Bintang di Langit

Setelah berpusing-pusing dengan kurikulum 2013 dan membacai flowchart sekarang main-main dulu dengan bintang. Di kota seperti Jakarta ini sulit sekali mendapatkan pemandangan langit cerah dengan taburan bintang. Namun, sesekali tampak juga cerlang satu dua bintang. Kalau sedang kangen dengan bintang-bintang itu, telepon genggam akan menjadi andalan saya. Dengan aplikasi program Google Sky kita bisa mengetahui nama bintang dan rasi bintang pun planet serta informasi lain seputar benda-benda langit. Oya, untuk mengunduh Google Sky Anda harus menggunakan telepon genggam bersistim operasi Android. Setelah program diinstal dan GPS diaktifkan, maka arahkan telepon genggammu ke arah langit. Di layar telepon genggammu akan muncul berbagai informasi mengenai benda-benda langit, seperti: nama bintang, planet, serta bentuk rasi bintang. Kalau langit cerah akan menyenangkan sekali mengetahui benda-benda langit yang ada di sana itu.

Di buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata pernah disinggung mengenai peranan bintang sebagai penunjuk arah. Kalau tidak salah sewaktu Lintang membantu ayahnya melaut. Sejak jaman dahulu masyarakat kita menggunakan bintang sebagai penunjuk arah. Cahaya bintang yang berkelap-kelip memang memudahkan kita untuk menandainya. Penentu arah ini dapat berupa rasi bintang atau bintangnya sendiri. Rasi bintang adalah sekumpulan bintang-bintang yang letaknya berdekatan dan saling membentuk sesuatu.

Ingin tahu rasi bintang apa saja? Yuk, kita lihat berikut ini:
(catatan: foto diambil dengan menggunakan program Google Sky, dengan mengarahkan telepon genggam ke arah langit di waktu siang hari ^-^ )

Bintang pari (setara dengan Crux), menunjukkan arah Selatan

Bintang biduk (setara dengan ursa major), menunjukkan arah Utara pada waktu subuh. Sekitar pukul 04.00.
(foto menyusul, belum ketemu sih .. hehe )

Dua rasi bintang paling populer sebagai penunjuk arah adalah Crux (salib selatan) dan Ursa Major (beruang besar). Cukup tarik garis lurus bintang yang atas dan bawah ke arah horizon maka akan ketemu arah Selatan. Sementara Ursa Major cukup tarik garis lurus bintang dua bintang terangnya yang ada di bagian kotak.

Sirius (Alpha Canis Major) yang tampak pada saat fajar di awal bulan Agustus, menunjukkan arah Utara

Rasi Orion (sang pemburu. Atau dikenal juga dengan layang-layang), digunakan sebagai penunjuk semua arah mata angin. Orion adalah rasi penanda arah Selatan. Penunjuk arah Utara adalah kepala sang pemburu yang berupa kumpulan bintang kecil.

Rasi Scorpion (berbentuk kalajengking), menjadi penentu arah Tenggara.
Rasi pedati sungsang, sebagai penunjuk arah timur. Dahulu digunakan sebagai waktu untuk menggarap ladang.

sumber: http://langitselatan.com/2011/12/11/bintang-penunjuk-arah-di-langit/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *