<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.2" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments for TIK SD &#038; SMP</title>
	<link>http://enggar.net</link>
	<description></description>
	<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 08:11:50 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.2</generator>

	<item>
		<title>Comment on Pengembangan Bahan Ajar Berbasis TIK by ernawaty k</title>
		<link>http://enggar.net/2007/07/21/pengembangan-bahan-ajar-berbasis-tik/#comment-797</link>
		<author>ernawaty k</author>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 01:39:16 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2007/07/21/pengembangan-bahan-ajar-berbasis-tik/#comment-797</guid>
		<description>salam kenal pak, saya minta tolong di lampirkan bahan ajar untuk tik SMp kelas IX karena sangat membantu saya dalam mengajarka TIK.tahns.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal pak, saya minta tolong di lampirkan bahan ajar untuk tik SMp kelas IX karena sangat membantu saya dalam mengajarka TIK.tahns.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar by Ersis Warmansyah Abbas</title>
		<link>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-796</link>
		<author>Ersis Warmansyah Abbas</author>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 00:10:31 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-796</guid>
		<description>Saua usul ... Sampeyan agak rajin kunjungi blog guru-guru biar meraka juga rajin keisini. Saya lagi ngompori guru-guru nulis (blog) dan dah anjurkan ke blog bagus in. Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saua usul &#8230; Sampeyan agak rajin kunjungi blog guru-guru biar meraka juga rajin keisini. Saya lagi ngompori guru-guru nulis (blog) dan dah anjurkan ke blog bagus in. Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Grafik Tinggi Badan by KEZIA</title>
		<link>http://enggar.net/2007/11/15/grafik-tinggi-badan/#comment-795</link>
		<author>KEZIA</author>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 09:29:25 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2007/11/15/grafik-tinggi-badan/#comment-795</guid>
		<description>gw mau tanya nichhhh bwt klyn yg pny adk kls 1 n 4 SD blh tau g???gw tunggu jwbany yach!!!!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw mau tanya nichhhh bwt klyn yg pny adk kls 1 n 4 SD blh tau g???gw tunggu jwbany yach!!!!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar by lestia</title>
		<link>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-793</link>
		<author>lestia</author>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 14:46:10 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-793</guid>
		<description>Menurut saya, bikin silabus dan rpp selalu perlu, meskipun sudah mengajar bertahun-tahun. Dengan begitu kita bisa selalu mengevaluasi proses belajar di kelas, apakah cocok dan efektif untuk belajar bersama anak-anak (yang tentunya tiap tahun berbeda-beda karakteristiknya) atau tidak. 

Kalau gurunya juga rajin belajar (berarti terus memperbaharui pengetahuan dan ketrampilan mengajar) pasti akan selalu bikin rpp dan silabus baru, untuk terus memoles pekerjaannya dengan pengetahuan dan ketrampilan baru, bukankah begitu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, bikin silabus dan rpp selalu perlu, meskipun sudah mengajar bertahun-tahun. Dengan begitu kita bisa selalu mengevaluasi proses belajar di kelas, apakah cocok dan efektif untuk belajar bersama anak-anak (yang tentunya tiap tahun berbeda-beda karakteristiknya) atau tidak. </p>
<p>Kalau gurunya juga rajin belajar (berarti terus memperbaharui pengetahuan dan ketrampilan mengajar) pasti akan selalu bikin rpp dan silabus baru, untuk terus memoles pekerjaannya dengan pengetahuan dan ketrampilan baru, bukankah begitu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pay It Forward by ordinareez</title>
		<link>http://enggar.net/2008/08/10/pay-it-forward/#comment-791</link>
		<author>ordinareez</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 13:49:12 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2008/08/10/pay-it-forward/#comment-791</guid>
		<description>iya bu, saya aseli anak buahnya pak joko :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya bu, saya aseli anak buahnya pak joko <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar by Enggar</title>
		<link>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-790</link>
		<author>Enggar</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 13:19:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-790</guid>
		<description>Joko49:
Tidak Pak, tenang saja :).
Meirz:
Salam kenal kembali dan terima kasih. Saya sudah mampir ke blog Anda lho.
Pak Joko S:
Iya, Pak. Menjadi guru itu tidak sekedar mendidik dan mengajar (yang juga sudah berat) tapi urusan silabus, RPP, dll pun bikin lieur. Mau nggak dibuat ternyata nanti kita juga yang pusing untuk pelaporan dan dokumentasi ke pusat. Tapi saya tidak tahu juga apakah sekolah swasta se-mbulet ini untuk urusan kaya gini? Haiya, siapa bilang pekerjaan guru gampang? :).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Joko49:<br />
Tidak Pak, tenang saja :).<br />
Meirz:<br />
Salam kenal kembali dan terima kasih. Saya sudah mampir ke blog Anda lho.<br />
Pak Joko S:<br />
Iya, Pak. Menjadi guru itu tidak sekedar mendidik dan mengajar (yang juga sudah berat) tapi urusan silabus, RPP, dll pun bikin lieur. Mau nggak dibuat ternyata nanti kita juga yang pusing untuk pelaporan dan dokumentasi ke pusat. Tapi saya tidak tahu juga apakah sekolah swasta se-mbulet ini untuk urusan kaya gini? Haiya, siapa bilang pekerjaan guru gampang? :).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar by Joko Sutrisno</title>
		<link>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-789</link>
		<author>Joko Sutrisno</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 08:52:47 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-789</guid>
		<description>Kadang-kadang saya juga bingung...untuk bekerja sebagai guru, syaratnya banyak banget. Musti buat Silabus, buat RPP, dll. Ya kalau masih guru baru...mungkin memang kudu buat silabus/RPP ya, maklum belum pengalaman. Nah..kalau menjadi guru sudah bertahun-tahun, sudah sangat berpengalaman, apa iya sih masih harus membuat RPP/silabus? Ibaratnya koki masakan, kalau masih baru kan memang kudu baca-baca resep dulu sebagai pedomannya...tapi kalau udah koki berpengalaman...kayaknya gak perlu baca-baca resep lagi...sudah piawai. Kayak nyetir mobil, nggak perlu mikir gas-kopling-rem lagi. Ini kayaknya yang membuat guru-guru (yang sudah berpengalaman tadi), lebih suka menunggu Silabus/RPP kerjaan orang.... Jadi, mungkin aturan-aturan dalam KTSP mengenai silabus/RPP tidak perlu terlalu ketat. Kadang-kadang malah pernah saya lihat seorang instruktur dgn sangat yakin menyalahkan RPP/Silabus yang dibuat oleh seorang guru hanya gara-gara formatnya berbeda dgn format yang beliau anggap benar. Agak aneh juga ya...membuat cara kerja (Silabus/RPP) untuk diri sendiri. Untung saya bukan guru...hahahha. Keep on teaching! Hormat saya untuk para guru.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang-kadang saya juga bingung&#8230;untuk bekerja sebagai guru, syaratnya banyak banget. Musti buat Silabus, buat RPP, dll. Ya kalau masih guru baru&#8230;mungkin memang kudu buat silabus/RPP ya, maklum belum pengalaman. Nah..kalau menjadi guru sudah bertahun-tahun, sudah sangat berpengalaman, apa iya sih masih harus membuat RPP/silabus? Ibaratnya koki masakan, kalau masih baru kan memang kudu baca-baca resep dulu sebagai pedomannya&#8230;tapi kalau udah koki berpengalaman&#8230;kayaknya gak perlu baca-baca resep lagi&#8230;sudah piawai. Kayak nyetir mobil, nggak perlu mikir gas-kopling-rem lagi. Ini kayaknya yang membuat guru-guru (yang sudah berpengalaman tadi), lebih suka menunggu Silabus/RPP kerjaan orang&#8230;. Jadi, mungkin aturan-aturan dalam KTSP mengenai silabus/RPP tidak perlu terlalu ketat. Kadang-kadang malah pernah saya lihat seorang instruktur dgn sangat yakin menyalahkan RPP/Silabus yang dibuat oleh seorang guru hanya gara-gara formatnya berbeda dgn format yang beliau anggap benar. Agak aneh juga ya&#8230;membuat cara kerja (Silabus/RPP) untuk diri sendiri. Untung saya bukan guru&#8230;hahahha. Keep on teaching! Hormat saya untuk para guru.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Blogger Guru by Martini</title>
		<link>http://enggar.net/2007/10/27/blog-guru/#comment-788</link>
		<author>Martini</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 05:44:11 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2007/10/27/blog-guru/#comment-788</guid>
		<description>Apakah semua Guru yang ada di seluruh Indonesia sudah menggunakan TIK dalam pembelajarannya ?????????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah semua Guru yang ada di seluruh Indonesia sudah menggunakan TIK dalam pembelajarannya ?????????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku TIK SD sesuai standar KTSP by Enggar</title>
		<link>http://enggar.net/2008/07/15/buku-tik-sd-sesuai-standar-ktsp/#comment-787</link>
		<author>Enggar</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 04:52:31 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2008/07/15/buku-tik-sd-sesuai-standar-ktsp/#comment-787</guid>
		<description>Dwi:
Selamat ya, Pak. Pada intinya saya hanya ingin share, bisa saja pengalaman atau penerapan pembelajaran yang pernah saya lakukan tidak sesuai di tempat Bapak. Jadi saran saya Bapak bisa mencoba dengan cara trial and error. Sebelumnya berapa jam untuk setiap kegiatan tatap muka? Karena ini ekskul artinya tidak terpaku pada kurikulum. SD kelas berapa? 

Contoh berikut ini saya asumsikan untuk semua kelas. Dan mereka sudah bisa sedikit menggunakan mouse dan keyboard. 

Bapak bisa persiapkan semacam bingo atau lembar latihan. Seperti gambar alat-alat perangkat komputer yang nantinya bisa diwarnai. Kalau saya tidak salah menafsirkan, dalam satu kelas ada 10 siswa dan 2 komputer. Bapak bisa membagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama berikan laembar latihan yang akan dikerjakan siswa sementara Bapak berkonsentrasi pada kelompok kedua. Bawa 5 anak ke satu komputer. Anak-anak sangat menyukai warna. Buka pengolah kata (Word atau Writer). Demonstrasikan cara membuat teks dengan wordart. Misalnya Bapak bisa mengatakan dengan menyebutkan ikon (gambar) dari wordart, notasikan ikon itu dengan sesuatu yang mereka kenali. Kemudian pilih bentuk dan ketik nama salah satu anak. Setelah Bapak beri contoh   kepada kelompok pertama, minta mereka semua berkumpul di satu komputer. Secara bergantian minta mereka mengetik nama masing-masing. Biarkan mereka mencoba.

Biasanya saya tidak memaksakan untuk mengajarkan banyak hal. Saya hanya tau mereka menyukai warna dan gambar. Dan itu yang coba saya tawarkan. Mungkin itu satu contoh saja. Bapak bisa menyelingi dengan permainan dan lagu. Intinya, dibuat menyenangkan saja, Pak. Terkadang tidak harus di depan komputer juga kok. Mungkin itu yang bisa saya share. Mudah-mudahan Bapak berkenan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dwi:<br />
Selamat ya, Pak. Pada intinya saya hanya ingin share, bisa saja pengalaman atau penerapan pembelajaran yang pernah saya lakukan tidak sesuai di tempat Bapak. Jadi saran saya Bapak bisa mencoba dengan cara trial and error. Sebelumnya berapa jam untuk setiap kegiatan tatap muka? Karena ini ekskul artinya tidak terpaku pada kurikulum. SD kelas berapa? </p>
<p>Contoh berikut ini saya asumsikan untuk semua kelas. Dan mereka sudah bisa sedikit menggunakan mouse dan keyboard. </p>
<p>Bapak bisa persiapkan semacam bingo atau lembar latihan. Seperti gambar alat-alat perangkat komputer yang nantinya bisa diwarnai. Kalau saya tidak salah menafsirkan, dalam satu kelas ada 10 siswa dan 2 komputer. Bapak bisa membagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama berikan laembar latihan yang akan dikerjakan siswa sementara Bapak berkonsentrasi pada kelompok kedua. Bawa 5 anak ke satu komputer. Anak-anak sangat menyukai warna. Buka pengolah kata (Word atau Writer). Demonstrasikan cara membuat teks dengan wordart. Misalnya Bapak bisa mengatakan dengan menyebutkan ikon (gambar) dari wordart, notasikan ikon itu dengan sesuatu yang mereka kenali. Kemudian pilih bentuk dan ketik nama salah satu anak. Setelah Bapak beri contoh   kepada kelompok pertama, minta mereka semua berkumpul di satu komputer. Secara bergantian minta mereka mengetik nama masing-masing. Biarkan mereka mencoba.</p>
<p>Biasanya saya tidak memaksakan untuk mengajarkan banyak hal. Saya hanya tau mereka menyukai warna dan gambar. Dan itu yang coba saya tawarkan. Mungkin itu satu contoh saja. Bapak bisa menyelingi dengan permainan dan lagu. Intinya, dibuat menyenangkan saja, Pak. Terkadang tidak harus di depan komputer juga kok. Mungkin itu yang bisa saya share. Mudah-mudahan Bapak berkenan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar by mierz</title>
		<link>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-786</link>
		<author>mierz</author>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 04:37:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://enggar.net/2008/08/14/standar-komptensi-dan-kompetensi-dasar/#comment-786</guid>
		<description>wuih, tulisannya mantafph....
lam kenal ya bu....
main-main ke gubug saiya bu...
maksih..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wuih, tulisannya mantafph&#8230;.<br />
lam kenal ya bu&#8230;.<br />
main-main ke gubug saiya bu&#8230;<br />
maksih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
