Rekan dan teman, tutorial membuat homepage statis dapat diunduh di sini. Maaf sebelumnya, ukuran file agak besar sekitar 2.6 MB untuk ekstensi .doc dan 3.9 untuk esktensi .pdf. Hasil akhir contoh di langkah-langkah tersebut dapat dilihat di sini. Mudah-mudahan bermanfaat.
Author: admin
Pembelian Buku Secara Online
Bagaimana prosedur pembelian buku secara online dari penerbit erlangga? Biasanya sih saya memberikan link ke situs erlangga atau menyarankan mereka untuk ke toko buku. Namun adakalanya stok buku yang dicari juga tidak tersedia di toko buku. Hm, pertanyaan seorang rekan guru untuk pertanyaan ini belum bisa saya jawab. Bagaimana, Pak Joko dan rekan-rekan di erlangga? Bisa bantu saya, kan? 😉
Why we need to teach technology in school?
Ini dia jawabannya 🙂
sumber: http://youtube.com/
Blog di mata Pengajar
Judul tepatnya ada di sini. Hm, untuk apa punya blog? Dan seberapa penting peranan blog bagi pengajar?
Saya nge-blog karena saya belajar (Cogito ergo sum) :). Blog adalah sarana saya untuk belajar banyak hal. Saya belajar bagaimana berkomunikasi dengan orang lain. Dan belajar menulis lebih baik. Mengapa berkomunikasi dan menulis menjadi prioritas utama saya?
Setiap hari saya bertemu dengan murid-murid, belajar bersama mereka. Interaksi saya dengan mereka tentu tidak lepas dari adanya komunikasi. Komunikasi yang bagaimana? Untuk mendapatkan jawaban itulah saya belajar nge-blog. Komentar, baik berupa saran atau kritik dari orang lain adalah sesuatu yang bermanfaat. Perbedaan pendapat itu hal yang wajar saja kan? Dunia tidak akan menarik jika semua orang sama :). Dan nyata, saya jadi terbiasa ketika murid-murid saya mengkritik, baik secara langsung ataupun tidak. Kritikan yang paling banyak saya dapat ketika saya mengajar adalah, saya berbicara terlalu cepat. Hehehe, itu tidak sengaja, sungguh. Berkomunikasi itu ternyata tidak mudah ya, butuh sensitifitas untuk bisa menerima kelebihan dan kekurangan orang lain.
Dan, menulis. Ya, menulis juga adalah salah satu tugas dan kewajiban guru setiap hari. Dengan blog, saya berlatih menulis. Berlatih mengungkapkan ide dan gagasan yang ada dengan bahasa yang sederhana. Dengan demikian, berkomunikasi dan menulis adalah ketrampilan yang dapat menunjang profesi saya sebagai seorang guru. Dan blog adalah media belajar saya.
Selain kedua hal di atas yang terutama adalah dengan blog saya dapat saling bertukar ilmu sekaligus pengalaman dengan rekan-rekan lain. Saya bisa belajar metode-metode pengajaran dari blog orang lain, dan mencoba menerapkannya dalam lingkungan sekolah tempat saya mengajar. Duh, menyenangkan kali ya jika kita tidak sekedar bertemu dan berdiskusi di dunia maya. Bagaimana seandainya dibuat kopdar untuk komunitas guru? 🙂 Sekali-kali guru harus keluar dari zona nyaman mereka ke dalam sebuah komunitas yang lebih besar. Dimana semua guru dari berbagai kalangan sekolah kecil, menengah dan ke atas berkumpul. Kali-kali saja bisa membantu pemerintah memperbaiki sistem pendidikan di negeri ini :).
Membuat Homepage Statis
Sabtu kemarin saya mengikuti training . Ini adalah training rutin yang diadakan oleh lembaga tempat saya bekerja. Kali ini materi yang disajikan mengenai Internet. Tepatnya, membuat homepage dengan program Microsoft Frontpage, sampai proses upload ke internet. Mengapa bukan blog? Bukankah sekarang sudah jamannya web2.0? Yup, Kalau saya yang ditanya seperti itu maka inilah jawaban sederhananya. Karena kami, para instruktur, harus mengenalkan dasar pembuatan situs sederhana dengan menggunakan notepad (untuk HTML) dan frontpage, untuk sekolah dasar dan menengah pertama. Saya sendiri tidak keberatan, karena berdasarkan pengalaman pribadi, saya merasakan manfaatnya belajar HTML, terutama untuk mengedit dan mengubah settingan di blog ini.
Apa yang saya dapat? Tentu banyak. Selain itu saya jadi mengenang pertama kali saya membuat homepage di geocities (tahun berapa itu ya? 1996 kalau tidak salah). Di training kemarin saya belajar mendaftar webhosting di sini. Berhasil. Ketika mencoba untuk meng-upload beberapa kali gagal. Ternyata setelah diperhatikan, pada waktu yang sama si presenter pun sedang melakukan proses upload. Setelah dia selesai, baru saya berhasil transfer. Oh, mungkin memang harus gantian kali ya?
At last, homework. Yah, kami semua harus membuat web. Harus ada sisipan gambar (gambar buatan sendiri, dari corel dan editing foto dari photoshop), dan juga animasi. Sebagai portofolio keberhasilan guru itu dalam menangkap materi yang diajarkan..hehehe. Trus, dimana alamat web saya? Ada donk di …., nanti ajalah dilaunchingnya kalau sudah ada isi-nya. Sampai jumpa di training bulan depan, apa topiknya? Troubleshooting. *glek*
Buat Banu, thanks ya, materinya bermanfaat sekali. Berminat nge-blog? Sok atuh, bikin, nanti kalo dah jadi aku dikabari ya?:)
Download Klip Video
Ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan oleh siswa-siswa saya. Di akhir materi internet untuk siswa kelas 9 saya memutuskan untuk mengajarkan langkah-langkah ini.
Saya mengambil contoh dengan memperlihatkan klip video yang berisi materi pelajaran. Dari siklus air, film (happy feet) dan klip musik. Selanjutnya, masuk ke situs yang memberikan layanan download klip video, salah satunya Keepvid. Copy Paste alamat URL klip video yang ingin disalin ke situs ini. Pilih download link dan simpan serta ubah ekstensi file menjadi .flv. Untuk memainkan secara offline tentu saja kita harus mendownlad player flv nya terlebih dahulu. Nah, di situs tadi juga disediakan playernya yang bisa di unduh secara gratis.
Pertanyaan mereka berikutnya adalah “Bagaimana memindahkan gambar atau video yang ada di HP ke PC?”. Sayangnya, materi internet ini harus saya tuntaskan karena minggu depan mereka sudah berganti topik dengan program yang lain. Jadi, saya hanya menerangkan namun tidak sempat mempraktikkannya. Tapi, saya bilang, mereka bisa menemui saya jika mereka ingin bertanya sesuatu. Dan, ya, menyenangkan jika melihat antusias mereka 🙂
Mengetik
Mengetik membosankan? Hmm, bagaimana kalau sambil bermain?
Kegiatan:
Tugaskan setiap siswa (atau berpasangan) menulis cerita di komputer mereka. Putar sebuah musik. Katakan pada mereka jika musik berhenti maka mereka harus berpindah komputer. Minta mereka untuk memperbaiki ejaan serta tanda baca yang ada di komputer teman, tanpa mengubah isi cerita. Dan melanjutkan cerita yang ada di komputer temannya. Lakukan berulang kali sampai siswa kembali ke komputer mereka masing-masing.
Sumber : Musical Computer
Kegiatan lanjutan:
Anda dapat membuat variasi lain dengan metode permainan yang sama. Misalkan minta siswa mengetikkan lirik lagu karangan sendiri dengan irama musik yang telah mereka kenal. Atau membuat puisi. Agar waktu tidak terlalu lama Anda dapat membatasi setiap satu baris ketikan selesai maka berikan aba-aba pindah kepada mereka.
Pilihan lainnya bisa dengan menugaskan siswa untuk mengubah format huruf saja (jenis huruf, ukuran, dan warna). Atau, Ah, Anda pasti punya banyak ide lainnya yang lebih menarik, bukan? 🙂
Database
Menurut kamus komputer dan Teknologi Informasi bisa diartikan sebagai sekumpulan informasi yang disusun sedemikian rupa untuk dapat diakses oleh sebuah software tertentu.
Wah, njelimet juga menerangkan hal ini ke siswa ya. Bagaimana jika kita coba dengan permainan ini?
- Ajaklah anak-anak duduk di lantai membentuk lingkaran.
- Peganglah sebuah pensil dan tanyakan kepada mereka benda apa saja yang berhubungan dengan pensil.
- Mereka mungkin saja memberikan jawaban antara lain buku, penghapus, peruncing pensil, dll.
- Berikan pertanyaan lain, mis hewan yang hidup di darat dan di air.
- Jelaskan kepada siswa bahwa apa yang telah mereka lakukan di atas adalah mengumpulkan informasi, dstnya (merujuk dari pengertian database, lihat tulisan di atas)
 Kegiatan:
Untuk kelas 1-2 SD, dengan menggunakan program pengolah gambar (Paint, Drawing for children) minta mereka mengumpulkan gambar sesuai dengan informasi yang Anda minta. Misalkan hewan yang hidup di darat dan di air.
Untuk kelas yang lebih besar, gunakan program pengolah kata. Ajarkan siswa langkah-langkah membuat tabel. Ketikkan informasi yang Anda minta.
Kegiatan lanjutan:
Boleh mulai dikenalkan dengan program database sesungguhnya, seperti MS Access.
What every teacher should know about technology
Tidak bisa disangkal lagi, teknologi telah merasuk ke dalam keseharian hidup manusia, begitu juga ke dalam lingkungan sekolah. Tentunya, peranan guru dalam KBM dapat memberikan nilai lebih kepada gaya belajar siswa dengan adanya teknologi. Untuk itu, faktor apa saja yang harus dikuasai oleh seorang guru dengan teknologi itu sendiri? Mau tahu jawaban lengkapnya? Coba masuk ke sini. Terima kasih buat pak Agus yang telah merekomendasikan situs ini :).
Sort dengan pengolah angka
Sort atau bisa diartikan pengurutan. Urutan ini dapat disusun berdasarkan kriteria tertentu, seperti Ascending, Descending dan keyword.
Salah satu penggunaan fasilitas sort ada pada perangkat lunak pengolah angka. Bagaimana menerangkan penggunaan sort kepada siswa? Yuk, kita lakukan sambil bermain.
Bagi siswa ke dalam kelompok-kelompok. Masing-masing kelompok membentuk barisan. Guru menugaskan kepada setiap kelompok untuk menyusun barisan dimulai dengan nama siswa yang berawalan huruf A sampai Z. Ketika guru memberi aba-aba “Mulai”, masing-masing kelompok berusaha menyusun barisannya. Jika siswa sudah saling mengenal maka permainan ini dapat dengan mudah diselesaikan. Bila terdengar aba-aba “Berhenti!”, maka semua kegiatan dihentikan. Kelompok yang tercepat dan paling benar susunannya dialah yang menang.
Guru dapat memberi perintah lainnya, seperti menyusun barisan sesuai dengan tanggal kelahiran, huruf awal Z-A, dan seterusnya. Waktu yang dialokasikan untuk permainan ini cukup 20 menit.
Selanjutnya, guru dapat berdiskusi dengan anak-anak mengenai permainan yang telah dilakukan. Hubungkan dengan teori pembelajaran yang akan dipelajari hari ini.
Kegiatan lanjutan:
Minta siswa mengumpulkan nama depan teman-teman mereka, tanggal lahir dan bulan kelahiran. Biarkan mereka saling mewawancarai rekannya :). Berikutnya, tugaskan mereka untuk membuat tabel di program spreadsheet. Isikan judul kolom dengan Nama, tanggal lahir, dan bulan kelahiran. Lengkapi dengan data yang ada. Setelahnya, ajari siswa menggunakan menu sort. Apa data yang harus diurutkan? Terserah Anda dan siswa.
catatan:
Permainan ini dipraktikkan oleh seorang guru sewaktu acara di sragen kemarin, thanks Pak buat masukannya dan mengingatkan saya untuk menuliskannya di sini