Perlukah Menghapuskan Mata Pelajaran Kalkulus?

Judul di atas adalah artikel pendek dari media online Forbes. Artikel aslinya ada di sini.

Judul di atas cukup menarik perhatian saya, terutama dalam artikel tersebut disebutkan bahwa mata pelajaran matematika perlu direvisi ulang. Pertimbangan itu diberikan oleh sebab membanjirnya arus informasi. Dibutuhkan keterampilan baru bagi anak-anak kita untuk bisa memahami ini semua. Mata pelajaran matematika yang diajarkan di sekolah saat ini dianggap tidak mememuhi kebutuhan abad ke -21.

Lalu, matematika seperti apa yang seharusnya diajarkan kepada anak-anak kita saat ini? Dikutip dari Forbes, bahwa ilmu komputer dan statistik menjadi pilihan utama bagi solusi masalah di atas.

Banyaknya cabang ilmu matematika yang harus dipelajari anak di sekolah membuat para pendidik berpikir untuk menghapus aljabar atau kalkulus (yang merupakan bagian dari cabang matematika selain aritmatika, geometri, dan trigonometri) di jenjang SMA. Penghapusan ini dimaksudkan untuk memberi jalan bagi pemrograman komputer dan statistik komputer agar dapat diajarkan kepada siswa di sekolah-sekolah terutama bagi mereka para non-geek (ditujukan untuk pemula dan bukan seorang yang ahli komputer). Walaupun tidak hilang sama sekali karena bagaimanapun aljabar masih dibutuhkan untuk pemrograman komputer dasar.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa kehidupan manusia saat ini tidak lepas dari teknologi. Kebutuhan hidup manusia hampir seluruhnya dikendalikan oleh komputer. Setiap waktu setiap saat kita terhubung secara online. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak kita tidak peduli dengan apa yang sedang terjadi di sekitar mereka.

Pemrograman akan mengajarkan mereka bentuk penalaran logis, sesuatu yang hilang dari matematika dasar. Data atau informasi akan menjadi bidang ilmu baru yang harus mereka kuasai, untuk itu diperlukan pemahaman dasar statistik. Ilmu statistik sangat diperlukan ke depannya. Sebagai contoh yang mudah dan baru saja kita lewati adalah perhitungan suara pilpres.

Dari artikel di atas, bukan berarti kalkulus tidak diperlukan. Kalkulus sama pentingnya dengan ilmu komputer dan statistik. Untuk kasus di atas, mata pelajaran kalkulus disarankan untuk dihapuskan untuk nanti di tingkat PT siswa dapat mengambil jurusan ini sesuai dengan bidang mereka. Sementara itu siswa SMA perlu dibekali keterampilan yang benar-benar mereka butuhkan saat ini, yaitu ilmu komputer dan statistik.

Bagaimana di Indonesia? Mari kita berharap pada pemerintahan yang baru, semoga dunia pendidikan bergerak ke arah yang lebih baik.

Untuk Pak Okky, terima kasih atas rujukan link nya yang bermanfaat ini 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *