, Jostein Gaarder. Buku aslinya berjudul Through a Glass, Darkly.

Malaikat melihat dengan mata hati.

Malaikat berbicara dengan saling mendengarkan pikiran.

Manusia melihat segala sesuatu dalam cermin, samar-samar. Dan seluruh semesta adalah cermin dan seluruh jagat raya adalah misteri.

Cecilia adalah seorang gadis kecil yang sedang sakit keras. Cecilia marah kepada tuhan dan mengganggap Dia tak adil. Namun keajaiban terjadi di malam natal tahun itu, seorang malaikat – Ariel namanya- mengunjungi Cecilia. Mereka kemudian bersahabat dan membuat sebuah perjanjian. Malaikat meminta Cecilia memberitahukan seperti apa rasanya menjadi manusia, dan malaikat Ariel akan memberitahukannya seperti apa surga itu.

Tuhan

Setiap mata adalah sekeping kecil misteri Ilahi.

Ariel, si malaikat Tuhan percaya bahwa setiap mata yang memandang ciptaan Tuhan adalah mata Tuhan itu sendiri. Tuhan memiliki miliaran mata sehingga Ia bisa melihat apa yang telah Ia ciptakan dari miliaran sudut pandang yang berbeda. Tuhan memberikan mata kepada ikan-ikan karena manusia tidak bisa menyelam ribuan meter di bawah laut.  Manusia juga tidak bisa terbang, maka setiap waktu ada burung-burung melayang di angkasa dan mata mereka mengawasi dari atas. Dan kadang ada manusia mengarahkan pandangannya ke atas, ke asal surgawinya, sehingga seolah-olah Tuhan melihat diri-Nya dalam cermin, seperti langit dan laut. Langit becermin pada laut. Seperti itulah Tuhan bisa becermin pada sepasang mata manusia karena mata adalah cerminan ruh, dan Tuhan bisa becermin pada ruh manusia.

Surga

Ruh dan surga mempunyai jalan yang berdekatan. Ruh bersifat ilahiah. Meskipun manusia terbentuk dari atom-atom dan molekul-molekul, tetapi ruh manusia mungkin saja terpancar langsung dari pikiran Tuhan. Ruh manusia melompat-lompat di dalam sebuah otak yang dibentuk dari sejumlah partikel debu yang dahulu kala datang dari bintang-bintang di ruang angkasa (Hei, kita sudah pernah membahas, bahwa manusia berasal dari sebuah bintang, bukan?).  Pikiran dan perasaan manusia berputar terus menerus pada debu bintang yang tertata apik, yang di dalamnya semua ‘kabel’ syaraf dapat terhubung dengan cara-cara yang selalu baru.

Manusia mempunyai ingatan-ingatan yang berlompatan, yang terkadang terlupakan tapi kemudian sewaktu-waktu muncul kembali. Ada ’sesuatu’ yang memunculkan kembali, entah apa. Pikiran yang tak dikehendaki seperti itu diarahkan oleh sesuatu yang bukan kesadaran manusia. Kesadaran pastilah mirip dengan sebuah teater. Dan kita sama sekali tak tahu lakon apa yang akan dimainkan pada pementasan berikutnya.

Ruh seperti sebuah teater dan aktor-aktor di atas panggung adalah berbagai pikiran yang terus menerus muncul dan memainkan beragam peran. Dan banyak ruang di teater kesadaran dengan banyak pula panggung di sana.

Dalam pikiran, manusia dapat melakukan semua hal yang bisa dilakukan malaikat dengan tubuh mereka. Seperti ketika manusia bermimpi. Manusia bisa terbang, bisa menembus pintu dan apapun yang kita mau. Dan saat manusia bermimpi, tak ada yang bisa menyakiti mereka. Manusia akan sama amannya dengan malaikat di surga. Semua yang dialami hanyalah kesadaran dan tak menggunakan pancaindra. Bukankah itu keabadian? Artinya ruh manusia juga abadi seabadi malaikat-malaikat di surga.

Takdir

Manusia yang hidup di bumi seperti memainkan peran sandiwara tanpa akhir. manusia datang dan pergi, sampai mantra KELUAR terucap.

Apakah manusia bisa menolak takdir untuk dirinya sendiri? Aku ingin mengutip kalimat dari Ariel ketika Cecilia memberikannya sebuah pertanyaan.

Cecilia: “Kalau kau, mana yang kau pilih: hidup beberapa tahun sebagai manusia atau hidup selamanya sebagai malaikat?”

Malaikat Ariel: “Baik aku maupun kamu tak bisa memilih, jadi tak ada gunanya membicarakannya. Lagipula, pastilah lebih baik mendapat satu kesempatan menyaksikan alam semesta ini ketimbang tak mengalami apa pun. Segala sesuatu yang belum diciptakan tak punya hak menuntut untuk diciptakan.”

Kita semua tak bisa melepaskan diri dari takdir yang mengikat. Kita sekedar menjalankan apa yang harus kita jalani dalam hidup. Terima dan jalani dengan keceriaan. Seperti malaikat Ariel membantu cecilia untuk belajar  menerima takdirnya.

Hidup

Manusia melihat segala sesuatu dalam cermin, samar-samar. Kadang-kadang, pandangan manusia bisa menembus kaca dan melihat sekilas apa yang ada di balik cermin. Jika kita menggosok cermin itu sebersih-bersihnya, kita akan melihat lebih banyak lagi. Tapi saat itu, kita tak bisa lagi melihat diri kita sendiri.

–Buku yang sangat menyentuh. Kita hanya bisa merasakan kedalamannya ketika membacanya sampai tuntas.

(sumber: Cecilia dan malaikat Ariel, Jostein Gaarder)

Aku, kita manusia mungkin tanpa sadar lebih sering membiarkan diri kita dikendalikan oleh perasaan dibanding kita yang mengendalikan perasaan. Mungkin itu juga yang terjadi pada cecilia. Dan malaikat Ariel membantunya agar cecilia mau belajar berdamai dengan dirinya sendiri, yaitu ketika ia belajar menerima takdirnya.

Memasukkan file di Wordpress

Materi TIK 5 Comments »

Bagaimana membuat halaman khusus untuk unduh file di wordpress? Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Membuat halaman baru (Page)

Halaman statis  (Page) di wordpress biasanya berisi tentang riwayat penulis (About) dan hal-hal lain yang dipisahkan dari halaman utama. Di sini kita akan membuat halaman khusus tempat untuk koleksi file yang dapat diunduh oleh pengunjung blog Anda.

Pertama, masuk ke dashboard di akun wordpress. Klik di opsi Pages. Selanjutnya klik Add New, untuk membuat halaman baru.

Ketikkan judul untuk halaman baru, misalnya: File Download. Dan ketikkan keterangan singkat mengenai halaman ini. Selanjutnya, klik ikon Add Media, yang terletak di deretan toolbar Upload/Insert.

Akan muncul jendela seperti di bawah. Kotak Browse, untuk meletakkan file yang akan Anda upload. Kemudian klik Upload.

Tunggu sampai muncul keterangan file yang akan Anda upload. Klik Insert into Post.

Nama file akan tampak di badan surat (dinotasikan oleh warna biru). Klik Publish. Untuk melihat hasilnya klik Visit Site di sebelah nama blog Anda.

Pada tampilan muka blog Anda akan tampak halaman (Pages) baru yang diberi nama “File Download.” Klik pages tersebut.

Nama file yang tadi Anda masukkan akan tampak di halaman file download. Jika Anda ingin menambahkan koleksi file lainnya, Anda tinggal masuk ke halaman File Download dan menambahkan file baru, seperti langkah-langkah yang telah diterangkan di atas.

File-file ini dapat diunduh oleh pengunjung Anda. Untuk mengunduhnya, teman atau rekan Anda cukup mengklik file yang akan diunduh. Akan muncul tampilan seperti berikut ini. Beri tanda centang pada kotak Save File dan klik OK.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Soe Hok Gie-Sekali Lagi

Buku 1 Comment »

Buku Gie yang lain, catatan seorang demonstran, saya baca ketika duduk di bangku sekolah menengah pertama, beberapa puluh tahun yang lalu. Dan ketika buku Gie ini difilmkan dan disutradarai oleh Mira dan Riri, saya termasuk orang yang merasa surprise dan antusias dengan kemunculannya.

Mungkin tak banyak yang saya ingat kecuali kesan pada tokoh ini yang sangat berani, seperti tak punya rasa takut dan tentu saja pintar. Dan yang paling menyentuh adalah rasa kemanusiaannya yang tinggi pada sesama. Walau tampak keras tapi Gie tokoh yang sangat humanis.

Dan beberapa bulan lalu (Desember 2009 kalau tak salah) saya melihat buku dengan judul “Soe Hok Gie-Sekali Lagi di Gramedia. Awalnya saya kira ini buku catatan seorang demonstran dengan kemasan baru.

Soe Hok Gie-sekali lagi, adalah buku untuk mengenang 40 tahun kematian Gie.  Buku ini merupakan kumpulan tulisan berupa kesan dari teman-teman dekat, dan orang-orang yang mengenal sosok Gie, baik langsung ataupun melalui tulisan-tulisannya. Membaca buku ini ditengah kondisi negeri yang sedang carut marut dengan segala isu kpk, bank century, mobil baru untuk pejabat, dan lain-lain mengingatkan kita bahwa perjuangan belumlah usai. Di tempat yang tak jauh dari sana masih banyak ditemui anak-anak negeri ini yang kelaparan, dan kemiskinan yang seperti tak akan pernah hilang dalam muka bumi.

Seandainya Gie masih ada, apakah yang akan dia perbuat untuk negeri ini?

Networkedblogs

Materi TIK 3 Comments »

Networkedblogs adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk mempromosikan blog kamu di facebook. Di sini kamu juga dapat melihat blog teman-temanmu serta mem-follow blog mereka jika kamu tertarik.

Dan untuk memenuhi permintaan seorang rekan, maka berikut ini saya paparkan langkah-langkah untuk menyisipkan aplikasi networkedblogs.

  • Masuk ke akun facebook.
  • Klik ikon application yang ada di sudut kiri bawah. Pilih Browse More Applications

Klik pada pilihan Business. Klik ikon Networkedblogs.

Klik pilihan Go to Applications.

Akan muncul jendela seperti di bawah ini. Klik Allow.

Klik tab Profile

Akan muncul tampilan berikut ini. Klik pada pilihan ‘Add your blog’, untuk memasukkan blogmu.


Daftarkan blogmu dengan mengisi form yang telah disediakan. Jangan lupa ketikkan URL (alamat blog) dengan jelas dan benar. Selanjutnya klik Next.

Form akan meminta kamu mengisi alamat feed dari blogmu. Untuk mengetahui feed blogmu, buka tab baru dan masuk ke blogmu. Klik ikon feed (yang berwarna orange) di address bar.

Web akan mengubah tampilan menjadi seperti di bawah ini. Copy alamat URL yang baru. Caranya, blok alamat URL , misal: http://pipi.web.id/feed

Pilih menu Edit dan klik Copy, untuk menyalin

Kembali ke halaman facebookmu. Letakkan salinan di opsi feed url dengan menekan tombol Ctrl+V (Paste).

Selanjutnya klik Next-next sampai muncul pernyataan verifikasi kepemilikan blog. Klik yes, untuk menyatakan bahwa kamu benar si empunya blog tersebut.

Berikutnya akan muncul permintaan bagaimana kamu ingin melaporkan bahwa blog ini milikmu. Pertama, kamu dapat meminta rekomendasi dari teman-temanmu. Kedua, kamu dapat menggunakan fitur widget untuk secara otomatis mengklaim blog ini sebagai kepunyaanmu. Untuk mudahnya, klik pilihan pertama. Kamu akan meminta bantuan verifikasi dari teman-teman.

Berikutnya, kamu diminta memilih 9 teman. Jika telah selesai klik Send Author Verification.

Kemudian klik Send.

Untuk men-share blogmu. Klik pilihan Share

Akan muncul form seperti di bawah. Ketikkan teks. Klik Share.

Kembali ke halaman muka facebook untuk melihat hasilnya.

Aplikasi networkedblogsmu dapat dilihat di kotak Share di halaman muka. Klik tanda panah di deretan aplikasi.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat :)

Psikologi Pertumbuhan

Buku No Comments »

Satu lagi buku yang menarik  “Psikologi Pertumbuhan. Model-model Kepribadian Sehat – Duane Schultz. Berikut sinopsisnya.

Perhatian ahli psikologi pada kepribadian manusia kemudian memunculkan pada apa yang dinamakan dengan “Psikologi Pertumbuhan atau Psikologi Kesehatan. Berbeda dengan mazhab psikologi sebelumnya, behaviorisme dan psikoanalisis, yang alih-alih membatasi pandangan tentang kodrat manusia dan mengabaikan puncak-puncak yang akan didaki oleh orang-orang yang memiliki potensi,  maka Psikogi Kesehatan memberi angin segar terhadap kodrat manusia. Ahli-ahli psikologi kesehatan ini memandang diri mereka sebagai ahli-ahli psikologi humanistik.

Jika psikoanalisis hanya memusatkan perhatian pada sisi individu yang sakit, karena kepribadian yang terganggu secara emosional sebaliknya humanistik mempelajari kepribadian yang sehat dari manusia. Humanistik berbicara mengenai potensi manusia untuk tumbuh, keinginan menjadi lebih baik dari yang ada. Walaupun bukan berarti para ahli psikologi humanistik menafikan bahwa konflik masa kanak-kanak dan pengaruh dari luar dapat mempengaruhi kepribadian, namun mereka tak percaya bahwa manusia merupakan korban yang tak dapat berubah. Artinya, mereka yakin dan percaya manusia mempunyai kapasitas untuk memperluas, memperkaya dan memenuhi diri kita untuk menjadi semuanya menurut kemampuan kita.

Sebelumnya pun saya suka membaca buku yang berlatar kejiwaan seperti Sybil, kisah seorang anak dengan 16 kepribadian. Sybil adalah contoh dari seorang individu yang mempunyai tingkah laku neurotis dan psikotis. Dari Freud saya belajar memahami bahwa sikap dan perilaku seseorang adalah cerminan dari perlakuan yang diterimanya pada masa kanak-kanak dan lingkungan yang mempengaruhinya. Namun psikologi kesehatan mengajarkan saya bahwa diri kita tidak seharusnya terpengaruh oleh sikap orang lain terhadap kita.  Bahwa kita bisa mengatasi masa lampau.  Kita bisa dan harus berkembang serta bertumbuh melampaui kekuatan yang secara potensial menghambat.

Pelajaran Marketing dari Feynman

Buku 1 Comment »

Masih dalam buku yang sama “What Do You Care what Other People Think”, ini ada resep sederhana buat para salesman :)

Feynman selalu beranggapan setiap orang fisika memiliki integritas. Feynman berkeyakinan untuk mendapat sukses nyata di bidang sains adalah mendeskripsikan bukti dengan hati-hati tanpa mempertimbangkan perasaan diri sendiri. Artinya, jika Anda punya suatu teori, Anda harus mencoba menjelaskan kelebihan dan kekurangannya secara seimbang. Jadi, menurut Feynman, dalam sains, Anda belajar standar integritas dan kejujuran.  Dan sebaliknya, di bidang lain, seperti bisnis, hampir setiap iklan dirancan dengan berbagai trik, untuk mengecoh pelanggan.

Ayah Feynman adalah seorang salesman yang lumayan sukses. Untuk itu Feynman pernah menanyai Beliau “Bagaimana orang yang berintegritas bisa menjadi seorang salesman?” (Oya, ayah Feynman adalah seorang salesman di perusahaan menengah. Dia seorang yang mempunyai semangat dan integritas seorang saintis).

Ini jawaban ayah Feynman:

“Biasanya, banyak salesman tidak berterus terang- mereka mengira cara seperti itu sudah sangat baik. Tapi, aku mencoba berterus terang, dan aku merasakan manfaatnya. Sebenarnya aku tidak mau melakukan apapun jika tidak berterus terang. Jika pelanggan membanding-bandingkan, dia akan menyadari bahwa dia pernah punya pengalaman buruk dengan salesman yang lain, tapi dia belum pernah punya pengalaman buruk dengan salesman yang berterus terang seperti aku. Jika itu aku lakukan, pada akhirnya pelanggan-pelanggan akan tetap bersamaku dalam waktu yang lama dan mereka menghargaiku.”

Pelajaran yang menarik. Karena tidak ada produk yang sempurna. Mengakui bahwa produk yang kita hasilkan mempunyai kekurangan akan membuat orang lebih menghargai, karena bagaimanapun juga tetap ada sebuah kelebihan di dalamnya.

Feynman, Genius Paling Cool Sedunia

Buku No Comments »

Buku terjemahan dari buku aslinya yang berjudul “What Do You Care What Other People Think’ ini diterbitkan pertama kali oleh Mizan tahun 2006.  Buku yang mengisahkan masa kecil Feynman, kisah Feynman dengan istrinya dan keterlibatan Feynman dalam komisi penyelidikan kecelakaan pesawat challenger.

Kisah Feynman masa kecil dan perkawinannya dengan Arlene (istri pertama) sudah pernah saya baca di buku Feynman yang berjudul “Surely, You’re Joking Mr Feynman. ” Ada kisah sedih dan mengharukan seputar perkawinannya dengan Arlene, yaitu ketika Arlene sakit keras dan didiagnosis hidupnya tidak lama lagi. Kedua pasangan ini saling mencintai dan memperhatikan satu sama lain. Perhatian-perhatian kecil yang diberikan Arlene kadang membuat Feynman sedikit merasa jengah.  Arlene bukannya tidak menyadari hal ini.  Sampai suatu kali Arlene menggoda Feynman. Mau tahu kalimat apa yang dilontarkan Arlene untuk mengusili Feynman ketika dia merasa malu dengan perhatian Arlene? Inilah kalimat yang kelak dijadikan judul buku oleh Feynman, “What Do You Care What Other People Think. ”

Di buku ini selain menceritakan beberapa kisah masa kecil serta kisah Feynman dengan istrinya, Feynman menceritakan pergulatan hatinya ketika pertama kali ia dimintai tolong oleh seorang mantan muridnya untuk bergabung dalam sebuah komisi penyelidikan kecelakaan pesawat challenger.  Pesawat ulang alik yang membawa misi ke luar angkasa ini meledak dan menewaskan seluruh awaknya, pada tanggal 28 Januari 1986. Feynman hampir saja memutuskan untuk menolak permintaan tersebut. Ini dikarenakan ia tidak ingin melakukan sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah (Adakah ini didasari oleh pengalamannya pada saat melakukan eksperimen dengan bom atom?). Namun akhirnya saran dari istri keduanya, Gwenneth, meyakinkan Feynman untuk menerima tawaran tersebut.

Lika-liku selama penyelidikan dikisahkan Feynman dalam buku ini secara gamblang.  Posisinya sebagai tim penyelidik tidak menjadikan Feynman seorang yang otoriter ketika menjalankan tugasnya. Dia cerdas, itu jelas tidak diragukan. Dan dia terkadang jail, salah satunya ketika dia ingin mendapatkan sebuah informasi yang dia tahu tak seorangpun akan mengatakan hal yang sebenarnya jika dia menanyakan perihal itu secara langsung. Pendekatannya yang baik dan ramah terhadap siapapun membuat dia mudah diterima.  Namun dia juga terlihat naif sekaligus keras kepala (terlihat ketika dia menolak surat rekomendasi untuk NASA). Tapi mungkin itu yang membuat Feynman menjadi sosok yang legendaris, cemerlang, jujur dan juga eksentrik.

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in