Kisah Robot Roci

Roci adalah nama robot yang diambil dari nama pemberi workshop pemrograman robot di Inaicta tanggal 1 September yang lalu. Saat itu saya dan partner datang melihat pameran Inaicta. Ada banyak sekali karya mengagumkan dari anak-anak muda negeri ini, dari tingkat Sekolah Dasar sampai Universitas. Inaicta adalah kepanjangan dari Indonesia ICT Award. Tentu, ini adalah ajang lomba karya inovasi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Berbagai karya dari perangkat lunak sampai perangkat keras dipamerkan, salah satunya robot.
inaictainaicta21071261_10202107161150496_1572122065_o
Selain itu ada banyak workshop dari gratis sampai berbayar yang dapat diikuti. Sayang memang karena kami baru mengetahui acara ini di hari terakhir, sehingga acara workshop pun banyak yang terlewat. Tapi namanya juga iseng, kami nekat menyusuri ruang-ruang workshop sambil melirik-lirik barangkali masih dibolehkan masuk. Karena kebanyakan workshop sudah hampir selesai maka kami tidak kesulitan untuk ijin melihat-lihat sebentar sampai akhirnya kami terdampar di ruang workshop pemrograman robot. Di sini partner malah bertemu dengan sesama rekan IEEE nya dan kami pun mengikuti acara ini sampai selesai. Walau tidak lama, usai acara kami bisa berbincang-bincang dengan nara sumber. Kami juga memutuskan membeli model robot yang saat itu menjadi materi kursus. Untungnya mereka tidak keberatan.

Berbicara tentang Roci, Roci memang didesain satu paket dengan pembelajaran pemrograman yang menggunakan Scratch sebagai programnya dan Windows XP serta windows 7 untuk sistim operasinya. Perpaduan yang tepat, seperti yang sedang saya cari dan sedang saya usahakan pelajari saat ini.
1176235_10202063594581359_1476770740_n
Informasi lengkap mengenai Roci bisa libaca di sini.

Setidaknya, dengan adanya Roci dan penjelasan dari partner saya mendapat gambaran kerangka pembuatan robot. Untuk model Roci barangkali bagan ini bisa membantu.
roci

Konsepnya kira-kira begini, kita ingin mendesain robot yang berjalan di sistim operasi Windows dengan menggunakan program Scratch. Maka, agar si robot ini nanti dapat digerakkan sesuai platform di atas maka Windows memberikan pilihan, yaitu melalui VGA, memory card, bluetooth, dan USB.

Jika kita memutuskan robot dapat dijalankan melalui USB maka kita perlu mengetahui portnya untuk menentukan jenis drivernya. Nah, robot Roci bisa dijalankan dengan mencolokkan USB ke port komputer. Dan agar terjadi sambungan (koneksi) antara Roci dengan programnya (yaitu Scratch yang berjalan di sistim operasi Windows) maka perlu diinstal driver yang sesuai. Selanjutnya? Mari kita eksperimen dengan berbagai macam program di Scratch untuk menjalankan robot Roci ini.

Kisah Roci ini saya masukkan juga ke dalam materi pengajaran di kelas, sebagai tambahan wawasan untuk mereka. Silakan lihat di sini.

2 thoughts on “Kisah Robot Roci

  1. Pingback: Kewirausahaan (Kelas X) Jilid #3 | ICT Learning

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *