<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Tiada Henti &#187; Sains</title>
	<atom:link href="http://enggar.net/category/sains/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://enggar.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 09:40:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Bintang di Langit</title>
		<link>http://enggar.net/2012/03/22/bintang-di-langit/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/03/22/bintang-di-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 14:06:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4536</guid>
		<description><![CDATA[Langit malam ini cukup cerah. Di atas sana ada beberapa kerlip bintang. Ada satu yang cerlang di sebelah Barat. Ayo tebak, bintang apakah? Itu Sirius loh. Ingat Sirius pasti ingat Harry Potter kan? Di sebelah timur ada yang cahayanya kuning kemerahan. Itu adalah planet Mars. Di dekat planet mars ada Regulus yang juga merupakan rasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Langit malam ini cukup cerah. Di atas sana ada beberapa kerlip bintang. Ada satu yang cerlang di sebelah Barat. Ayo tebak, bintang apakah? Itu Sirius loh. Ingat Sirius pasti ingat Harry Potter kan?<br />
<a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/03/sirius.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/03/sirius-300x236.jpg" alt="" title="sirius" width="300" height="236" /></a></p>
<p>Di sebelah timur ada yang cahayanya kuning kemerahan. Itu adalah planet Mars. Di dekat planet mars ada Regulus  yang juga merupakan rasi bintang leo.<br />
<a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/03/regulus.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2012/03/regulus-300x239.jpg" alt="" title="regulus" width="300" height="239" /></a></p>
<p>Dan di dekat Regulus sebenarnya ada si kembar Pollux dan Castor, si rasi bintang gemini. Sayangnya, tidak terlihat. Tapi tak apa. Malam ini langit bertabur bintang. Walau tak banyak tetap saja menarik untuk dilihat.</p>
<p>Subhanallah. Sungguh indah dan memesona.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/03/22/bintang-di-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selalu Ada Awal</title>
		<link>http://enggar.net/2012/03/19/selalu-ada-awal/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/03/19/selalu-ada-awal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2012 14:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4514</guid>
		<description><![CDATA[Apakah penemuan ilmu pengetahuan yang belum pasti adalah sebuah kesia-siaan? Dahulu bumi dianggap sebagai pusat tata surya (geosentris). Kemudian ilmu pengetahuan berkembang dan kita tahu bahwa matahari adalah pusat tata surya. Atau teori Flogiston yang berhasil ditumbangkan oleh kimiawan Antoine Laurent Lavoisier. Dan masih banyak lagi penemuan yang awalnya tidak &#8216;benar&#8217;. Apakah yang dianggap &#8216;tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah penemuan ilmu pengetahuan yang belum pasti adalah sebuah kesia-siaan?</p>
<p>Dahulu bumi dianggap sebagai pusat tata surya (geosentris). Kemudian ilmu pengetahuan berkembang dan kita tahu bahwa matahari adalah pusat tata surya. Atau teori Flogiston yang berhasil ditumbangkan oleh kimiawan Antoine Laurent Lavoisier. Dan masih banyak lagi penemuan yang awalnya tidak &#8216;benar&#8217;. </p>
<p>Apakah yang dianggap &#8216;tidak benar&#8217; itu sebuah hal yang sia-sia?</p>
<p>Tanpa yang &#8216;awal&#8217; mungkin kita tidak akan sampai kemana-mana. Kita tidak akan bisa membangun gedung dan jembatan. Kita tidak tahu bagaimana caranya bertahan hidup. Kita tidak akan sampai ke bulan, dan seterusnya.</p>
<p>Penemuan-penemuan juga mulanya tidak selalu berhasil. Kegagalan seringkali terjadi. Namun menariknya, kegagalan juga memunculkan ide dan gagasan penemuan baru. </p>
<p>Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Yang paling teristimewa dalam diri mereka adalah keingintahuan dan keinginan untuk belajar. Tidak penting hasil, tapi yang mengagumkan adalah proses. Hidup tidak membosankan karena begitu banyak misteri dan hal-hal menarik yang disajikan oleh alam semesta. Kita tidak hidup hanya untuk sekadarnya saja.  </p>
<p>Tuhan tahu, bahwa pencarian manusia pada ilmu pengetahuan adalah salah satu wujud kerinduan untuk bertemu dengan-NYA. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/03/19/selalu-ada-awal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Suatu Malam di Alam Semesta</title>
		<link>http://enggar.net/2012/03/13/di-suatu-malam-di-alam-semesta/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/03/13/di-suatu-malam-di-alam-semesta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 06:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4493</guid>
		<description><![CDATA[Ini obrolan tengah malam bersama keponakan sambil memandang langit yang kelabu, tanpa kerlip bintang. Karena judulnya obrolan, maka mohon dimaklumi kalau isi ceritanya pun tidak runut. Dari planet ke bahasa, dari bahasa ke bintang, dan seterusnya. Sesukanya yang punya cerita aja :]. Tokohnya adalah anak perempuan kelas 5 Sekolah Dasar dan tante yang hanya sekedar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini obrolan tengah malam bersama keponakan sambil memandang langit yang kelabu, tanpa kerlip bintang. Karena judulnya obrolan, maka mohon dimaklumi kalau isi ceritanya pun tidak runut. Dari planet ke bahasa, dari bahasa ke bintang, dan seterusnya. Sesukanya yang punya cerita aja :]. Tokohnya adalah anak perempuan kelas 5 Sekolah Dasar dan tante yang hanya sekedar menemani obrolan keponakannya. </p>
<p>A: Jadi dulunya semua gelap ya? Nggak ada bumi?<br />
T: Kosong. Hampa.<br />
A: Terus ada yang meledak?<br />
T: Awalnya kosong. Kemudian ada bola kecil yang  panas. Bola itu mendingin dan meledak memuntahkan isinya yang kemudian menjadi alam semesta. Ini yang disebut Big Bang atau dentuman besar.<br />
A: Oh, big bang. Terus tiba-tiba ada bumi? Darimana bumi muncul?<br />
T: Bumi dan juga bintang tercipta dari gas yang dimuntahkan dari peristiwa big bang.</p>
<p>A: Manusia pertama, Adam kan tante? Adam dari tanah? Gimana sih? Aku nggak ngerti.<br />
T: Iya, Adam dari tanah. Tanah itu bisa berarti debu. Nah, tadi di atas kan sudah diceritakan ilmu pengetahuan saat ini meyakini bahwa alam semesta terbentuk dari sebuah ledakan besar. Ledakan besar itu memuntahkan isinya yang berupa gas, debu, dan unsur-unsur pembentuk kehidupan lainnya. Yang kemudian melahirkan planet, bintang, dan lain-lain. Begitu juga manusia.<br />
Di dalam unsur pembentuk tubuh manusia ada zat-zat dan debu yang berasal dari bintang. Jadi kita juga berasal dari debu bintang.<br />
A: Tapi, yang menciptakan kita, Allah kan tante?<br />
T: Tentu. Debu itu juga yang menciptakan Allah. Semuanya adalah ciptaan Allah.</p>
<p>(Ada keheningan. Aku tahu jawaban mengenai keberadaan Adam sebagai makhluk pertama di bumi ini masih menyimpan sebuah misteri yang berkelebat di benaknya.)</p>
<p>Kataku lagi: Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan.</p>
<p>A: (anak perempuan itu menganggukkan kepalanya, berputar-putar. Keningnya berkerut dan &#8230;). Kalau manusia pertama Adam, terus manusia purba?<br />
T: Oke. Jadi begini ceritanya. Bumi dan planet lainnya berevolusi. Dahulu, bumi tidak langsung siap untuk ditempati oleh makhluk hidup seperti kita, manusia. Bumi memerlukan waktu ratusan atau bahkan ribuan tahun untuk beradaptasi. Ingat dinosaurus? Nah, dinosaurus adalah salah satu makhluk hidup yang sempat menetap di bumi. Kemudian mereka lenyap. Digantikan manusia purba. Sampai kemudian bumi telah siap untuk menerima kehadiran manusia, dan manusia pertama itu lah Adam. Jadi, Adam bukan manusia purba. Adam adalah manusia seperti kita. </p>
<p>A: Oh. Kita semua berasal dari Adam kan? Tapi kenapa kok ada yang rambutnya merah, hitam, matanya biru, dan lain-lain? Kan asalnya satu? Kenapa nggak sama?<br />
T: Diam sebentar. Bingung menjawab dan menjelaskannya. Nah, manusia bertumbuh dan berkembang. Adam menikah dan mewariskan beberapa ciri kepada keturunannya. Begitu seterusnya. Perbedaan sifat dan ciri bisa muncul dari adanya perkembangan di dalam tubuh manusia dan lingkungan sekitarnya. </p>
<p>A: Kenapa bahasanya juga berbeda? Ada bahasa Indonesia, Inggris, dan lain-lain?<br />
T: (Aduh, kenapa jadi panjang banget pertanyaannya? Bagian tersulit yang aku nggak tahu juga musti menjawab seperti apa). Bahasa berkembang. Dahulu, manusia berkomunikasi menggunakan lambang dan gambar, kemudian ilmuwan menemukan alphabeth, dan seterusnya. </p>
<p>A: Kalau lubang hitam itu apa tante?<br />
T: Lubang hitam itu sesuatu yang menarik masuk benda-benda lain yang ada di sekitarnya. Benda-benda yang ditarik masuk tidak dapat keluar lagi seperti keadaan aslinya.<br />
A: Lubang hitam itu gelap?<br />
T: Seperti namanya, gelap dan pekat.<br />
A: lubang hitam itu dari apa?<br />
T: Lubang hitam terbentuk dari ledakan bintang. Bintang juga tumbuh dan berkembang seperti manusia. Bintang lahir, berkembang, dan kemudian mati. Bintang yang kehabisan bahan bakarnya akan mati. Ia akan meledak. Sebagian ledakannya akan menjadi bintang baru dan sebagian lainnya menjadi lubang hitam.</p>
<p>A: Apa di planet lain ada manusia?<br />
T: Mungkin saja. Planet kan banyak. Di satu galaksi kita saja ada milyaran planet. Tapi bagaimana wujud makhluk hidup di planet lain tidak ada yang tahu. Tepatnya, belum.<br />
A: Tapi ada?<br />
T: Mustinya ada. Tapi kita belum menemukan mereka.<br />
A: Kita bisa jalan-jalan ke planet itu nggak? wow, asyik kalau bisa jalan-jalan ke planet itu ya tante?<br />
T: (hehe.. ). Belum. Mungkin nanti suatu saat.<br />
A: Gimana caranya?<br />
T: Dengan ilmu pengetahuan. Para ilmuwan terus belajar, mengamati dan melakukan berbagai penelitian dan eksperimen tentang alam semesta. Nah, itu sebabnya kamu harus belajar yang rajin, siapa tahu kelak bisa menemukan cara jalan-jalan ke planet yang lain itu. Anak perempuan itu mesam-mesem.</p>
<p>(Obrolan ini memang sekadarnya. Tapi mudah-mudahan penjelasan saya untuknya tidak terlalu menyimpang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/03/13/di-suatu-malam-di-alam-semesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>2001: A Space Odyssey</title>
		<link>http://enggar.net/2012/02/07/2001-a-space-odyssey/</link>
		<comments>http://enggar.net/2012/02/07/2001-a-space-odyssey/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 17:17:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4414</guid>
		<description><![CDATA[Kesan pertama melihat film ini:  &#8230;&#8230; Titik-titik karena saya tidak tahu bagaimana cara membuat ulasannya. Selain filmnya yang setiap adegannya seperti berdiri sendiri juga karena saya tidak bisa memahami jalinan ceritanya. Lantas, mengapa saya melihatnya? Sebab, film ini beberapa kali disinggung di tulisan-tulisan tentang astronomi. Saya pernah membacanya di blog langitselatan, juga kalau tidak salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kesan pertama melihat film ini:  &#8230;&#8230;</p>
<p>Titik-titik karena saya tidak tahu bagaimana cara membuat ulasannya. Selain filmnya yang setiap adegannya seperti berdiri sendiri juga karena saya tidak bisa memahami jalinan ceritanya.</p>
<p>Lantas, mengapa saya melihatnya? Sebab, film ini beberapa kali disinggung di tulisan-tulisan tentang astronomi. Saya pernah membacanya di blog langitselatan, juga kalau tidak salah ada di Cosmos, Carl Sagan.</p>
<p>Adegan diawali dengan pemandangan alam, seperti bebatuan dan hamparan tanah (atau gurun?) serta gua dengan stalaktit dan stalakmitnya. Kemudian tampak sekumpulan makhluk purba (seperti monyet?). Ada harimau bertarung dengan makhluk purba. Lalu makhluk-makhluk purba seperti monyet itu berkumpul di sebuah danau. Mereka saling bercakap. Sekumpulan makhluk purba lainnya datang. Keriuhan terjadi. Mereka saling berteriak dan menghentak-hentakkan tubuh dan kaki.</p>
<p>Adegan beralih kepada suasana malam hari. Langit malam yang kelabu dan alunan musik membuat suasana terasa begitu mistis. Sepasang mata dari harimau yang cemerlang muncul. Film berputar dan dalam gua yang dingin beberapa makhluk purba duduk berdempetan. Tiba-tiba sebuah sinar samar menerobos masuk ke dalam gua. Makhluk-makhluk purba gelisah. Mereka keluar dan tampaklah sebuah batu berbentuk persegi panjang berdiri terpancang. Makhluk-makhluk purba mengelilingi batu dengan ramai sekali. Mereka menyentuh batu besar itu. Malam beranjak pergi pagi pun datang. Nah, ini ada bagian yang menarik. Seekor makhluk purba tampak duduk sambil tanganya sibuk mengerjakan sesuatu. Dan musik latar nya. Wow, musik yang nyaris saya dengar setiap saat. Musik kegemaran partner.. hehe.</p>
<p>Entah ada hubungannya atau tidak dengan persentuhan makhluk-makhluk  purba dengan batu besar, tapi sebuah keajaiban terjadi. Makhluk-makhluk itu menjadi lebih pintar sedikit, ditandai dengan hasil karya berupa godam (martil besar). Kemudian layar menampilkan seekor makhluk purba memukul-mukulkan kerangka tulang dengan menggunakan godam yang telah mereka buat. Godam itu digunakan untuk memukul seekor binatang besar (tentu saja tidak ditampilkan hewan itu dipukul. Yang muncul hanya godam yang dipukulkan pada kerangka tulang hewan itu). Musik berhenti dan tampaklah sekumpulan makhluk itu sedang asyik menyantap daging.</p>
<p>Lalu, dikisahkan juga sebuah pertikaian antar kelompok dari makhluk-makhluk purba itu. Godam dilemparkan ke atas dan layar perlahan menampilkan pesawat antariksa yang sedang mengorbit di ruang hampa. Pulpen yang melayang dan tangan seorang astronot yang mengambang di udara. Berikutnya pertemuan-pertemuan di antara ilmuwan dan astronot yang dikirim ke bulan untuk meneliti batu misterius yang ada di awal cerita. Berikutnya kisah perjalanan panjang kelima astronot menuju planet Jupiter.</p>
<p>Cerita berakhir ketika dua astronot menemukan kerusakan yang terjadi dan berhasil diketahui oleh komputer mereka yang super canggih. Namun ternyata kesalahan itu tidak ada. Dan komputer pintar itu kemudian berubah menjadi benda yang melawan manusia. Ia membunuh para astronot tersebut. Hanya satu astronot tersisa yang berhasil sampai di planet Jupiter.</p>
<p>Begitulah cerita dalam film A Space of Odyssey.</p>
<p>Sampai saat ini saya masih bertanya-tanya apa yang ingin disampaikan oleh sang sutradara dalam film ini. Atau mungkin ia memang tak ingin menyampaikan apapun?</p>
<p>Walaupun film ini sukses membuat saya termenung, rasa penasaran akan kepopuleran film A Space Odyssey membuat saya penasaran. Tak cukup menonton filmnya saya juga iseng membacai tulisan-tulisan orang lain yang mengulas tentang film ini.</p>
<p>Kesan saya terhadap film ini adalah saya suka cara penuturan sutradara film menggambarkan suasana langit di waktu senja, malam, dan dini hari. Musik yang indah. Semuanya begitu sempurna. Penggambaran yang membawa lamunan kepada pertanyaan kehadiran kita di muka bumi ini. Begitu mistis, begitu indah sekaligus penuh rahasia yang tak terpecahkan. Magis.</p>
<p>Dan untuk seorang teman, sahabat yang kita tak selalu bersapa namun kedekatan dalam hati melebihi semua kata-kata, terima kasih banyak telah mengirimkan film yang indah ini untuk saya. Fransiska Hanum, makasih banyak ya <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2012/02/07/2001-a-space-odyssey/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teleskop Hubble</title>
		<link>http://enggar.net/2011/10/01/teleskop-hubble/</link>
		<comments>http://enggar.net/2011/10/01/teleskop-hubble/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 16:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=4011</guid>
		<description><![CDATA[Selalu ada fakta dan hal-hal menarik setiap kali membaca buku Jostein Gaarder. Oh ya, Beliau dikabarkan akan datang ke Indonesia bulan oktober ini. Di buku gadis jeruk, Jostein bercerita banyak tentang Teleskop Ruang Angkasa Hubble. Teleskop Angkasa Hubble adalah teleskop luar angkasa yang berada di orbit bumi. Sebagian besar benda-benda angkasa yang dapat ditemukan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selalu ada fakta dan hal-hal menarik setiap kali membaca buku Jostein Gaarder. Oh ya, Beliau dikabarkan akan datang ke Indonesia bulan oktober ini. </p>
<p>Di buku gadis jeruk, Jostein bercerita banyak tentang Teleskop Ruang Angkasa Hubble. Teleskop Angkasa Hubble adalah teleskop luar angkasa yang berada di orbit bumi. Sebagian besar benda-benda angkasa yang dapat ditemukan dan berhasil diidentifikasi adalah berkat jasa teleskop Hubble ini. Termasuk di antaranya lubang hitam, galaksi, supernova, sampai tabrakan bintang. </p>
<p>Teleskop ini telah mengambil gambar-gambar yang menakjubkan tentang masa lalu alam semesta. Bagaimana mungkin? Walau terdengar absurd inilah penjelasannya:</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya melihat ke ruang angkasa itu sama dengan melihat ke masa lalu&#8221;</p>
<p>Jika kita melihat planet yang jaraknya 100 juta tahun cahaya itu sama artinya kita melihat masa kehidupan planet itu di 100 juta tahun yang silam.  </p>
<p>Jostein menggambarkannya seperti ini:<br />
Cahaya bergerak dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik. Biarpun begitu, cahaya dari galaksi-galaksi yang jauh butuh waktu miliaran tahun untuk sampai kepada kita karena alam semesta ini tak terhingga luasnya. Teleskop ruang angkasa Hubble telah mengambil gambar-gambar galaksi yang jauhnya lebih dari dua miliar tahun cahaya. Ini juga berarti bahwa teleskop itu telah melihat masa lalu alam semesta dua miliar tahun yang silam. </p>
<p>Bukankah menakjubkan? Bahkan teleskop ruang angkasa Hubble nyaris bisa melihat langsung ke dentuman besar ketika ruang dan waktu tercipta. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2011/10/01/teleskop-hubble/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengamati Gerhana Bulan dengan Stellarium</title>
		<link>http://enggar.net/2011/06/17/mengamati-gerhana-bulan-dengan-stellarium/</link>
		<comments>http://enggar.net/2011/06/17/mengamati-gerhana-bulan-dengan-stellarium/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 16:31:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=3237</guid>
		<description><![CDATA[Stellarium adalah aplikasi virtual antariksa yang berbasis open source. Penggemar astronomi pasti sudah tak asing dengan program satu ini. Dengan Stellarium kita bisa menikmati planetarium di manapun melalui komputer. Dengan stellarium kita bisa melihat objek-objek langit seperti planet, bintang, dll. Dan asyiknya lagi kita bisa melihat tampilan langit di masa lalu atau di masa mendatang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Stellarium adalah aplikasi virtual antariksa yang berbasis open source. Penggemar astronomi pasti sudah tak asing dengan program satu ini. Dengan Stellarium kita bisa menikmati planetarium di manapun melalui komputer.</p>
<p>Dengan stellarium kita bisa melihat objek-objek langit seperti planet, bintang, dll. Dan asyiknya lagi kita bisa melihat tampilan langit di masa lalu atau di masa mendatang, dengan mengatur tanggal dan waktunya.</p>
<p>Nah, bagi yang tidak mengikuti detik-detik gerhana bulan tanggal 16 Juni kemarin, kamu bisa loh membuat simulasinya menggunakan program ini.</p>
<p>Bagi yang berminat, unduh dahulu programnya di <a href="http://www.stellarium.org/">sini</a>. Jika sudah, buat pengaturan peta lokasi. Caranya:<br />
1. Tekan tombol F6 untuk jendela lokasi.<br />
2. Isikan nama/Kota dan Negara. Arahkan juga dan klik tanda panah ke negara yang kamu tinggali.<br />
3. Pastikan pilihan Earth untuk Planet.<br />
4. Isikan juga kolom ketinggian. Dikira-kira aja, kalau dekat laut sekitar 0-10<br />
5. Jangan lupa beri tanda centang pada pilihan Gunakan Sebagai Standar.<br />
6. Jika telah selesai, klik ikon Close.</p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium1.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium1-300x220.jpg" alt="" title="stellarium1" width="300" height="220" /></a></p>
<p>Berikutnya, mencari benda langit<br />
Klik ikon Jendela Pencarian atau tekan tombol F3. Ketikkan nama benda langit yang ingin kita cari. Misalnya: Bulan (jika menggunakan bahasa indonesia)</p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium3.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium3-300x110.jpg" alt="" title="stellarium3" width="300" height="110" /></a> </p>
<p>Untuk mundur ke waktu yang kita inginkan, ubah pengaturan jendela Tanggal dan waktu, atau tekan tombol F5. Lihat contoh seperti gambar di bawah.</p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium2.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium2-300x95.jpg" alt="" title="stellarium2" width="300" height="95" /></a></p>
<p>Perhatikan, coba geser opsi jam. Di layar akan terlihat kapan bulan muncul kemudian menghilang dan menampakkan dirinya lagi.</p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium4.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium4-300x243.jpg" alt="" title="stellarium4" width="300" height="243" /></a></p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium5.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/stellarium5-300x250.jpg" alt="" title="stellarium5" width="300" height="250" /></a></p>
<p>Simulasi gerhana bulan total sudah bisa kamu nikmati deh, walaupun melihat langsung lebih terpuaskan tentu saja.</p>
<p>Oh ya, untuk setting lainnya bisa di-eksplorasi sendiri ya. Silakan dicoba berbagai ikon dan menu yang ada di samping kiri dan bawah jendela Stellarium. </p>
<p>Selain bisa bertualang ke masa lalu kamu juga bisa melanglang ke masa depan. Asyik, kan? Banyak lagi deh yang bisa kamu lihat. </p>
<p>Selamat berpetualang di alam semesta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2011/06/17/mengamati-gerhana-bulan-dengan-stellarium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerhana Bulan Total 16 Juni 2011</title>
		<link>http://enggar.net/2011/06/16/gerhana-bulan-total-16-juni-2011/</link>
		<comments>http://enggar.net/2011/06/16/gerhana-bulan-total-16-juni-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 15:42:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=3239</guid>
		<description><![CDATA[Berbarengan dengan peristiwa gerhana bulan total tadi malam, saya baru ingat beberapa bulan lalu murid saya minta diceritakan tentang gerhana bulan dan matahari. Maafkan Ibu ya, baru menuliskannya sekarang. Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berbarengan dengan peristiwa gerhana bulan total tadi malam, saya baru ingat beberapa bulan lalu murid saya minta diceritakan tentang gerhana bulan dan matahari. Maafkan Ibu ya, baru menuliskannya sekarang. </p>
<p>Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. (untuk lengkapnya bisa di baca di sini: http://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_bulan)</p>
<p>Untuk mudah mengingatnya, gerhana bulan terjadi jika posisi matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus (sejajar). </p>
<p>Penjelasan gambar </p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/proses-gbt.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/proses-gbt-300x142.jpg" alt="" title="proses gbt" width="300" height="142" /></a></p>
<p>Setiap planet bergerak mengelilingi matahari. Dan beberapa planet memiliki satelit alami yang bergerak mengelilinginya. Dalam gambar di atas, planet kita, yaitu bumi memiliki satelit alami yang bernama bulan. Bumi mengelilingi matahari. Bulan mengelilingi bumi. Dalam pergerakan garis edar, posisi benda-benda angkasa ini sesekali dapat saling sejajar. </p>
<p>Pada gerhana bulan, ketika posisi benda-benda angkasa: matahari, bumi, dan bulan sejajar, bulan tidak mendapatkan cahaya dari matahari karena terhalang oleh bumi. Namun bulan tidak sepenuhnya gelap, bagian luar bulan masih mendapatkan sedikit cahaya yang disebabkan oleh<br />
pantulan cahaya matahari dari bumi yang melewati sisi bulan. </p>
<p>Warna merah pada gerhana bulan disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari dalam atmosfir bumi.</p>
<p>Oya, gerhana bulan total terjadi ketika posisi bulan berada pada daerah umbra. </p>
<p>Nah, berikut ini adalah foto-foto yang saya peroleh dari hasil pengamatan amatir dengan menggunakan kamera yang juga sekadarnya pada gerhana bulan tanggal 16 Juni 2011. </p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-2.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-2-300x180.jpg" alt="" title="moon-2" width="300" height="180" /></a>          </p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-3.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-3-300x192.jpg" alt="" title="moon-3" width="300" height="192" /></a></p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-6.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-6-300x172.jpg" alt="" title="moon-6" width="300" height="172" /></a></p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-7.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-7-300x182.jpg" alt="" title="moon-7" width="300" height="182" /></a></p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-8.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-8-300x146.jpg" alt="" title="moon-8" width="300" height="146" /></a></p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-9.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/06/moon-9-300x145.jpg" alt="" title="moon-9" width="300" height="145" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2011/06/16/gerhana-bulan-total-16-juni-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerutan dalam Waktu</title>
		<link>http://enggar.net/2011/03/21/kerutan-dalam-waktu/</link>
		<comments>http://enggar.net/2011/03/21/kerutan-dalam-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 16:18:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=2904</guid>
		<description><![CDATA[Judul asli buku ini adalah A Wrinkle in Time. Penerbit Atria. Berkisah mengenai petualangan 3 anak, yaitu: Meg, Charles, dan Calvin melintasi ruang dan waktu, bahkan melintasi dimensi kelima. Apakah dimensi kelima itu? Kisah fiksi sains yang sangat memukau, dengan pemahaman konsep alam semesta yang melingkupinya. Jadi, begini kata cerita di atas. Kita berpikir bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul asli buku ini adalah A Wrinkle in Time. Penerbit Atria. Berkisah mengenai petualangan 3 anak, yaitu: Meg, Charles, dan Calvin melintasi ruang dan waktu, bahkan melintasi dimensi kelima. Apakah dimensi kelima itu? </p>
<p>Kisah fiksi sains yang sangat memukau, dengan pemahaman konsep alam semesta yang melingkupinya. </p>
<p>Jadi, begini kata cerita di atas. Kita berpikir bahwa ruang itu hanya memiliki tiga dimensi. Apa buktinya? Ambil sebuah kertas. Kemudian di bagian tengah atas kertas tulis huruf A dan di akhir bagian tengah bawah kertas huruf B. Bagaimanakah jarak terdekat A sampai ke B? Umumnya kita akan menjawab dengan menarik garis lurus dari A ke B, bukan?</p>
<p>Nah, berbeda ketika kita bergerak dalam dimensi kelima. Jarak terdekat dari A menuju B ditempuh dengan cara melipat kertas menjadi dua, sehingga titik A menempel ke titik B dan sebaliknya. Melipat dunia, mungkinkah?</p>
<p>Di dalam buku diceritakan bahwa sang ilmuwan (ayah Meg) memainkan sebuah konsep  melewati dimensi keempat menuju dimensi kelima. Di dimensi pertama kita mengenal garis. Ketika garis-garis itu dihubungkan sehingga membentuk sebuah bidang tertutup, misalnya bujur sangkar. Sebuah bujur sangkar akan berada dalam dimensi kedua. Dan dimensi ketiga adalah ketika kita menghubungkan bidang-bidang sehingga menjadi sebuah bangun tertutup. Bidang-bidang itu tidak akan datar lagi. Pasti akan ada sebuah bagian alas, sisi, dan bagian atas. Sedangkan dimensi keempat adalah waktu. Dan dimensi kelima adalah ketika kita harus menghubungkan bangun-bangun berdimensi empat hingga menjadi sebuah bangun tertutup. Atau dikenal dengan istilah tesseract. Jika kita bisa menambahkan bangun tertutup itu ke empat dimensi lainnya, maka kita dapat bepergian melintasi ruang tanpa perlu menempuh jarak jauh.</p>
<p>Benarkah konsep di atas sesuai dengan pemikiran para ilmuwan sebenarnya? Silakan bagi yang memahami sains dan fisika untuk menjawabnya di sini. Saya sekadar menuliskan kembali dengan tujuan bertanya <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Kalau hanya chatting atau melalui email kan cuma saya aja yang tahu, tapi kalau ditulis di sini kan jadi bisa banyak yang baca dan memberi masukan, iya nggak? <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/03/BlackHoleSucksLight1.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2011/03/BlackHoleSucksLight1-300x225.jpg" alt="" title="BlackHoleSucksLight" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-2908" /></a></p>
<p>dokumentasi: dari <a href="http://cosmology.com/BlackHoles.html">sini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2011/03/21/kerutan-dalam-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Large Hadron Collider</title>
		<link>http://enggar.net/2010/03/31/large-hadron-collider/</link>
		<comments>http://enggar.net/2010/03/31/large-hadron-collider/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 11:19:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=1383</guid>
		<description><![CDATA[Selasa, tanggal 30 Maret 2010, jam 18.06 kolisi LHC berhasil dieksekusi. Hmm, lantas apa hebatnya? Large Hadron Collider atau Penumbuk Hadron Raksasa adalah instrumen pemercepat partikel berenergi tinggi yang terbesar di dunia. LHC dibuat oleh Badan Riset Nuklir Eropa (CERN). Terletak 91 meter dibawah perbatasan Franco-Swiss dekat Geneva, Switzerland, mesin yg berbentuk terowongan sepanjang 27 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selasa, tanggal 30 Maret 2010, jam 18.06 kolisi LHC berhasil dieksekusi. Hmm, lantas apa hebatnya? </p>
<p>Large Hadron Collider atau Penumbuk Hadron Raksasa adalah instrumen <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemercepat_partikel">pemercepat partikel</a> berenergi tinggi yang terbesar di dunia. LHC dibuat oleh Badan Riset Nuklir Eropa (CERN). Terletak 91 meter dibawah perbatasan Franco-Swiss dekat Geneva, Switzerland, mesin yg berbentuk terowongan sepanjang 27 kilometer ini dibangun oleh 10000 ilmuwan dan insinyur, dari lebih 100 negara, serta didukung oleh ratusan universitas dan laboratorium. (sumber: wikipedia)</p>
<p>Dan, berhasilnya eksperimen kolisi LHC ini dikabarkan akan membuka sedikit tabir rahasia alam semesta. </p>
<p>Apa sih yang dicari dalam eksperimen ini? Adalah sebuah partikel elementer yang bernama Higgs Boson.</p>
<p>Seberapa pentingnya Higgs Boson?</p>
<p>Di dalam fisika dikenal adanya Model Standar, yang menjelaskan bagaimana partikel-partikel berinteraksi secara fundamental di alam. Higgs Boson adalah satu-satunya partikel dalam model standar fisika yang belum pernah teramati. </p>
<p>Ingat film Angels dan Demons? Materi dan Anti materi? Nah, para ilmuwan melakukan eksperimen dengan menembakkan dua pancaran partikel (proton dan anti proton) dari arah yang berlawanan dan diharapkan saling bertumbukan satu sama lain dalam kecepatan mendekati cahaya (dalam kecepatan tinggi). Bila energi dari tumbukan itu cukup besar, maka partikel akan terpecah menjadi potongan yang lebih mendasar yang salah satunya mungkin adalah Higgs Boson. Partikel ini akan bertahan hanya selama sepersekian detik sebelum akhirnya meluruh menjadi partikel lain. Dan tugas ilmuwan adalah mencari bukti keberadaan higgs boson dari partikel-partikel yang dihasilkan dari tumbukan di atas.</p>
<p>Eksperimen LHC dikondisikan pada keadaan awal penciptaan alam semesta, yang tujuannya mencari keberadaan partikel higss boson (atau banyak orang menyebutnya dengan partikel tuhan), yang hingga kini masih misterius. Higgs Boson sampai saat ini masih hipotesa, belum dapat dibuktikan kebenarannya. Namun jika memang keberadaan higgs boson ditemukan maka dapat menjelaskan banyak hal yang berkaitan keberadaan fisik benda-benda yang ada di seluruh alam semesta.</p>
<p>Informasi yang lebih mendetail dapat dibaca pada sumber-sumber yang lebih akurat, baik di buku atau di Internet. Saya menuliskannya hanya sebatas pada minat saya mempelajari sains saja. Maka, jika ada kesalahan mohon dikoreksi <img src='http://enggar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .<a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2010/03/lhc.jpg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2010/03/lhc-300x225.jpg" alt="" title="lhc" width="300" height="225" /></a></p>
<p>sumber: http://www.foxnews.com/story/0,2933,422268,00.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2010/03/31/large-hadron-collider/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lubang Hitam</title>
		<link>http://enggar.net/2009/12/09/lubang-hitam/</link>
		<comments>http://enggar.net/2009/12/09/lubang-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 15:13:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enggar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enggar.net/?p=1125</guid>
		<description><![CDATA[Apa sih lubang hitam itu? Hei, tahukah kamu matahari adalah sebuah bintang? Dan seperti makhluk hidup lainnya, bintang pun berevolusi. Bintang mengalami proses kelahiran, berkembang dan kemudian mati. Kapankah sebuah bintang dinyatakan mati? Bintang mati jika bahan bakar yang ia miliki telah habis. Bintang yang telah kehabisan bahan bakarnya ini akan meledak. Ledakan ini disebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa sih lubang hitam itu?</p>
<p>Hei, tahukah kamu matahari adalah sebuah <a href="http://enggar.net/2009/06/02/kelahiran-dan-kematian-bintang/">bintang</a>? Dan seperti makhluk hidup lainnya, bintang pun berevolusi. Bintang mengalami proses kelahiran, berkembang dan kemudian mati. Kapankah sebuah bintang dinyatakan mati? Bintang mati jika bahan bakar yang ia miliki telah habis. Bintang yang telah kehabisan bahan bakarnya ini akan meledak. Ledakan ini disebut supernova. Hmm, mengingatkan pada sekuel novelnya Dee yang berjudul Supernova itu? </p>
<p>Tapii&#8230; hmm.. tapii.. apakah kelak matahari kita pun akan mati? Ya, matahari itu bintang bukan? Dan seperti bintang lainnya dia pun akan mati. Apakah itu artinya kiamat? Wah, tak ada seorangpun yang bisa menjawab kapan kiamat akan terjadi.</p>
<p>Bintang yang meledak akan mengeluarkan bola besar gas dari lapisan luar bintang yang semakin mengembang keluar, dan akan mendorong bagian tengah bintang ke dalam. Kalau bintang tersebut ukurannya lebih dari beberapa kali ukuran matahari kita, maka sebuah lubang hitam akan terbentuk.</p>
<p>Lubang-lubang hitam yang jauh lebih besar akan terbentuk di dalam <strong>kumpulan bintang-bintang dan di pusat galaksi</strong>. Galaksi kita, Bima sakti, mempunyai lubang hitam di pusatnya yang besarnya beberapa juta kali matahari kita. Woww.. terdengar menakutkan ya?</p>
<p>Tubrukan antara lubang hitam dan benda-benda lain akan membentuk sebuah lubang hitam yang semakin lama semakin besar akan menelan apapun yang berada terlalu dekat dengannya. Kok bisa? Karena lubang hitam mempunyai gaya gravitasi yang sangat besar yang memungkinkan ia menarik semua benda-benda yang ada di dekatnya. Bahkan cahaya pun akan tertarik kembali tanpa bisa melepaskan diri.</p>
<p>Apakah kita bisa melihat lubang hitam?<br />
Bayangkanlah jika kamu masuk ke dalam sebuah ruang yang gelap gulita dan di dalamnya kamu sedang mencari bukumu yang berwarna hitam. Hii.. dapatkah kamu melihatnya?</p>
<p>Lubang hitam tidak bisa diliat tapi ia dapat dideteksi dari pengaruh gravitasinya menarik benda-benda lain itu. Seperti: kita bisa melihat bintang-bintang yang beredar mengelilingi sesuatu yang tidak bisa kita lihat. Atau gas dan debu beredar mengelilingi sesuatu yang tak tertangkap oleh indra penglihatan kita.</p>
<p>Ingat film startek yang diputar awal pertengahan tahun 2009 ini? Nah, di sana digambarkan tuh waktu salah satu pesawatnya ada yang tertarik ke dalam lubang hitam. Dahulu orang percaya bahwa tak ada sesuatupun yang bisa keluar dari lubang hitam. Ternyata gambaran seperti itu tidak tepat. Dengan radiasi Hawking diketahui bahwa sesuatu bisa keluar dari sebuah lubang hitam.</p>
<p>Hmm&#8230; jika, seandainya nih ada makhluk hidup jatuh ke lubang hitam, apa yang akan terjadi ya?</p>
<ol>
<li>Terperangkap selamanya di lubang hitam</li>
<li>Bisa keluar dari lubang hitam</li>
<li>Terkoyak</li>
</ol>
<li></li>
<p>Pilih jawabannya dan hati-hati sama pertanyaannya ya.</ul>
<p><a href="http://enggar.net/wp-content/uploads/2009/12/lubanghitam.jpeg"><img src="http://enggar.net/wp-content/uploads/2009/12/lubanghitam-300x171.jpg" alt="" title="lubanghitam" width="300" height="171" /></a></p>
<p>dokumentasi: http://spaceosaur.co.uk/2586/video-whats-inside-a-black-hole/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enggar.net/2009/12/09/lubang-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

