Coventry

Sembilan tahun silam kartu pos dan beberapa lembar foto menjadi alat komunikasi kami. Itulah sarana komunikasi yang paling murah dan terjangkau. Kami berdua sama-sama harus berhemat. Saat itu partner mengambil program master yang diperolehnya dari beasiswa British Embassy. Dan Coventry University adalah kampus tempat partner belajar.

Tahun berlalu dan hari ini partner dan saya mendapatkan kesempatan mengunjungi Coventry. Coventry adalah kota di West-Midlands, Inggris. Kunjungan kami yang pertama tentu kampus Coventry, dengan simbol burung phoenix.

Dalam mitologi mesir phoenix digambarkan memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah keemasan. Phoenix dikatakan dapat hidup 500 atau 1461 tahun. Setelah hidup selama itu phoenix akan membakar dirinya sendiri. Setelah itu dari abunya, muncullah burung phoenix muda. Phoenix merupakan simbol dari keabadian, lambang dari siklus kehidupan setelah mati, dan simbol dari kebangkitan tubuh setelah mati.

sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Phoenix_(mitologi)

http://en.wikipedia.org/wiki/Phoenix_(mythology)

Ruang perpustakaan, kotak telepon umum, kantin dan ruang kuliah tidak lupa kami telusuri. Ingatan saya kembali kepada tumpukan postcard dan foto yang partner kirimkan dahulu. Membayangkan sosoknya belajar dan berjalan di tengah udara dingin, membeli kartu pos dan memaksa menuangkan coretan yang nyaris tak terbaca oleh saya karena jari-jari tangannya membeku diterpa sengatan salju tebal.

Perjalanan kami selanjutnya adalah mengunjungi musium Herbert, yang merupakan pusat budaya dan sejarah Coventry. Dalam pameran itu ditampilkan tentang asal usul  Coventry.  Ada satu yang paling menarik perhatian saya, yaitu kisah mengenai Lady Godiva.  Cerita lady godiva ini masih simpang siur kebenarannya. Sebagian meyakini kebenaran cerita ini lainnya percaya ini adalah sebuah legenda. Alkisah, seorang lady menentang kebijakan suaminya untuk menaikkan pajak kepada rakyat. Dan sebagai tanda protes maka sang lady bersedia memenuhi permintaan suaminya untuk berkeliling kota menaiki kuda dengan tidak mengenakan selembar kain pun. Dan seluruh rakyat diminta untuk menutup pintu sebagai tanda solidaritas. Namun ada satu orang yang bernama Peeping Tom, yang mengintip saat sang lady berkuda. Peeping Tom kemudian buta dan mati.

Selanjutnya adalah berjalan-jalan di area city center dan kawasan sekitar kota lainnya. Esok hari kami berencana untuk mengunjungi Stratford.

Leamington

Hari kedua di Coventry. Setelah hari pertama menapak tilas tempat partner kuliah dahulu, maka hari ini kami putuskan berjalan keluar kota. Stratfort adalah pilihan pertama. Penggemar karya-karya Shakespeare pasti mengenal kota ini. Statford juga mempunyai sebuah sungai besar, yang dikenal dengan nama Sungai Avon, terletak di sebelah selatan Warwickshire, Inggris. Untuk saya yang paling menarik perhatian tentu saja sungai besar dengan bebek serta angsa di dalamnya :). Oya, cerita bagaimana mulanya kami ada di sini dan lainnya menyusul. Ini hanya ingin bercerita kalau hari ini kami berhasil melihat tupai :).

Tupai? Ya, makhluk imut dan lincah itu kami temui di Leamington, tempat yang hampir saja kami lewatkan untuk dikunjungi. Ah senangnya dan beruntung juga kami tak sengaja membeli bekal kenari dan kerabat biji-bijian untuk cemilan. Jadi, bekal itu kami bagi dua dengan tupai-tupai ndut itu. Seperti ada ikatan bathin antara tupai dan kami ya..;). Namun kami tak bisa lama-lama karena harus kembali ke Coventry dan melanjutkan perjalanan ke York, lalu ke Thirsk.

Thirsk adalah tempat James Herriot, seorang dokter hewan yang kemudian terkenal dengan buku yang berisi kisah pengalamannya bekerja sebagai dokter hewan selama di Thirsk. Buku ini kelak menjadi best seller dan banyak diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, salah satunya bahasa Indonesia. Pertama kali membacai buku ini, saya seperti merasa sangat familiar dengan gaya penulisannya. Dan saya baru tersadarkan buku ini mengingatkan saya pada tetralogi laskar pelangi karya Andrea Hirata. James Herriot sendiri pernah disinggung-singgung dalam salah satu tetralogi tersebut. Tak heran karena Andrea pengagum Herriot :).

Tulisan ini dibuat di dalam bis dalam perjalanan Coventry – York.

Kastil Cardiff

Inilah tempat pertama yang kami kunjungi di Cardiff, Castle Cardiff.  Purinya sangat luas, walaupun tak seluas kastil di Warwick. Tampak luar benteng tinggi menutupi kastil. Beberapa bendera riuh berkibar diterpa angin. Tiba-tiba saya teringat pada cerita dongeng putri tidur, halah :).  Menapakkan kaki di atas kayu melambungkan angan saya pada pintu kayu benteng yang dapat ditarik membuka dan menutup. Tak seperti itu sih, karena kayu yang ini sudah berubah menjadi semen, dan tak perlu ditarik oleh tentara yang menjaganya dari dalam kastil. Di sebelah kanan berdiri benteng pertahanan sekaligus perlindungan bagi penghuni kastil. Konon ini tempat pasukan memata-matai musuh. Kastilnya sendiri berdiri megah ditengah-tengah hamparan rumput  hijau.

Kami masuk ke dalam dan menyusuri ruang-ruang di dalamnya. Ornamen-ornamen di dalam kastil sarat dengan warna-warna keemasan. Sesekali partner bercerita dan saya berusaha memahami kisah dibalik sejarah kastil Cardiff ini. Kali ini saya sungguh-sungguh menyesal tidak mengikuti saran partner, yang meminta saya mencari tahu dan membaca dahulu tempat-tempat yang akan kami kunjungi. Hanya satu anjurannya yang saya ikuti, membaca buku James Herriot sebelum pergi agar saya bisa meresapi nuansa yang ditawarkan museum Herriot dan kota Thirsk itu.

Esok hari-nya sebelum menuju bis ke Coventry kami luangkan waktu untuk mengikuti tour sightseeing. Singgah sebentar di Cardiff Bay. Udara dingin langsung menerpa wajah, rasanya sedikit perih dan tangan seketika membeku. Untunglah terbantu sedikit dengan penjual pancake yang menjajakan dagangannya di sana. Uap panas kompor menjadi penolong sementara dan pancake yang dijajakan memang enak :).

Perjalanan kami di Cardiff berakhir di sini. Kami akan melanjutkan perjalanan ke Coventry. Saya melirik partner yang sepertinya sudah tak sabar mengunjungi kampusnya dulu. Ada yang meleleh dari dalam sana, ya saya tahu, suatu hari nanti dia ingin datang ke kota dan kampus ini dengan saya disampingnya. Dan sebentar lagi impian kami terwujud :).


http://kuncoro.com/2010/03/thirsk-or-bust/

Blessing In Disguise

Seperti dipaparkan pada tulisan sebelumnya perjalanan kami tempo hari tidak lepas dari peranan blogger Imam Brotoseno dan maskapai penerbangan AirAsia. Kami mendapatkan tiket gratis pulang pergi Jakarta-London. Untuk route penerbangan ke UK kami harus transit terlebih dahulu di Malaysia. Rencana perjalanan kami sempat tertunda karena adanya gunung meletus di Irlandia. Pada saat kejadian itu kami sudah berada di Malaysia, bahkan kami sudah berada di dalam pesawat. Tak lama pilot mengabarkan bahwa keberangkatan ke London ditunda dikarenakan meletusnya gunung Eyjafjallajokull dan menyebabkan bandara Stanted ditutup. Kami semua keluar dari pesawat dan kembali ke ruang pemberangkatan. Selang menunggu, pihak AirAsia memberi snack dan menu makan kepada penumpang.  Menunggu tanpa kepastian tentulah sangat tak nyaman.

Menjelang sore kemudian dikabarkan bahwa penerbangan ke London tidak akan mungkin diberangkatkan, dan kami semua diminta untuk mencari tempat menginap. Dan karena penundaan ini terjadi disebabkan bencana alam dan bukan karena kesalahan dari pihak AirAsia maka biaya penginapan ditanggung pribadi. Pihak AirAsia menjanjikan untuk mengabarkan berita kepada para penumpang jika ada kabar terbaru. Praktis malam itu semua hotel yang dekat bandara penuh. Beruntung kami dan beberapa penumpang lain mendapat hotel transit yang tak terlalu jauh dari bandara.

Menjelang pagi hari kami di sms dari AirAsia mengenai kemungkinan penerbangan ke London akan diberangkatkan pagi ini. Berangkat ke bandara bersama rombongan penumpang lainnya kami berusaha meyakinkan diri bahwa isu ini benar. Sampai di bandara, ternyata kami belum mendapatkan kepastian mengenai berita keberangkatan. Pihak AirAsia masih menunggu laporan dari Stanted. Kami berusaha mencari kabar mengenai kondisi abu dari meletusnya gunung Eyjafjallajokull. Namun akses internet di bandara Malaysia ini ternyata sulit sekali. Ada satu premium lounge yang hari itu juga dipenuhi orang yang mempunyai tujuan yang sama dengan kami. Akses wifi di beberapa tempatpun ternyata dibatasi IP addressnya, sehingga lebih sering gagal dibanding berhasil. Rasanya seperti berada di pengasingan, tak tahu informasi apapun. Untunglah staf-staf AirAsia di bandara Malaysia cukup kooperatif. Walaupun mereka sendiri dalam kebingungan yang sama mereka berusaha melayani dengan baik keluhan dan pertanyaan-pertanyaan dari para penumpang.

Hari itu kami memutuskan untuk tidak berdiam diri di bandara. Setelah menimbang situasi yang ada dan obrolan dari pihak AirAsia kami memutuskan untuk pergi ke kota Kualalumpur dengan harapan bisa menemukan ruang internet, sekaligus menghibur diri :). Koper telah kami titipkan di counter. Ini sebetulnya tidak sengaja, karena kami datang pagi hari dan langsung cek-in (karena isunya memang akan diberangkatkan pagi itu, maka beberapa orang memang sempat cek-in terlebih dahulu). Namun koper memang masih disimpan di counter menunggu kepastian pemberangkatan. Sore hari kami mendapat pemberitahuan bahwa pihak AirAsia tidak dapat memberangkatkan penerbangan ke Stanted. Kami kembali ke bandara, bertanya mengenai beberapa opsi yang ditawarkan pihak AirAsia kepada para penumpang. Staf AirAsia masih melayani kami dengan ramah walaupun hari menjelang malam dan pasti mereka capek bukan main menjawab pertanyaan yang sama dari penumpang lainnya. Malam itu kami mencari penginapan yang letaknya memang lebih jauh dari bandara namun lebih murah.

Beruntung hotel ini memiliki akses wifi walaupun kami hanya bisa mengaksesnya di lobi hotel. Besok pagi kami memutuskan untuk menjadwalkan kembali tanggal kepulangan ke Jakarta. Kami memilih untuk kembali ke Jakarta setelah menimbang beberapa situasi terbaru yang kami peroleh dari BBC.

Suasana bandara terlihat berbeda, tepatnya di dekat counter khusus untuk penumpang tujuan Stanted (London). Kami temui teman-teman kami banyak yang menginap di bandara. Pastilah mereka tak akan tidur di sana jika mereka masih mempunyai bekal. Awalnya sih mencoba untuk mengalihkan pikiran itu karena kami kira lebih aman buat mereka berada di sana sambil menunggu kabar. Sampai, kami melihat sebuah kejadian yang membuat hati kami miris. Seorang turis berusaha menawarkan voucher yang diperolehnya kepada pembeli di sebuah restoran untuk diganti dengan uang. Kami sempat juga melihat beberapa staf AirAsia mendatangi mereka serta memberikan beberapa air minum serta bungkusan makanan. Dan tanpa sengaja kami bertemu dengan dua orang dari mereka dan sempat mengobrol. Dari mereka kami mengetahui bahwa pihak AirAsia memberikan voucher kepada mereka yang dapat diganti dengan makanan dan minuman. Namun memang jumlahnya tidak sebanyak orang yang menginap di bandara. Bagaimanapun melihat kejadian ini membuat saya dan partner menghargai upaya yang dilakukan pihak AirAsia sebagai tanggungjawab mereka kepada sesama.

Dan untuk semua staf AirAsia yang telah melayani kami dengan baik, terutama untuk seorang mas (yang sayangnya saya tak sempat menanyakan namanya), kami sangat berterima kasih karena telah banyak membantu kami sehingga memudahkan kami untuk mengurus jadwal ulang perjalanan kami kembali ke Jakarta. Hei, kita ketemu lagi kemarin di Malaysia ya, dan dia masih ingat dan menyapa kembali dengan ramah.

Saya dan partner kembali ke jakarta dan merancang ulang perjalanan kami, sambil terus mencari tahu berita mengenai abu gunung Eyjafjallajokull. Berdoa semoga teman-teman kami yang terdampar dimanapun karena bencana abu ini segera dapat diberangkatkan dan selamat sampai tujuan.

Tak lupa terima kasih untuk AirAsia dan mas Imam Brotoseno, yang memberi kepercayaan dan kesempatan kepada kami sehingga kami dapat mewujudkan jalan-jalan ke negeri dongeng yang indah ini. Tak menolak kalau kapan-kapan kami ditawari tiket gratis lagi :).  And above all, thanks God.

ps:

Untuk beberapa teman yang kebetulan waktu itu bertanya mengenai AirAsia, silakan membuka webnya di sini.

Journey to London Part 1

Jadi, awal perjalanan kami bermula dari pemberian tiket gratis yang diberikan oleh maskapai penerbangan AirAsia. Tiket ini ditawarkan oleh Imam Brotoseno, seorang blogger kepada partner saya, Koen, yang juga suami saya. Partner mengiyakan tawaran tersebut. Dia boleh mengajak teman lainnya dengan syarat teman perjalanannya haruslah seorang blogger juga, yang telah lama nge-blog. Partner  kemudian mengajak saya. Syarat lainnya kami berdua harus menuliskan laporan perjalanan kami di blog. Maka mulailah kami merancang perjalanan ke UK. Untuk detailnya bisa dibaca di sini.

Untuk partner ini adalah kunjungan ketiga sekaligus pertama setelah lulus dari Coventry University 9 tahun yang lalu. Untuk saya sendiri ini adalah kunjungan kedua setelah kira-kira 14 tahun silam. Menakjubkan pada akhirnya kami dapat bersama-sama mengunjungi kembali negara ini.

Oya, sebelumnya perjalanan kami sempat tertunda dikarenakan meletusnya gunung Eyjafjallajokull. Semua penerbangan Eropa ditutup dan saat itu kami terdampar di Malaysia. Setelah beberapa hari kami memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan merancang ulang perjalanan.

So, here we are.

Setelah 13.5 jam di udara, melalui bandara LCCT, Malaysia, kami tiba di bandara Stanted, London dengan selamat. Sampai di sana kira-kira jam 11 malam. Udara dingin membekukan dan angin malam menyambut kedatangan kami. Berikutnya kami naik bis menuju terminal Victoria. Sungguh mengejutkan, kami diturunkan di tengah jalan. Memang tak jauh sih tapi dengan kondisi cuaca yang tak ramah seperti itu sungguh sangat tak nyaman. Kami meneruskan dengan berjalan kaki cepat-cepat, untuk menghilangkan rasa dingin yang semakin menusuk tulang. Sesampai di terminal, kami harus menunggu pagi tiba untuk naik bis yang akan membawa kami ke Cardiff.  Sisi terminal yang dibuka hanya satu, itu pun dengan pintu yang selalu terbuka. Rasa dingin semakin terasa. Kami menghilangkan dengan berbicara, berjalan atau kadang partner bernyanyi :). Mencoba duduk di bangku yang disediakan tapi permukaan kursi menyerap dingin dan mengalirkan ke tubuh kami. Beberapa orang lainnya tidur berselimutkan tas dan bawaan mereka, ada juga yang asyik bertelepon. Saya yang duduk kemudian memutuskan berdiri dan berjalan sebentar, sampai kemudian ada seseorang yang berteriak dalam bahasa yang berbeda, seperti Perancis atau Italia mungkin? Saya menengok tapi tak menyadari apa yang sedang terjadi sampai kemudian orang asing yang berteriak tadi mengarahkan dan menunjuk seorang laki-laki yang membawa tas. Saya terkejut dan menyadari bahwa itu adalah tas partner. Sebelum saya mampu berkata apa-apa partner menarik tas tersebut dan laki-laki itu berlalu pergi. Kami mengucapkan terima kasih pada pasangan yang memberitahu kami tadi dan dia kemudian mengingatkan agar kami berhati-hati dan tidak meninggalkan tas.  Lelah, kedinginan, dan rasa ngantuk membuat kesadaran kami menurun dan itu memang situasi yang menguntungkan buat para pencopet beraksi. Pelajaran nomor satu, waspada dan berhati-hati itu memang berlaku dimanapun kamu berada.

Pagi beranjak datang, ditandai oleh geliat orang-orang bekerja dan keramaian disekitarnya. Sinar matahari masih malu-malu menampakkan wajahnya dengan udara dingin yang masih tetap sama. Bis kami telah datang. Kami bersegera naik ke dalam dan bersyukur mendapatkan kehangatan di dalam.  perjalanan ditempuh dalam waktu 4 jam. Pemandangan disepanjang perjalanan sungguh indah, penuh dengan padang rumput hijau yang luas. Tampak dikejauhan padang rumput berwarna kuning keemasan. Kata partner itu tanaman canola, mengingatkan saya akan minyak canola. Seperti itukah tanamannya? Sungguh cantik. Sesekali terlihat ternak domba, sapi dan kuda asyik mengunyah sarapan pagi mereka. Rumah-rumah bata tersusun rapih dengan kebun kecil yang berisi beraneka pepohonan dan tumbuhan. Bunga berwarna-warni menambah keindahan semesta. Entah mengapa pemandangan yang disuguhkan di hadapan saya seperti sebuah lukisan, tampak khayali tapi nyata. Indah sangat. Sayang saya tak sepenuhnya menikmati keindahan itu, rasa ngantuk sungguh mendera. Saya tertidur walau kadang terbangun, memotret dan tertidur lagi. Tak seperti partner, saya paling tak bisa tidur di pesawat, selalu terbangun dan terjaga.

Akhirnya kami sampai di kota Cardiff, ibukota dari Cymru. Cardiff adalah sebuah kota pinggir laut di New South Wales, Inggris. Tentang kota ini bisa dibaca di sini. Lanjut nanti ya :).

http://kuncoro.com/2010/03/thirsk-or-bust/

Large Hadron Collider

Selasa, tanggal 30 Maret 2010, jam 18.06 kolisi LHC berhasil dieksekusi. Hmm, lantas apa hebatnya?

Large Hadron Collider atau Penumbuk Hadron Raksasa adalah instrumen pemercepat partikel berenergi tinggi yang terbesar di dunia. LHC dibuat oleh Badan Riset Nuklir Eropa (CERN). Terletak 91 meter dibawah perbatasan Franco-Swiss dekat Geneva, Switzerland, mesin yg berbentuk terowongan sepanjang 27 kilometer ini dibangun oleh 10000 ilmuwan dan insinyur, dari lebih 100 negara, serta didukung oleh ratusan universitas dan laboratorium. (sumber: wikipedia)

Dan, berhasilnya eksperimen kolisi LHC ini dikabarkan akan membuka sedikit tabir rahasia alam semesta.

Apa sih yang dicari dalam eksperimen ini? Adalah sebuah partikel elementer yang bernama Higgs Boson.

Seberapa pentingnya Higgs Boson?

Di dalam fisika dikenal adanya Model Standar, yang menjelaskan bagaimana partikel-partikel berinteraksi secara fundamental di alam. Higgs Boson adalah satu-satunya partikel dalam model standar fisika yang belum pernah teramati.

Ingat film Angels dan Demons? Materi dan Anti materi? Nah, para ilmuwan melakukan eksperimen dengan menembakkan dua pancaran partikel (proton dan anti proton) dari arah yang berlawanan dan diharapkan saling bertumbukan satu sama lain dalam kecepatan mendekati cahaya (dalam kecepatan tinggi). Bila energi dari tumbukan itu cukup besar, maka partikel akan terpecah menjadi potongan yang lebih mendasar yang salah satunya mungkin adalah Higgs Boson. Partikel ini akan bertahan hanya selama sepersekian detik sebelum akhirnya meluruh menjadi partikel lain. Dan tugas ilmuwan adalah mencari bukti keberadaan higgs boson dari partikel-partikel yang dihasilkan dari tumbukan di atas.

Eksperimen LHC dikondisikan pada keadaan awal penciptaan alam semesta, yang tujuannya mencari keberadaan partikel higss boson (atau banyak orang menyebutnya dengan partikel tuhan), yang hingga kini masih misterius. Higgs Boson sampai saat ini masih hipotesa, belum dapat dibuktikan kebenarannya. Namun jika memang keberadaan higgs boson ditemukan maka dapat menjelaskan banyak hal yang berkaitan keberadaan fisik benda-benda yang ada di seluruh alam semesta.

Informasi yang lebih mendetail dapat dibaca pada sumber-sumber yang lebih akurat, baik di buku atau di Internet. Saya menuliskannya hanya sebatas pada minat saya mempelajari sains saja. Maka, jika ada kesalahan mohon dikoreksi :).

sumber: http://www.foxnews.com/story/0,2933,422268,00.html

Pembelajaran Kreatif dengan ICT

Sabtu kemarin saya mengikuti workshop yang diadakan oleh Lembaga, tempat saya mengajar.  Saya cukup surprise mengetahui yang menjadi nara sumber adalah kawan blogger saya, Pak Agus Sampurno. Dan saya tahu, Beliau adalah orang yang sangat mumpuni di bidangnya. Jadi, tentu saja saya berusaha datang ke workshop ini.

Sebelum memulai pelatihan yang dihadiri oleh rekan-rekan guru, Pak Agus menerapkan metode tepuk tangan dan yel-yel yang akan digunakan setiap kali Pak Agus meminta perhatian kepada peserta workshop. Bisa dimaklumi, walaupun profesi sehari-hari mereka adalah guru, tetap saja jiwa kanak-kanak dan bandel merajalela. Kadang ngobrol dan asyik dengan pekerjaannya sendiri. Duh, maaf ya Pak, memang bukan main terlalu kreatif-nya guru-guru ini ;-).

Sesi pertama diisi oleh permainan yang disebut dengan Buddy Hunting. Nah, menarik nih. Di permainan ini, setiap orang ditempeli sebuah kertas di punggungnya. Selanjutnya, setiap orang harus menuliskan sifat atau karakter teman yang bersangkutan. Jadilah, kami berputar dan berkeliling untuk meminta setiap rekan menuliskan kesan mereka terhadap kita. Fun? Yup, tentu saja. Karena berikutnya, kami semua dapat membaca kesan orang lain terhadap kita. Memang sih, karena gurunya bandel-bandel, ada saja yang komentarnya aneh-aneh.  Tapi intinya kita belajar untuk mengenali diri dan memahami bagaimana orang lain memandang kita.

Kedua, setiap kelompok diminta untuk berdiskusi tentang Apa gunanya Belajar.  Dari kelompok saya merumuskan bahwa pelajaran yang dahulu kita peroleh di sekolah membantu kita untuk: belajar budi pekerti dan nilai-nilai moral seperti perbedaan. Bagaimana kita menghargai sebuah perbedaan dalam bermasyarakat. Belajar juga membantu kita untuk membuka wawasan sehingga memunculkan keinginan untuk terus belajar.  Dan terakhir, belajar membantu kita dalam menjalani berbagai masalah dalam kehidupan. Misalnya, untuk mencegah banjir, kita tahu bahwa kita harus membuang sampah pada tempatnya, dan lain-lain. Kelompok lain pun diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.

Sayang saya tidak membuat catatan urutan workshop karena terfokus pada isi workshop itu sendiri jadi saya tidak bisa menuliskannya dengan runut. Namun  akan saya coba tuliskan dengan mengandalkan ingatan.

Berikutnya, setiap kelompok diminta untuk menggambar sosok guru yang ceria, semangat dan penuh optimis. Kami juga harus menuliskan karakter guru tersebut. Gambar kemudian ditempel di papan. Masing-masing dari kami harus memberikan komentar pada gambar-gambar yang ada.

Selanjutnya, kami diberi permainan Y (Duh, lupa namanya). Masing-masing mewakili gambar hati, mata, dan telinga. Simbol-simbol itu sebenarnya mempunyai arti. Kelompok saya misalnya, mengartikan bahwa seorang guru dapat mengajar dengan baik jika perasaannya: nyaman, ceria, optimis, semangat. Dan mata mewakili penglihatan. Kegiatan Belajar Mengajar akan optimal jika: ruangan bersih, sirkulasi udara cukup, tata letak yang baik, penerangan memadai, dan lain-lain. Dan telinga mewakili pendengaran. Belajar akan nyaman jika ruangan tidak terdistorsi oleh suara-suara dari luar dan suara pengajar tidak monoton. Kemudian kertas-kertas itu ditempel di papan. Dan setiap kelompok dipersilakan untuk membaca pendapat dari kelompok lainnya.

Ada juga tayangan video yang berisi beberapa metode dalam pembelajaran. Di antaranya metode sign language, bahasa tubuh yang dapat digunakan guru dan anak di kelas. Ini dicontohkan juga dalam permainan ketika Pak Agus meminta kami semua harus berbaris secara urut dari tanggal 1 januari sampai 31 desember. Kami tidak boleh menggunakan suara tapi cukup menggunakan bahasa tubuh untuk mencari tahu informasi teman yang bersangkutan. yang kedua metode handshake language, berjabat tangan. Di video diperlihatkan seorang guru yang menjabat tangan muridnya dan memberikan pertanyaan kepada setiap anak yang akan masuk ke dalam kelas. Jika anak tersebut tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan maka si anak akan mundur kembali ke barisan. Ketiga, metode berhitung. Guru akan melakukan hitungan untuk mendiamkan kelas. Contoh, guru akan menghitung 1 sampai 10. Di antara hitungan, jika ada anak yang masih ribut maka ia akan menyebut anak itu dalm hitungannya, misal: 3, arif, itu dimaksudkan untuk mengingatkan si anak. keempat, ada metode fish bowl.

Terakhir kami diminta membuat aturan kelas. Aturan kelas ini dibuat berdasarkan kesepakatan antara guru dan murid. Oya, saya ingin mengutip kesepakatan yang dibuat satu sekolah Sherida Hills.

“Think safety, Be respectful of ourselves and others, Be respectful of everything around us, and always do our best.”

Pelajaran singkat yang saya peroleh dari pelatihan ini adalah: bahwa untuk menjadi seorang guru yang baik, Anda harus senantiasa terbuka terhadap ide-ide baru. Belajar sepanjang hayat dan tidak lupa, memberikan apa yang siswa kita butuhkan untuk kehidupan mereka yang akan datang.

Terima kasih untuk Pak Agus yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu kepada kami. Sangat berguna dan bermanfaat. Semoga kami dapat menerapkan ilmu yang telah Bapak berikan di sekolah kami masing-masing. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya Pak :), Insya Allah.

Memasukkan file di WordPress

Bagaimana membuat halaman khusus untuk unduh file di wordpress? Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Membuat halaman baru (Page)

Halaman statis  (Page) di wordpress biasanya berisi tentang riwayat penulis (About) dan hal-hal lain yang dipisahkan dari halaman utama. Di sini kita akan membuat halaman khusus tempat untuk koleksi file yang dapat diunduh oleh pengunjung blog Anda.

Pertama, masuk ke dashboard di akun wordpress. Klik di opsi Pages. Selanjutnya klik Add New, untuk membuat halaman baru.

Ketikkan judul untuk halaman baru, misalnya: File Download. Dan ketikkan keterangan singkat mengenai halaman ini. Selanjutnya, klik ikon Add Media, yang terletak di deretan toolbar Upload/Insert.

Akan muncul jendela seperti di bawah. Kotak Browse, untuk meletakkan file yang akan Anda upload. Kemudian klik Upload.

Tunggu sampai muncul keterangan file yang akan Anda upload. Klik Insert into Post.

Nama file akan tampak di badan surat (dinotasikan oleh warna biru). Klik Publish. Untuk melihat hasilnya klik Visit Site di sebelah nama blog Anda.

Pada tampilan muka blog Anda akan tampak halaman (Pages) baru yang diberi nama “File Download.” Klik pages tersebut.

Nama file yang tadi Anda masukkan akan tampak di halaman file download. Jika Anda ingin menambahkan koleksi file lainnya, Anda tinggal masuk ke halaman File Download dan menambahkan file baru, seperti langkah-langkah yang telah diterangkan di atas.

File-file ini dapat diunduh oleh pengunjung Anda. Untuk mengunduhnya, teman atau rekan Anda cukup mengklik file yang akan diunduh. Akan muncul tampilan seperti berikut ini. Beri tanda centang pada kotak Save File dan klik OK.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Networkedblogs

Networkedblogs adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk mempromosikan blog kamu di facebook. Di sini kamu juga dapat melihat blog teman-temanmu serta mem-follow blog mereka jika kamu tertarik.

Dan untuk memenuhi permintaan seorang rekan, maka berikut ini saya paparkan langkah-langkah untuk menyisipkan aplikasi networkedblogs.

  • Masuk ke akun facebook.
  • Klik ikon application yang ada di sudut kiri bawah. Pilih Browse More Applications

Klik pada pilihan Business. Klik ikon Networkedblogs.

Klik pilihan Go to Applications.

Akan muncul jendela seperti di bawah ini. Klik Allow.

Klik tab Profile

Akan muncul tampilan berikut ini. Klik pada pilihan ‘Add your blog’, untuk memasukkan blogmu.


Daftarkan blogmu dengan mengisi form yang telah disediakan. Jangan lupa ketikkan URL (alamat blog) dengan jelas dan benar. Selanjutnya klik Next.

Form akan meminta kamu mengisi alamat feed dari blogmu. Untuk mengetahui feed blogmu, buka tab baru dan masuk ke blogmu. Klik ikon feed (yang berwarna orange) di address bar.

Web akan mengubah tampilan menjadi seperti di bawah ini. Copy alamat URL yang baru. Caranya, blok alamat URL , misal: http://pipi.web.id/feed

Pilih menu Edit dan klik Copy, untuk menyalin

Kembali ke halaman facebookmu. Letakkan salinan di opsi feed url dengan menekan tombol Ctrl+V (Paste).

Selanjutnya klik Next-next sampai muncul pernyataan verifikasi kepemilikan blog. Klik yes, untuk menyatakan bahwa kamu benar si empunya blog tersebut.

Berikutnya akan muncul permintaan bagaimana kamu ingin melaporkan bahwa blog ini milikmu. Pertama, kamu dapat meminta rekomendasi dari teman-temanmu. Kedua, kamu dapat menggunakan fitur widget untuk secara otomatis mengklaim blog ini sebagai kepunyaanmu. Untuk mudahnya, klik pilihan pertama. Kamu akan meminta bantuan verifikasi dari teman-teman.

Berikutnya, kamu diminta memilih 9 teman. Jika telah selesai klik Send Author Verification.

Kemudian klik Send.

Untuk men-share blogmu. Klik pilihan Share

Akan muncul form seperti di bawah. Ketikkan teks. Klik Share.

Kembali ke halaman muka facebook untuk melihat hasilnya.

Aplikasi networkedblogsmu dapat dilihat di kotak Share di halaman muka. Klik tanda panah di deretan aplikasi.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.

Alternatif Materi TIK KTSP Erlangga

Baiklah, teman, saya mendapat banyak pertanyaan perihal bagaimana menyiasati materi TIK yang ada di buku KTSP Erlangga sehubungan tidak adanya akses internet.

Saya coba paparkan satu persatu ya.

  • Kelas 1 SD

Hal 34. Pembelajaran ini melatih ketrampilan menggunakan mouse. Alternatif yang diberikan jika lab komputer sekolah Anda tidak terhubung ke Internet adalah beberapa permainan edukasi yang sejenis. Lihat di hal 36. Semua program pengganti itu dapat diunduh di blog ini melalui halaman Erlangga.

Hal 52. Dapat menggunakan program pengganti yang ada di halaman 36. Program-pogram tersebut dapat digunakan berulang kali. Insya Allah akan saya sisipkan program ketrampilan mengetik dan program free lainnya. Atau Anda dapat mencarinya sendiri di Internet.

Hal 57.  Anda bisa meminta siswa berdiskusi dengan materi yang Anda tentukan. Dalam contoh temanya tentang makhluk Hidup dan Benda Mati. Ajak siswa berdiskusi. Selanjutnya berikan tugas kepada mereka untuk membuat daftar benda-benda yang termasuk dalam makhluk hidup dan benda mati.

  • Kelas 2 SD

Hal 45. Tema: Membuat skenario. Anda bisa menggunakan bantuan program pengolah kata sederhana dan program pengolah gambar, seperti Drawing For Children. Akan lebih baik jika guru sudah mempunyai contoh yang dapat dilihat anak-anak, untuk memancing minat mereka.

Hal 65.  Sama seperti uraian saya sebelumnya. Ajak siswa berdiskusi mengenai kebersihan. Diskusi boleh berkelompok.  Minta siswa mencatat hasil diskusi mereka. Boleh juga setiap kelompok mempresentasikan karya mereka.

  • Kelas 4 SD

Hal 14. Guru dapat mempersiapkan tabel perkalian yang telah dibuat. Perlihatkan kepada siswa dan katakan kepada mereka bahwa kita akan membuat tabel perkalian sendiri. Abaikan untuk akses ke internet jika koneksi tidak tersedia.

Hal 52. Guru dapat mengajak siswa untuk melakukan pengamatan di lingkungan sekolah. Minta mereka untuk mengamati jenis sampah yang berserakan di kelas, kantin, lapangan sekolah, perpustakaan atau tempat lainnya (Pilih 3 tempat yang menjadi objek pengamatan). Kemudian mengumpulkan data dan mencatatnya di komputer. Selanjutnya, lakukan praktik seperti di halaman 48. Atau Anda dapat memilih tema yang berbeda, misalnya mengamati jenis makanan atau minuman yang dijual di kantin. Atau jenis buku apa saja yang ada di perpustakaan, dan lain-lain.

Hal 63. Minta siswa untuk membaca satu buah buku (Boleh berupa tugas sebelum materi ini diberikan di kelas). Berikan tugas kepada mereka untuk menulis salah satu tokoh favorit mereka di cerita tersebut.  Dan jangan lupa sertakan pesan moral yang ada dalam cerita. Selanjutnya mereka dapat mengetikkan tugas mereka di komputer pada saat pelajaran komputer berlangsung.

Hal 88. Minta siswa berkelompok. Ajak mereka berdiskusi mengenal bagian tubuh serangga. Minta setiap kelompok untuk membahas satu jenis serangga. Selanjutnya, buat latihan tabel bagian tubuh kupu-kupu (jika serangganya kupu-kupu), seperti yang ada dalam contoh di halaman 89.

Bapak/Ibu guru, intinya jangan terpaku pada yang ada di buku. Jika fasilitas tidak memungkinkan Anda bisa saja mengubah atau membuat variasi sendiri yang sesuai dengan kondisi siswa dan fasilitas yang ada. Materi dalam buku dapat dijadikan sebagai pemicu untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan. Dan saya kira pelajaran komputer tidak selalu harus berhadapan dengan komputer. Ada banyak cara untuk berinteraksi, seperti: diskusi, membuat prakarya, melakukan permainan yang melibatkan gerak motorik, dsbnya.

Oya, untuk kelas 3 SD ditunda dahulu, karena saya keabisan bukunya.. hehe. Nanti insya Allah menyusul ya.

Dan keterbatasan fasilitas sekali lagi bukanlah halangan. Ada kalanya itu justru mendatangkan ide kreatif. Salam saya buat Anda semua. Semoga tulisan ini cukup membantu rekan-rekan. Dan terima kasih telah menggunakan buku Erlangga :).