Menggunakan Twitter

Twitter adalah aplikasi micro blogging yang memungkinkan penggunanya untuk mengirimkan informasi sepanjang 140 karakter.

Jika facebook memfokuskan diri pada jaringan pertemanan maka twitter menitikberatkan pada pertukaran ide atau gagasan.

Pada facebook orang yang bisa melihat tulisan kita adalah mereka yang terlebih dahulu menjadi teman. Sebaliknya twitter. Berikut akan saya coba paparkan langkah memulai menggunakan twitter.

Oya, ada satu nasihat bagus, jangan meminta orang lain mem-follow kita di twitter. Mengapa? Karena twitter bukan facebook tentu saja.

1. Buat akun twitter di http://twitter.com. Pilih Sign Up, untuk mendaftar.
2. Selanjutnya, follow orang-orang yang Anda kenal yang telah mempunyai akun twitter. Saran saya, follow juga media, lembaga atau orang yang Anda jadikan panutan atau Anda sukai tulisan atau pemikiran mereka. Kalau mau mem-follow artis favoritnya juga boleh. Tapi untuk yang satu ini, coba sila cari di internet, saya tak mempunyai rujukannya.

Berikut ini adalah beberapa pilihan:

  • MetroTv, akun twitternya di http://twitter.com/Metro_TV
  • Gramedia, akun twitternya di http://twitter.com/gramedia
  • Goenawan Mohamad, budayawan dan pendiri majalah Tempo, akun twitternya di http://twitter.com/gm_gm
  • Clara NG, Penulis Novel, akun twitternya di http://twitter.com/clara_ng
  • Tiffatul Sembiring, Menkominfo, akun twitternya di http://twitter.com/tifsembiring
  • Garuda Indonesia, akun twitternya di http://twitter.com/indonesiagaruda
  • dan lain-lain

Dari satu akun twitter orang lain saja kita bisa merambah kemana-mana. Dan untuk melihat status orang lain kita tidak harus mem-follow mereka. Jadi, tidak masalah juga jika Anda tidak ingin mem-follow daftar yang saya berikan di atas.

Ada alasan pribadi mengapa saya memberikan list di atas. Cerita sebentar ya. Awalnya pun saya tidak bisa menggunakan twitter, bingung setengah mati. Kalau saya tanya orang lain, (karena mereka beranggapan saya guru TIK, jadi mustinya nggak gaptek) mereka akan bilang nyemplung aja dulu di dalamnya, nanti juga mengerti sendiri. Dalam hati tentu saya misuh-misuh, dongkol setengah mati kalau dijawab seperti itu. Akhirnya, karena penasaran saya perhatikan bagaimana twitter bekerja. Selain mem-follow beberapa rekan saya juga mulai mem-follow antara lain daftar akun yang ada di atas itu. Akun media pertama yang saya follow adalah MetroTv. Di sini, bahkan sampai saat ini, saya lebih banyak menggunakan twitter untuk berbagi informasi. Saya sendiri jarang mengetikkan status. Paling saya menggunakan layanan RT (Re-Tweet). RT ini fungsinya seperti forwarding, menyebarkan kembali informasi yang kita terima agar teman yang menjadi follower kita dapat turut membaca atau mengetahui informasi tersebut.

Oke, lanjut ke langkah berikutnya.

3. Pada layar Twitter (Di twitter dikenal dengan timeline. Facebook mengistilahkannya dengan wall), di bagian atas akan tampak menu tab,yang terdiri dari Home, Profile, Find People, Settings, Help, dan Sign Out.

4. Jika tampilan Home di klik maka akan muncul status dari rekan dan company yang Anda follow.

5. Dan jika suatu waktu Anda ingin memberikan komentar pada sebuah status teman (seperti comment di facebook), caranya adalah cukup dengan mengarahkan mouse ke bagian bawah status rekan atau nama company kemudian klik Reply.

5. Kursor akan berpindah ke kotak status. Anda cukup mengetikkan komentar. Jangan lupa twitter hanya menampung 140 karakter. Jadi, buatlah kalimat yang singkat, padat dan tepat sasaran.

6. Sebaliknya, jika Anda melihat status teman yang menarik, misalnya seperti pepatah atau apa saja yang menurut Anda menarik dan Anda ingin orang-orang yang menjadi teman Anda (follower) juga dapat menikmatinya, klik pilihan ReTweet. Klik Yes, untuk memforward.

7. Ada banyak fitur lainnya di twitter, tapi untuk sementara ini dulu.

Pesan saya, coba dahulu dengan mem-follow teman-teman dekat Anda. Trial and error sedikit tak apa. Namanya juga belajar.

Oya, satu lagi jangan selalu berharap orang akan memberi komentar pada apa yang kita tulis. Santai saja.

Beberapa pakem yang perlu Anda ketahui dalam menggunakan jejaring sosial, baik facebook, twitter, dll (sebenarnya etika ini sudah umum sejak penggunaan internet dan email membahana. Namun ada baiknya saya tuliskan kembali untuk sekedar mengingatkan:

1. Jangan menggunakan huruf kapital semua, karena penggunaan huruf besar semua pada sebuah kalimat menunjukkan kemarahan. Dapat dianggap kurang sopan.

2. Berhati-hati. Jika Anda guru dan murid-murid Anda mem-follow, atau sama halnya di facebook, jika murid-murid berada di list Anda, perhatikan bahwa diri Anda akan menjadi sorotan. Bagaimanapun tulisan dan komentar-komentar Anda akan mempengaruhi mereka. Seperti halnya juga jika Anda pemimpin di sebuah perusahaan, tokoh agama, dll.

3. Jangan menceritakan keburukan tempat Anda bekerja, menggosipkan orang lain, dll.

4. Susah benar, larangannya banyak? Hehe, bukan. Itu bukan sebuah larangan tapi etika di dunia maya.

Sementara itu dulu ya, selamat berselanjar di jejaring sosial manapun. Berbagi dan bukalah wawasanmu seluas-luasnya.

16 thoughts on “Menggunakan Twitter

  1. Pingback: Belajar Tiada Henti » Blog Archive » Menggunakan Twitter-Part 2

  2. kalau di facbook kan ada pemberitahuan , kalo di twitter apa ? kalo mau ada yg ngeretweet gimana ? dn pemberitahuan apa kalo ada orang yg mem-follow kita..??
    .skian terima kasih
    jangan lupa di jawab

  3. @Afif: Kalau di twitter notificationnya biasanya ke email. Dan jika ingin me-RT, tinggal pilih perintah Retweet di bawah status tersebut. Dan untuk pemberitahuan jika ada orang yang mem-follow itu juga akan dikabarkan melalui email.

  4. Pingback: Menggunakan Twitter-Part 2 | ICT Learning

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *