Pembelajaran Kreatif dengan ICT – Bagian 2
Posted by Enggar on 31st March and posted in Pendidikan
Jadi, sabtu lalu saya kembali mengikuti workshop Pembelajaran Kreatif dengan ICT bagian ke-2. Dan tentu masih bersama Pak Agus Sampurno. Hari ini diawali dengan sebuah Bingo Game, berupa selembar tabel yang berisi pernyataan. Contoh seperti di bawah ini.
Masing-masing harus mengumpulkan satu tanda tangan teman yang mempunyai kesamaan minat dengan pernyataan yang ada di dalam kotak. Jadi, akan terkumpul sebanyak 9 tanda tangan dari teman yang berbeda. Menarik tentu, karena kemudian sibuklah rekan-rekan berlarian mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Nah, permainan ini juga bisa diterapkan pada anak didik kita. Pernyataan dalam kotak bisa kita ganti dengan pertanyaan seputar pelajaran yang kita ampu.
Berikutnya, adalah diskusi kelompok yang membahas plus minus dan ketertarikan menjadi guru IT. Masing-masing kelompok menuliskan pendapat mereka dalam selembar kertas. Selanjutnya wakil tiap kelompok diminta membacakan hasil diskusi mereka.
Kemudian ada pemutaran video dengan tema Digital Learners, saya sisipkan video ini di sini.
Setelah istirahat kami akan kerja kelompok sesuai dengan kelas yang kami ajar. Saya bersama rekan ada di dalam kelompok kelas 9.
Di sesi berikutnya kami ditugaskan untuk mencari informasi di Internet, sesuai kategori kelas. Berikut ini adalah paparannya.
Grade 1: Scratch
Grade 2: Picasa/Flickr
Grade 3: Clubpinguin
Grade 4: Mathletics
Grade 5: Buble
Grade 6: WordPress/Blogger
Grade 7: NIngs/Wikispace
Grade 8: Podcast
Grade 9: Audacity
Scratch adalah program seperti Tux Paint (Perangkat lunak pengolah gambar dari Linux, Opensource). Cocok untuk digunakan di kelas 4 sampai dengan kelas 7. Clubpinguin adalah situs jejaring sosial untuk anak-anak. Dapat digunakan oleh anak kelas 3 sampai dengan kelas 6). Mathletics, tampaknya seperti Trivia, kuis cepat-cepatan menjawab pertanyaan seputar matematika, dan terhubung dengan anak-anak dari seluruh dunia. Namun untuk bisa mengakses situs ini kita harus berlangganan dengan membayar iuran bulanan terlebih dahulu. Bubbl, fasilitas online untuk membuat pohon keluarga dan diagram lainnya. Nings adalah jejaring sosial yang dilengkapi dengan fasilitas pembuatan blog. Serupa dengan wikispace, namun wikispace lebih banyak panduan untuk materi-materi pendidikan. Definisi lain dan detailnya dapat Anda cari di Internet. Untuk Audacity sendiri, adalah perangkat lunak untuk merekam dan mengedit suara yang juga mampu mengolah file mp3. Dengan Audacity Anda bisa loh menghasilkan berbagai efek suara yang fantastis. Audacity sendiri mensupport file-file dengan ekstensi tertentu, seperti: *.aup, *.wav, *.aif, *.au, *.mp3, *.ogg, *.lof
Kemudian kami juga disarankan mengakses situs delicious.com, untuk mencari topik-topik yang populer di setiap grade. Untuk guru, pencarian lesson plan atau apapun yang berhubungan dengan materi pembelajaran, delicious mempunyai pilihan yang lebih akurat.
Setelah mempelajari dan saling berbagi informasi, kami kemudian ditugaskan untuk membuat PBL atau Project Based Learning.Seperti apakah PBL itu? Nah, saya coba gambarkan alurnya ya.
Sayang tak sempat membuat foto dari beberapa karya yang ada, menyusul deh, menunggu yang punya foto meng-upload
.
Banyak sekali ilmu yang kami dapat di hari kedua workshop ini. Terima kasih sekali lagi untuk Pak Agus atas sharingnya. Kapan workshop lagi?
. Terima kasih banyak dan sukses selalu buat Bapak dan keluarga. Amin.











Ditunggu part 3 nya
salam kenal dari ibu guru di Tangernag