<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Tiada Henti</title>
	<atom:link href="http://enggar.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://enggar.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 09:40:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Permainan dengan memanfaatkan TIK dalam KBM</title>
		<link>http://enggar.net/2012/05/08/permainan-dengan-memanfaatkan-tik-dalam-kbm/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/05/08/permainan-dengan-memanfaatkan-tik-dalam-kbm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 09:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia TIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4683</guid>
		<description><![CDATA[Tidak boleh menggunakan telepon genggam di dalam kelas? Tidak boleh facebookan atau twitteran di dalam kelas? Nah, alih-alih melarang siswa mengapa tidak sekali waktu kita memanfaatkan barang teknologi pun situs-situs jejaring pertemanan untuk kegiatan belajar mengajar di dalam kelas? Salah satunya ini. Pesan Singkat Unik Alat dan bahan: 1. Telepon genggam. Atau 2. Situs jejaring [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak boleh menggunakan telepon genggam di dalam kelas? Tidak boleh facebookan atau twitteran di dalam kelas? Nah, alih-alih melarang siswa mengapa tidak sekali waktu kita memanfaatkan barang teknologi pun situs-situs jejaring pertemanan untuk kegiatan belajar mengajar di dalam kelas? Salah satunya ini.</p>
<p>Pesan Singkat Unik</p>
<p>Alat dan bahan:<br />
1. Telepon genggam. Atau<br />
2. Situs jejaring pertemanan seperti facebook.</p>
<p>Cara bermain:<br />
1. Guru menentukan sebuah tema. Misalnya: hari besar agama/nasional atau hari ulang tahun.<br />
2. Tugaskan siswa untuk membuat pesan yang kreaif dan unik.<br />
3. Siswa yang merasa telah menyiapkan pesan yang unik diminta untuk emmbacakan di depan teman-temannta. lakukan bergiliran sebanyak lima orang.<br />
4. Teman-teman yang lain menilai apakah pesan tersebut unik atau tidak. pesan yang dianggap terbaik dapat dipakai oleh setiap anak untuk dikirim melalui sms kepada temannya.<br />
5. Bisa juga ditulis di status jejaring pertemanan.</p>
<p>sumber:<br />
Media Pembelajaran Aktif. Penulis: Utomo Dananjaya. Penerbit Nuansa.</p>
<p>Ini versi saya.</p>
<p>1. Guru menentukan sebuah tema. Misalnya: Kandungan Gizi pada Buah dan Sayur (Mata Pelajaran IPA)<br />
2. Tugaskan siswa untuk menuliskan status di facebook mereka hal yang berkaitan dengan tema di atas. Contoh:</p>
<p>&#8220;Aku lagi makan apel nih.. enak deh&#8221;</p>
<p>3. Tugaskan setiap anak untuk memberi komentar di bawah status kawan-kawannya dengan tetap merujuk pada tema.</p>
<p>&#8220;Aku lebih suka pisang sih. Memang apel gunanya untuk apa?&#8221; atau<br />
&#8220;Apel kan vitamin C nya sedikit, lebih banyak jeruk&#8221; dan lain-lain</p>
<p>Catatan:<br />
Guru bersama siswa dapat menjadi moderator. Jika ada obrolan yang melenceng dari tema siswa yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi yang telah disepakati bersama. Guru dapat menentukan kapan permainan berakhir.</p>
<p>catatan:<br />
usahakan tema adalah materi yang dapat menambah ilmu pengetahuan kepada murid-murid. Mengenal Benua Eropa, Tokoh-tokoh penemu, Teknologi masa depan,  pelestarian hutan, dan lain-lain.</p>
<p>Selamat bermain sambil belajar <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/05/08/permainan-dengan-memanfaatkan-tik-dalam-kbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guru Mengajar dan Mendidik</title>
		<link>http://enggar.net/2012/05/06/guru-mengajar-dan-mendidik/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/05/06/guru-mengajar-dan-mendidik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 16:19:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4661</guid>
		<description><![CDATA[Guru dalam kamus Besar Bahasa Indonesia adalah mereka yang profesinya mengajar. Sedangkan mengajar, yang berasal dari kata ajar berarti petunjuk yg diberikan kepada orang supaya diketahui. Mengajar sendiri artinya memberi pelajaran. Menteri Pendidikan Daoed Jusuf dahulu pernah mengatakan bahwa ada tiga tugas utama seorang guru, yaitu tugas profesional, tugas manusiawi, dan tugas kemasyarakatan. Tugas profesional [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Guru dalam kamus Besar Bahasa Indonesia adalah mereka yang profesinya mengajar. Sedangkan mengajar, yang  berasal dari kata ajar berarti petunjuk yg diberikan kepada orang supaya diketahui. Mengajar sendiri artinya memberi pelajaran.</p>
<p>Menteri Pendidikan Daoed Jusuf dahulu pernah mengatakan bahwa ada tiga tugas utama seorang guru, yaitu tugas profesional, tugas manusiawi, dan tugas kemasyarakatan. </p>
<p>Tugas profesional berkaitan dengan mentransfer ilmu atau membagi ilmu pengetahuan yang dimilikinya kepada orang lain.  Tugas manusiawi dan kemasyarakatan berhubungan dengan interaksi sosial di dalam masyarakat, etika, dan sopan santun.</p>
<p>Artinya guru tidak sekedar mengajar tapi yang utama ia juga mendidik. Mendidik yang asal katanya didik, dalam KBBI mempunya arti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.</p>
<p>Seorang guru harus mampu melaksanakan ketiga tugas itu secara bersama-sama. Selain mengajar ia harus mampu menjadi tauladan yang baik, membangun semangat serta senantiasa memberikan dorongan, selaras dengan ungkapan Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, KI Hajar Dewantara, berikut ini:</p>
<p>&#8220;ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani&#8221;. </p>
<p>Artinya: di depan (guru) memberi contoh, di tengah (guru) memberi semangat, di belakang (guru) memberikan dorongan.</p>
<p>1. Guru mengajar<br />
Guru bertugas untuk membagi ilmu pengetahuan yang dimilikinya kepada orang lain. Seorang guru yang baik adalah mereka yang dapat menjelaskan sesuatu hal yang rumit dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh orang lain. Seorang guru juga dituntut untuk terus belajar sepanjang hayat. </p>
<p>2. Guru sebagai tauladan<br />
Seorang anak belajar dari apa yang ia lihat, dengar, dan baca. Ingat film Pay it Forward? Pesan dalam film itu sangat sederhana, bahwa kebaikan yang kita lakukan kepada orang lain akan menular, demikian juga dengan keburukan. Di dalam masyarakat perilaku baik seseorang akan memberi pengaruh kepada orang-orang di sekitarnya, menginspirasi orang lain juga untuk berbuat kebaikan. Dalam hal ini guru mempunyai pengaruh yang sangat besar untuk anak didiknya. Apa yang dilakukan, dikatakan seorang guru akan menjadi cermin bagi si anak untuk berkaca. </p>
<p>Ada cerita bagus dari buku &#8220;Tak Sengaja Menjadi Guru&#8221;, ialah ketika seorang guru mengetahui muridnya melakukan plagiarisme. Ted Fitts nama guru itu menunjukkan bahwa dia tidak bersedia mengadakan kompromi-etika di hadapan ayah murid itu yang seorang pengacara. Baginya, saat masalah moral penting terlibat, maka seorang guru harus teguh dengan apa yang harus dilakukan. </p>
<p>Seorang guru adalah mereka yang dapat bersikap lembut, hangat sekaligus tegas.</p>
<p>2. Guru sebagai motivator dan dinamisator<br />
Masih dalam buku yang sama &#8220;Anak-anak perlu bantuan dalam membaca dan matematika, tetapi mereka juga lebih membutuhkan bantuan dalam kehidupan mereka. Mereka membutuhkan imajinasi dan kepercayaan diri.&#8221;</p>
<p>Setiap hari anak-anak berada di sekolah bersama guru mereka. Guru yang menemani ketika mereka belajar. Guru adalah orang yang paling tahu perkembangan anak didik mereka dari hari ke hari. Sebuah proses belajar lebih berharga dari sekedar pencapaian akhir. Ada sebuah cerita bagus dari seorang siswa bernama Sonny di <a href="http://buku.enggar.net/2012/04/22/tak-sengaja-menjadi-guru/">sini</a>. Kisah ini menggambarkan bahwa menyuntikkan semangat belajar dalam diri siswa bukanlah hal yang remeh. Kita mungkin tidak pernah menyadari bahwa hal sederhana yang kita berikan kepada murid-murid dapat membuat perubahan untuk kehidupan mereka kelak. </p>
<p>Semoga kelak, harapan kita di atas dapat terwujud dalam sebuah sistem pendidikan yang berjalan lebih baik. Pendidikan yang tidak sekedar meng-agungkan angka sebagai barometer keberhasilan. Pintar saja tidak cukup tanpa dibekali dengan nilai-nilai moral dan etika yang baik. Dan sekali lagi, saya tak bosannya mengutip kalimat Hellen Keller <a href="http://buku.enggar.net/2011/07/20/the-story-of-my-life/">ini</a>.</p>
<p><strong>&#8220;Memiliki pengetahuan berarti mengerti tujuan yang benar dan salah, mengerti hal-hal yang mulia dan yang hina.” (Helen Keller).&#8221;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/05/06/guru-mengajar-dan-mendidik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maklumat</title>
		<link>http://enggar.net/2012/05/04/maklumat-2/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/05/04/maklumat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 16:50:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Erlangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4656</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari blog ini sempat down. Link halaman dan artikel tidak bisa diakses. Dan saya baru sungguh menyadarinya malam ini. Blog ini memang pindah hosting. Alasan saya pindah salah satunya kuota bandwith terbatas. File-file yang ada di halaman Erlangga dan Files di blog ini memang paling banyak di-unduh. Sebagian file-file itu ada juga yang saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari blog ini sempat down. Link halaman dan artikel tidak bisa diakses. Dan saya baru sungguh menyadarinya malam ini. </p>
<p>Blog ini memang pindah hosting. Alasan saya pindah salah satunya kuota bandwith terbatas. File-file yang ada di halaman Erlangga dan Files di blog ini memang paling banyak di-unduh. Sebagian file-file itu ada juga yang saya titipkan ke tempat penyimpanan file gratis seperti ziddu. Namun, dampaknya file jadi sulit di-unduh. Bukan maksud saya untuk membuat sulit Bapak dan Ibu guru, tapi saya belum sempat memberesi blog. </p>
<p>Rencana lama untuk pindah hosting akhirnya baru bisa terlaksa beberapa hari lalu. Itu karena dalam waktu dekat saya harus mengunggah file-file yang dibutuhkan untuk melengkapi buku TIK KTSP terbaru.  </p>
<p>Sementara itu beberapa file lama yang tersimpan di ziddu masih belum sempat saya pindahkan. Insya Allah setelah review ke-enam buku selesai dan siap terbit saya akan rapikan. Setidaknya sementara ini pindah hosting dulu ya.. hehe.</p>
<p>Mohon maaf atas ketidaknyaman yang disebabkan perpindahan hosting. Malam ini semua file dan artikel sudah bisa diakses kembali. Terima kasih atas perhatian rekan-rekan semua. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/05/04/maklumat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Poster</title>
		<link>http://enggar.net/2012/04/26/membuat-poster/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/04/26/membuat-poster/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 06:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia TIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4651</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari lalu telepon genggam saya berbunyi. Isi pesannya bertanya program apakah yang bisa digunakan untuk membuat poster. Awalnya saya bingung, tak tercantum nama dan nomornya pun tak saya kenali. Tapi biasanya yang bertanya seperti ini murid dan saya ingat kalau anak-anak sering sekali mengganti nomor telepon genggam mereka . Hmm, program apa yang tepat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari lalu telepon genggam saya berbunyi. Isi pesannya bertanya program apakah yang bisa digunakan untuk membuat poster. Awalnya saya bingung, tak tercantum nama dan nomornya pun tak saya kenali. Tapi biasanya yang bertanya seperti ini murid dan saya ingat kalau anak-anak sering sekali mengganti nomor telepon genggam mereka <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . </p>
<p>Hmm, program apa yang tepat untuk membuat poster?<br />
Ada banyak program yang bisa digunakan untuk membuat poster. Program pengolah grafis seperti Corel Draw, Freehand, Inkscape, Photoshop seringkali digunakan. Namun batasan tepat dan tidak itu juga tidak perlu diberlakukan kaku. Artinya, kita bisa membuat poster dengan menggunakan program yang ada.</p>
<p>Seperti pertanyaan murid saya berikutnya &#8220;Kalau Corel draw apa sudah ada di komputer, Bu?&#8221; Maksudnya adalah apakah program itu sudah terinstal satu paket dengan Office. Corel Draw adalah program terpisah. Untuk menggunakannya tentu saja kita perlu membeli program itu terlebih dahulu. Saya menyarankan ia untuk menggunakan program pengolah kata seperti Word. Jika ia ingin menggambar sendiri ia bisa menggunakan Paint kemudian menyalin gambar itu ke dalam program pengolah kata. </p>
<p>Mengapa Word dan Paint yang saya sarankan? Karena saya tahu keduanya telah ia pelajari dengan baik. Corel pun sudah namun kendalanya adalah tidak semua komputer memasang program itu. Pengganti program Corel yang tidak berbayar juga ada, yaitu Inskcape. Kita dapat mengunduhnya secara gratis di internet. Tampilan dan menu-menunya serupa dengan Corel. Cukup mudah dan singkat penggunaannya. </p>
<p>Pada dasarnya kita tidak harus tergantung pada program tertentu. Ada banyak pilihan dan sedikit membutuhkan kreatifitas untuk membuat sebuah karya yang indah dengan program yang minimalis. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/04/26/membuat-poster/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selalu Menyenangkan Menjadi Guru</title>
		<link>http://enggar.net/2012/04/19/selalu-menyenangkan-menjadi-guru/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/04/19/selalu-menyenangkan-menjadi-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 09:12:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4642</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi guru adalah impian saya sejak kecil. Membayangkan berdiri di depan kelas, bermain dan berbincang bersama mereka sepertinya sesuatu yang menggembirakan. Dan, cukup menakjubkan bahwa angan-angan itu tercapai. Dahulu saya tidak berani berbicara apalagi di depan orang banyak. Itu saja sebenarnya cukup menutup peluang untuk menjadi guru. Saya memulai profesi ini dengan mengajar privat. Berawal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi guru adalah impian saya sejak kecil. Membayangkan berdiri di depan kelas, bermain dan berbincang bersama mereka sepertinya sesuatu yang menggembirakan. Dan, cukup menakjubkan bahwa angan-angan itu tercapai. Dahulu saya tidak berani berbicara apalagi di depan orang banyak. Itu saja sebenarnya cukup menutup peluang untuk menjadi guru. Saya memulai profesi ini dengan mengajar privat. Berawal dari satu anak, dua anak, kemudian kelompok berlanjut satu kelas dengan jumlah murid terbesar sebanyak 45 siswa. Bermula dari anak-anak usia 3 tahun sampai kemudian karyawan. </p>
<p>Menjadi guru adalah pembelajaran yang sangat baik untuk saya. Saya belajar bertanggung jawab, disiplin, sekaligus ketegasan. Menjadi guru membuat saya belajar untuk mendengarkan, memperhatikan dan memaafkan. Tentu, sampai saat ini pun saya masih belajar untuk semua hal di atas.</p>
<p>Pearl Rock Cane, seorang Professor Pendidikan di Teachers College, Columbia University pernah mengatakan bahwa tidak seperti jenis pekerjaan lainnya, pegawai baru diberi tugas terbatas untuk tahun pertama ia bekerja sebelum kemudian ia dianggap cukup berpengalaman untuk memikul tanggung jawab yang lebih tinggi atau membuat keputusan mandiri, maka seorang guru harus melakukan itu semua sejak hari pertama ia mengajar. Dan seringkali guru baru justru mendapatkan kelas yang paling sulit. Wow, ini betul sekali. </p>
<p>Menjadi guru kemudian menyadarkan bahwa tugas saya tidak hanya mengajar tapi seringkali saya pun terserap ke dalam kehidupan pribadi mereka. </p>
<p>Kelembutan, kasih sayang dan ketegasan adalah hal yang berbeda. Namun kita seringkali terjebak di dalamnya. Dengan alasan sayang kita membolehkan mereka mencontek, atas nama ketegasan kita melakukan hukuman fisik kepada anak, dan lain-lain. </p>
<p>Saya cukup tegas untuk masalah yang berkaitan dengan moral. Memang itu jadi dilema tersendiri. Tapi saya berusaha memegang teguh keyakinan saya. Saya tidak sampai sih merobek ulangan anak yang mencontek. Saya pun terkadang kasihan melihat anak-anak kesulitan menjawab soal ulangan atau tes. Tapi saya akan lebih merasa bersalah lagi jika saya membiarkan mereka berbuat kecurangan. Saya tidak ingin anak-anak itu hancur ketika nanti mereka menghadapi dunia yang sesungguhnya. </p>
<p>Salah satu kebaikan yang saya pelajari selama menjadi guru adalah betapa anak-anak mempunyai toleransi yang tinggi terhadap sebuah kesalahan. Mereka sungguh pemaaf. Kane bilang &#8220;Ruang kelas menawarkan potensi untuk perubahan dan pertumbuhan bagi siswa dan guru.&#8221;<br />
Guru dan siswa belajar bersama untuk menjadi lebih baik. </p>
<p>Saya ingat ketika saya gagal menyampaikan pembelajaran di sebuah kelas, ketika anak-anak memusuhi saya. Saya mungkin akan meninggalkan pekerjaan ini selamanya seandainya saat itu mereka tidak memberikan saya kesempatan. Saya begitu kagum dengan ketulusan mereka. Di tengah anak-anak itu saya selalu merasa belajar hal-hal baru yang menakjubkan, yang kadang tak mampu kita lihat sebagai orang dewasa. </p>
<p>Hari-hari di sekolah terasa mengasyikkan. Pikiran saya dipenuhi oleh keinginan untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan memudahkan bagi mereka. Kepuasan saya adalah ketika mereka menikmati pengajaran yang saya berikan. Apalagi jika itu bisa memotivasi mereka. Salah satunya kisah ini. Adalah mengharukan ketika suatu hari seorang anak berkata kepada saya &#8220;Ibu Enggar, saya sekarang kuliah di jurusan komputer. Saya juga mengajar design, seperti yang pernah Ibu ajarkan ke saya. Terima kasih ya, Bu.&#8221;  Wah, mau nangis rasanya.. hehehe. Tentu saja anak itu berlebihan, saya hanya mengajari ia sedikit. Ada juga yang mengatakan bahwa ia tertarik bidang IT karena terinspirasi oleh saya. Huahaha, ini tulisan asli narsis banget sih. Tak apa, memang sengaja kok, agar banyak anak-anak muda pintar dan berbakat di negeri ini untuk bercita- cita menjadi guru. Negeri ini membutuhkan guru-guru berkualitas untuk menjawab tantangan dalam mendidik generasi baru. </p>
<p>Dan jika Anda ingin membuat perubahan, kecil atau besar dalam kehidupan orang lain, menjadi guru adalah salah satu pilihan terbaik. Percaya deh <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/04/19/selalu-menyenangkan-menjadi-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lesson Plan (KTSP)</title>
		<link>http://enggar.net/2012/04/09/lesson-plan-ktsp/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/04/09/lesson-plan-ktsp/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 11:26:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perangkat Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4626</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Lesson Plan merupakan siklus pertama dari sebuah proses belajar-mengajar yang profesional.&#8221; ~ Gurunya Manusia, Munif Chatib. Pekerjaan guru adalah sebuah profesi. Karena itu seorang guru harus profesional dalam bekerja. Profesional berarti setiap tahap pekerjaan dapat diukur. Dan bukti kinerja seorang guru adalah dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau lesson plan. Lesson plan adalah perencanaan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Lesson Plan merupakan siklus pertama dari sebuah proses belajar-mengajar yang profesional.&#8221; ~ Gurunya Manusia, Munif Chatib.</p>
<p>Pekerjaan guru adalah sebuah profesi. Karena itu seorang guru harus profesional dalam bekerja.  Profesional berarti setiap tahap pekerjaan dapat diukur. Dan bukti kinerja seorang guru adalah dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau lesson plan. Lesson plan adalah perencanaan yang dibuat oleh guru sebelum mengajar.  </p>
<p>Apa sih <strong>keuntungan membuat lesson</strong> plan?<br />
1. Rencana pengajaran pada jenjang kompetensi secara otomatis tercatat dan dapat diarsipkan.<br />
2. Record (arsip) lesson plan akan menjadi bekal guru yang bersangkutan dan dapat digunakan-dengan penyempurnaan-pada tahun ajaran berikutnya.<br />
3. Dengan adanya lesson plan, kualitas guru saat mengajar akan terkontrol dan tercatat dalam rapor kualitas lesson plan guru.<br />
4. Dengan adanya lesson plan, kualitas pembelajaran di kelas yang berhubungan dengan hasil prestasi akademik siswa akan dapat terukur.<br />
5. Dengan adanya lesson plan, guru akan punya waktu perencanaan sebuah topik pembelajaran tentang bagaimana sebuah topik disampaikan dengan baik dan menarik.</p>
<p><strong>Ketentuan Lesson Plan</strong><br />
Lesson plan adalah dokumen yang terpisah dari dokumen silabus, karena strategi dalam lesson plan sangat beragam dan bergantung pada kreativitas guru serta kondisi kemampuan siswa. </p>
<p>Teorinya, jika dalam silabus sebuah matpel semester pertama terdapat empat kompetensi dasar dan semester kedua terdapat tiga kompetensi dasar, maka guru sejogyanya membuat tujuh lesson plan.</p>
<p><strong>Kerangka Lesson Plan</strong><br />
Tahap dasar membuat lesson plan adalah kerangka lesson plan. Bentuk lesson plan menurut Munif Chatib adalah bebas. Tidak ada lesson plan yang salah yang ada adalah mungkin lesson plan yang lebih lengkap.</p>
<p>Lesson plan dapat menjadi tiga dokumen terpenting bagi guru:<br />
1. Dapat menjadi Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hal ini berkaitan dengan strategi mengajar yang berhubungan dengan pencapaian indikator hasil belajar dalam silabus.<br />
2. Dapat menjadi buku ajar, sebagai panduan siswa untuk mengikuti pelajaran setiap bidang studi.<br />
3. Dapat menjadi buku populer. Hal ini berkaitan dengan artikel-artikel pendidikan yang berasal dari special moment yang tertulis pada setiap lesson plan. </p>
<p><strong>Struktur dan Bentuk Lesson Plan</strong><br />
Struktur dan bentuk lesson plan yang kreatif<br />
1. Header atau pembuka terdiri dari identitas dan silabus.<br />
2. Content (isi) terdiri dari:<br />
a. Apersepsi (zona alfa, warmer, pre-teach, dan scene setting)<br />
b. Startaegi mengajar<br />
c. Prosedur aktivitas<br />
d. Teaching aids<br />
e. Sumber belajar<br />
f. Proyek<br />
3. Footer atau penutup, terdiri dari rubrik penilaian dan komentar guru. Koemntar guru dapat berupa masalah, ide baru, dan momen spesial.</p>
<p>smber: Gurunya Manusia, Munif Chatib</p>
<p>Berikutnya, saya ingin mencoba membuat RPP kreatif dari Gurunya Manusia, Pak Munif Chatib ini. Nanti dulu ya, baca-baca dulu dan semoga saya bisa menuliskannya kembali di sini <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/04/09/lesson-plan-ktsp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membaca</title>
		<link>http://enggar.net/2012/04/08/membaca/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/04/08/membaca/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 13:40:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4619</guid>
		<description><![CDATA[Ayat pertama yang diturunkan Allah swt di dalam Al-Qur-an kepada Nabi Muhammad saw adalah Iqra. Inilah perintah pertama Allah: Iqra bismi rabbika, bacalah demi karena Tuhanmu. Quraish Shihab dalam bukunya Dia Di mana-mana memaparkan makna ayat di atas. Membaca membawa pada ketenangan baik jasmani dan ruhani. Karena dengan membaca kita memperoleh pengetahuan dan kehidupan. Membaca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ayat pertama yang diturunkan Allah swt di dalam Al-Qur-an kepada Nabi Muhammad saw adalah Iqra. Inilah perintah pertama Allah: Iqra bismi rabbika, bacalah demi karena Tuhanmu. </p>
<p>Quraish Shihab dalam bukunya Dia Di mana-mana memaparkan makna ayat di atas. Membaca membawa pada ketenangan baik jasmani dan ruhani. Karena dengan membaca kita memperoleh pengetahuan dan kehidupan. Membaca kita lakukan agar kita tahu. </p>
<p>Kata pertama dalam ayat itu yang berbunyi &#8216;iqra&#8217; merujuk pada objek apapun. Artinya, kita dituntut untuk membaca apa saja, yang tertulis atau yang terhampar, yang buruk pun boleh dibaca selama motivasinya adalah Bismi Rabbika. Mengapa? Seorang arif menulis &#8220;Aku berusaha tahu yang buruk, bukan untuk melakukannya, tetapi untuk menghindarinya, siapa yang tak mengenal keburukan, maka dia dapat terjerumus ke dalamnya.&#8221;</p>
<p>Membacalah juga dengan berpikir. Mari terus membaca dengan mensyukuri anugerah-Nya serta mengamalkan tuntunan-Nya. <em>Bacalah dengan nama Tuhan atau demi nama Tuhanmu</em>. </p>
<p>Seorang mantan pemimpin tertinggi Al-Azhar Mesir mendefiniskan kegiatan membaca seperti ini:<br />
&#8220;Membaca di sini adalah lambang dari segala apa yang dilakukan oleh manusia, baik yang sifatnya aktif maupun pasif. Kalimat tersebut dalam pengertian dan jiwanya ingin menyatakan &#8220;Bacalah demi Tuhanmu, bergeraklah demi Tuhanmu, bekerjalah demi Tuhanmu.&#8221; Demikian pula, apabila Anda berhenti bergerak atau berhenti melakukan sesuatu aktivitas, maka hendaklah hal tersebut didasarkan juga pada Bismi Rabbika, yakni: &#8220;Jangan lakukan itu, demi karena Tuhanmu! Berhentilah melakukan keburukan demi karena Tuhanmu, dan seterusnya, sehingga pada akhirnya ayat tersebut berarti &#8220;Jadikanlah seluruh kehidupanmu, wujudmu, dalam cara dan tujuannya, kesemuanya demi karena Allah.&#8221;</p>
<p>~Dia Di mana-mana, M. Quraish Shihab. Penerbit Lentera Hati.~</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/04/08/membaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terus Bertanya</title>
		<link>http://enggar.net/2012/04/08/terus-bertanya/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/04/08/terus-bertanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 08:07:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4610</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa orang menghambur-hamburkan uang untuk meneliti ruang angkasa? Mengapa tidak untuk hal lebih baik yang bisa kita lakukan di sini, di bumi? Nah, ini jawabnya: &#8220;hampir seperti Eropa sebelum 1492. Saat itu orang berpikir cuma menghambur-hamburkan uang saja mengirim Christopher Columbus mencari sesuatu yang tidak jelas. Tapi kemudian ia menemukan Amerika dan itu membuat perbedaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa orang menghambur-hamburkan uang untuk meneliti ruang angkasa? Mengapa tidak untuk hal lebih baik yang bisa kita lakukan di sini, di bumi? Nah, ini jawabnya: &#8220;hampir seperti Eropa sebelum 1492. Saat itu orang berpikir cuma menghambur-hamburkan uang saja mengirim Christopher Columbus mencari sesuatu yang tidak jelas. Tapi kemudian ia menemukan Amerika dan itu membuat perbedaan yang sangat besar.&#8221; (George Berburu Harta Kosmis-Lucy &#038; Stephen Hawking)</p>
<p>Abad ke-18 adalah abad pencerahan (Renaissance) bagi bangsa-bangsa Eropa. Pada masa itu mereka mulai menyadari pentingnya diskusi dan pemikiran-pemikiran ilmiah. Segala hal yang mendasar pada kepercayaan-kepercayaan tradisional mulai ditinjau ulang. Singkatnya, mereka tidak lagi take it for granted (apa kata lainnya ya? Menerima begitu saja, mungkin?) untuk memahami segala sesuatu. Benih abad pencerahan ini bermula dari ditemukannya teleskop di abad ke-17. </p>
<p>Renaissance atau yang artinya kelahiran kembali. Bagi bangsa Eropa hal itu ditandai oleh bangkitnya ilmu pengetahuan, seni, dan kesusastraan. Orang tidak lagi takut bertanya dan mengemukakan gagasan ilmiahnya. Hal ini kemudian memicu tumbuhnya gagasan dan pemikiran-pemikiran baru dalam ilmu pengetahuan. </p>
<p>Kadang kita bersikap sinis menanggapi penemuan-penemuan baru, mengganggap apa yang orang lain lakukan tidak ada manfaatnya, dan lain-lain. Kemudian memilih untuk membiarkan segala sesuatunya ada begitu saja tanpa perlu dipertanyakan lagi. Tanpa keingintahuan tidakkah hidup terasa membosankan? Sedangkan alam semesta dan isinya menawarkan persahabatan abadi untuk kita menjalani kehidupan?</p>
<p>Janganlah berhenti untuk bertanya, &#8220;Mengapa?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/04/08/terus-bertanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wina, Kota Komposer Terkemuka</title>
		<link>http://enggar.net/2012/04/07/wina-kota-komposer-terkemuka/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/04/07/wina-kota-komposer-terkemuka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Apr 2012 15:44:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4598</guid>
		<description><![CDATA[Wina mengingatkan saya pada sekelompok paduan suara anak-anak Vienna Boys Choir. Mas Dhani, kawan diskusi yang mengenalkan kelompok musik ini kepada saya. Mungkin kegemaran saya pada Enya membuat Beliau yakin saya pun akan menyukai paduan suara anak-anak ini. Perkiraannya tidak meleset sedikitpun :]. Mengenai Vienna Boys Choir bisa dibaca di blog Beliau di sini. Wina [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wina mengingatkan saya pada sekelompok paduan suara anak-anak Vienna Boys Choir. Mas Dhani, kawan diskusi yang mengenalkan kelompok musik ini kepada saya. Mungkin kegemaran saya pada Enya membuat Beliau yakin saya pun akan menyukai paduan suara anak-anak ini. Perkiraannya tidak meleset sedikitpun :]. Mengenai Vienna Boys Choir bisa dibaca di blog Beliau di <a href="http://blog.dhani.org/2008/05/boy-soprano-dan-boys-choir/">sini</a>.  </p>
<p>Wina (atau Vienna) adalah ibukota Republik Austria. Di sana banyak musisi ternama dilahirkan dan merupakan kota pilihan bagi komposer terkemuka lainnya untuk meniti karir. Salah satu komponis yang lahir di Wina adalah Johan Strauss. Nama Johann Strauss mengembalikan ingatan saya pada sebuah film musikal masa kanak-kanak dahulu yang ditayangkan televisi. Saya hanya mengingat adegan penuh dengan tarian waltz dan sebuah orkestra kecil. Dahulu, hampir setiap malam saya dan kakak menonton film ini. Saya sendiri saat itu tidak tahu bahwa film ini menayangkan karya-karya terkemuka dari seorang musisi terkenal aliran klasik. Yang saya tahu saya menyukai musik-musiknya dan juga suasana di film itu. Mungkin karena jaman saya kecil dahulu hiburan di televisi tidak terlalu banyak, jadi film-film yang ditayangkan rasanya semuanya bagus saja. </p>
<p>Selain Johann Strauss ada Mozart dan Beethoven. Keduanya meniti karir musik di Wina dan sama-sama menekuni aliran klasik. </p>
<p>Periode musik klasik dibagi menjadi beberapa bagian:<br />
(sumber: Cerita Tentang Orkestra &#8211; Robert Levine), BIP)</p>
<p>1. Era Barok (1500-1750)<br />
Pada masa ini musik sangatlah rumit dan penuh dengan not-not yang cepat. Karya seni dan arsitektur di era ini dipenuhi oleh warna emas, ukiran bunga serta gambaran berlebihan tentang cinta dan tragedi yang kemudian direfleksikan dalam musik. Pada era barok musik klasik hanya diperdengarkan untuk kaum bangsawan serta gereja, hanya sedikit orang umum yang mendapat kesempatan untuk mendengarkan musik ini. Vivaldi dan Bach adalah komponis pada era barok.</p>
<p>2. Era Klasik (1770-1830)<br />
Musik ditulis dengan lebih sederhana sehingga siapapun dapat menikmatinya. Rakyat mulai bisa menghadiri konser dan para komponis besar bisa bekerja untuk orang-orang kaya yang ingin menyumbangkan karya seni.<br />
Komponis masa ini adalah: Haydn, Mozart, dan Beethoven. </p>
<p>3. Era Romantik<br />
Era romantik adalah perpaduan musik antara era barok dan klasik. Musik klasik dengan lebih banyak energi dan semangat. Para komponis menggunakan musik untuk membanjiri pendengarnya dengan emosi, lagu sedih tentang cinta dan patah hati serta fantasi magis tentang peri, penyihir, dan angsa,<br />
Komponis yang terkenal pada masa ini adalah: Wagner, Tchaikovsky, Brahms, Mahker.</p>
<p>4. Era Modern<br />
Percampuran berbagai macam jenis musik. Komponis pada era ini adalah: Debussy, StravinskySchoenberg, Gershwin, Copland, Bernstein.</p>
<p>**<br />
Selain terkenal sebagai kota budaya, Wina juga tempat pusat kebudayaan dan kesenian. Di sini pula bertempat Vienna Philharmonic yang merupakan salah satu orkestra terbaik di dunia.<br />
<a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/04/300px-Musikverein_Goldener_Saal.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/04/300px-Musikverein_Goldener_Saal.jpg" alt="" title="300px-Musikverein_Goldener_Saal" width="300" height="145"/></a></p>
<p>http://en.wikipedia.org/wiki/Vienna_Philharmonic</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/04/07/wina-kota-komposer-terkemuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Republik Pertama di Dunia</title>
		<link>http://enggar.net/2012/04/06/republik-pertama-di-dunia/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/04/06/republik-pertama-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 09:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4572</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang terlintas mendengar nama Perancis disebutkan? Buat saya adalah: 1. Asterix Komik kesukaan saya sejak kecil dengan dua tokoh utamanya, Asterix dan Obelix. Keduanya tinggal di sebuah desa yang bernama Galia, tepatnya di sebuah tepi pantai Armorik*. Di desa itu ada seorang dukun terkenal yang bernama Panoramix. Berkat ramuan ajaib buatan Panoramix penduduk desa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang terlintas mendengar nama Perancis disebutkan? Buat saya adalah:</p>
<p>1. Asterix<br />
Komik kesukaan saya sejak kecil dengan dua tokoh utamanya, Asterix dan Obelix. Keduanya tinggal di sebuah desa yang bernama Galia, tepatnya di sebuah tepi pantai Armorik*. Di desa itu ada seorang dukun terkenal yang bernama Panoramix. Berkat ramuan ajaib buatan Panoramix penduduk desa tersebut memperoleh kekuatan super yang dapat digunakan untuk melawan tentara Romawi yang ingin merebut tanah mereka. Dengan kekuatan itu maka tentara Romawi yang dipimpin oleh Julius Caesar tidak pernah berhasil menaklukkan desa Galia.</p>
<p>Cerita di atas adalah versi komik. Versi aslinya tentara Romawi berhasil menaklukkan Perancis.<br />
* dahulu adalah daerah Gallia kuno, sekarang dikenal sebagai Brittany atau Bretagne dalam bahasa Perancis (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Asterix) </p>
<p>2. Marie Curie (Maria Sklodowska)<br />
Saya mengenal tokoh ini dari buku seri penemu dan tokoh ketika saya masih Sekolah Dasar. Bukunya tidak terlalu tebal. Marie Curie adalah wanita penemu radium. Mengingat Curie adalah mengingat dedikasi dan kerja kerasnya yang luar biasa untuk ilmu pengetahuan dan negara yang dicintainya. Curie sendiri adalah warga Polandia. Ia melanjutkan kuliah di Universitas Sorbonne. Paris adalah tempat yang memberikan kebebasan bagi Curie untuk belajar dan melakukan riset-riset ilmiahnya. Ia kemudian menikah dengan Pierre Curie. Saya pernah menulis resensi buku biografi Marie Curie yang diterbitkan oleh Navita di <a href="http://buku.enggar.net/2011/07/21/180/">sini</a>. </p>
<p>2. Revolusi Perancis<br />
Entah kenapa yang memenuhi ingatan saya pada Revolusi Perancis adalah gambaran keributan, roti, dan tiang pisau guillotine. Saya malah lupa bahwa Revolusi Perancis menjadi awal pembentukan negara Republik, tidak hanya untuk Perancis tapi juga mengilhami negara-negara lainnya di dunia. </p>
<p>Jadi, saya memutuskan membaca kembali peristiwa yang begitu bersejarah ini. </p>
<p>Perancis adalah negara yang sebelumnya menggunakan sistem Monarki abslout, yaitu sistem pemerintahan di mana raja berkuasa penuh terhadap rakyat. Namun di abad ke-18 sebuah pergolakan terjadi, yaitu Revolusi Perancis. Saat itu rakyat sangat miskin dan kelaparan oleh karena banyaknya hutang serta pajak yang sangat tinggi yang dibebankan pada rakyat. Namun pihak kerajaan yang dipimpin oleh raja Louis XVI dan ratu Marie Antoinette masih dapat hidup bermewah-mewahan. Rakyat marah karena mereka bahkan tidak dapat membeli roti yang merupakan makanan pokok rakyat Perancis. Untuk bertahan hidup mereka mencuri, menjarah toko bahkan membunuh sesama. Akibatnya terjadilah kekacauan yang kemudian menjadikan Perancis sebagai negara republik.</p>
<p>update: Raja Louis XVI dan ratu Marie Antoinette pada akhirnya dihukum pancung dengan alasan berkhianat kepada negerinya sendiri. Alkisah ketika di luar rakyat memberontak, raja Louis XVI sudah tidak dapat memimpin rakyatnya sendiri. Kemudian sang ratu, Marie Antoinette mengumpulkan kaum bangsawan dan meminta bantuan negara lain untuk mengatur penyerangan terhadap Perancis untuk mengembalikan kekuasaannya kembali. Namun di tengah pelarian sang raja dan ratu tertangkap. Rakyat yang awalnya sudah memaafkan raja menjadi marah mendengar pengkhianatan mereka dan memutuskan hukum pancung terhadap keduanya. </p>
<p>3. Joan of Arc<br />
Joan adalah pahlawan negara Perancis dan orang suci dalam agama katholik. Joan dijuluki sebagai &#8220;Sang perawan&#8221;. Ia mengaku mendapat pencerahan dari Tuhan dan berusaha meyakinkan Charles VII untuk mengijinkan dirinya memimpin pertempuran dan merebut kembali bekas kekuasaan wilayah mereka yang dikuasai oleh bangsa Inggris dan Burgundi selama perang seratus tahun. Joan kemudian membuktikan bahwa ia tidak hanya berhasil melakukan pengepungan terhadap Orleans, sebagai tugas pertamanya namun berikutnya juga mengantarkan Perancis pada kemenangan-kemenangan. Namun ia tertangkap dan kemudian dengan alasan politis ia dituduh melakukan ajaran sesat dan akhirnya dihukum mati dengan cara dibakar. Abunya dibuang ke sungai Seine. </p>
<p>Kisah Joan of Arc ini dapat dibaca di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jeanne_d%27Arc">sini</a> atau Anda bisa juga mencari filmnya.</p>
<p>Tentu masih banyak hal menarik lainnya yang bisa kita pelajari dari sebuah negara beserta sejarahnya. Dan, jangan lupa, Perancis adalah negara Republik pertama di dunia loh :]<br />
<a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/04/125px-Flag_of_France.svg_.png"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/04/125px-Flag_of_France.svg_.png" alt="" title="125px-Flag_of_France.svg" width="125" height="83" /></a> Bendera<br />
<a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/04/85px-Armoiries_république_française.svg_.png"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/04/85px-Armoiries_république_française.svg_.png" alt="" title="85px-Armoiries_république_française.svg" width="85" height="97" /></a> Lambang Negara</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/04/06/republik-pertama-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

