Large Hadron Collider

Sains 3 Comments »

Selasa, tanggal 30 Maret 2010, jam 18.06 kolisi LHC berhasil dieksekusi. Hmm, lantas apa hebatnya?

Large Hadron Collider atau Penumbuk Hadron Raksasa adalah instrumen pemercepat partikel berenergi tinggi yang terbesar di dunia. LHC dibuat oleh Badan Riset Nuklir Eropa (CERN). Terletak 91 meter dibawah perbatasan Franco-Swiss dekat Geneva, Switzerland, mesin yg berbentuk terowongan sepanjang 27 kilometer ini dibangun oleh 10000 ilmuwan dan insinyur, dari lebih 100 negara, serta didukung oleh ratusan universitas dan laboratorium. (sumber: wikipedia)

Dan, berhasilnya eksperimen kolisi LHC ini dikabarkan akan membuka sedikit tabir rahasia alam semesta.

Apa sih yang dicari dalam eksperimen ini? Adalah sebuah partikel elementer yang bernama Higgs Boson.

Seberapa pentingnya Higgs Boson?

Di dalam fisika dikenal adanya Model Standar, yang menjelaskan bagaimana partikel-partikel berinteraksi secara fundamental di alam. Higgs Boson adalah satu-satunya partikel dalam model standar fisika yang belum pernah teramati.

Ingat film Angels dan Demons? Materi dan Anti materi? Nah, para ilmuwan melakukan eksperimen dengan menembakkan dua pancaran partikel (proton dan anti proton) dari arah yang berlawanan dan diharapkan saling bertumbukan satu sama lain dalam kecepatan mendekati cahaya (dalam kecepatan tinggi). Bila energi dari tumbukan itu cukup besar, maka partikel akan terpecah menjadi potongan yang lebih mendasar yang salah satunya mungkin adalah Higgs Boson. Partikel ini akan bertahan hanya selama sepersekian detik sebelum akhirnya meluruh menjadi partikel lain. Dan tugas ilmuwan adalah mencari bukti keberadaan higgs boson dari partikel2 yang dihasilkan dari tumbukan di atas.

Eksperimen LHC dikondisikan pada keadaan awal penciptaan alam semesta, yang tujuannya mencari keberadaan partikel higss boson (atau banyak orang menyebutnya dengan partikel tuhan), yang hingga kini masih misterius. Higgs Boson sampai saat ini masih hipotesa, belum dapat dibuktikan kebenarannya. Namun jika memang keberadaan higgs boson ditemukan maka dapat menjelaskan banyak hal yang berkaitan keberadaan fisik benda-benda yang ada di seluruh alam semesta.

Informasi yang lebih mendetail dapat dibaca pada sumber-sumber yang lebih akurat, baik di buku atau di Internet. Saya menuliskannya hanya sebatas pada minat saya mempelajari sains saja. Maka, jika ada kesalahan mohon dikoreksi :) .

Pembelajaran Kreatif dengan ICT – Bagian 2

Pendidikan 5 Comments »

Jadi, sabtu lalu saya kembali mengikuti workshop Pembelajaran Kreatif dengan ICT bagian ke-2. Dan tentu masih bersama Pak Agus Sampurno. Hari ini diawali dengan sebuah Bingo Game, berupa selembar tabel yang berisi pernyataan. Contoh seperti di bawah ini.

Masing-masing harus mengumpulkan satu tanda tangan teman yang mempunyai kesamaan minat dengan pernyataan yang ada di dalam kotak. Jadi, akan terkumpul sebanyak 9 tanda tangan dari teman yang berbeda. Menarik tentu, karena kemudian sibuklah rekan-rekan berlarian mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Nah, permainan ini juga bisa diterapkan pada anak didik kita. Pernyataan dalam kotak bisa kita ganti dengan pertanyaan seputar pelajaran yang kita ampu.

Berikutnya, adalah diskusi kelompok yang membahas plus minus dan ketertarikan menjadi guru IT.  Masing-masing kelompok menuliskan pendapat mereka dalam selembar kertas. Selanjutnya wakil tiap kelompok diminta membacakan hasil diskusi mereka.

Kemudian ada pemutaran video dengan tema Digital Learners, saya sisipkan video ini di sini.

Setelah istirahat kami akan kerja kelompok sesuai dengan kelas yang kami ajar. Saya bersama rekan ada di dalam kelompok kelas 9.

Di sesi berikutnya kami ditugaskan untuk mencari informasi di Internet, sesuai kategori kelas. Berikut ini adalah paparannya.

Grade 1: Scratch

Grade 2: Picasa/Flickr

Grade 3: Clubpinguin

Grade 4: Mathletics

Grade 5: Buble

Grade 6: WordPress/Blogger

Grade 7: NIngs/Wikispace

Grade 8: Podcast

Grade 9: Audacity

Scratch adalah program seperti Tux Paint (Perangkat lunak pengolah gambar dari Linux, Opensource). Cocok untuk digunakan di kelas 4 sampai dengan kelas 7. Clubpinguin adalah situs jejaring sosial untuk anak-anak. Dapat digunakan oleh anak kelas 3 sampai dengan kelas 6). Mathletics, tampaknya seperti Trivia, kuis cepat-cepatan menjawab pertanyaan seputar matematika, dan terhubung dengan anak-anak dari seluruh dunia. Namun untuk bisa mengakses situs ini kita harus berlangganan dengan membayar iuran bulanan terlebih dahulu.  Bubbl, fasilitas online untuk membuat pohon keluarga dan diagram lainnya. Nings adalah jejaring sosial yang dilengkapi dengan fasilitas pembuatan blog. Serupa dengan wikispace, namun wikispace lebih banyak panduan untuk materi-materi pendidikan. Definisi lain dan detailnya dapat Anda cari di Internet. Untuk Audacity sendiri, adalah perangkat lunak untuk merekam dan mengedit suara yang juga mampu mengolah file mp3. Dengan Audacity Anda bisa loh menghasilkan berbagai efek suara yang fantastis. Audacity sendiri mensupport file-file dengan ekstensi tertentu, seperti: *.aup, *.wav, *.aif, *.au, *.mp3, *.ogg, *.lof

Kemudian kami juga disarankan mengakses situs delicious.com, untuk mencari topik-topik yang populer di setiap grade. Untuk guru, pencarian lesson plan atau apapun yang berhubungan dengan materi pembelajaran, delicious mempunyai pilihan yang lebih akurat.

Setelah mempelajari dan saling berbagi informasi, kami kemudian ditugaskan untuk membuat PBL atau Project Based Learning.Seperti apakah PBL itu? Nah, saya coba gambarkan alurnya ya.

Sayang tak sempat membuat foto dari beberapa karya yang ada, menyusul deh, menunggu yang punya foto meng-upload :) .

Banyak sekali ilmu yang kami dapat di hari kedua workshop ini. Terima kasih sekali lagi untuk Pak Agus atas sharingnya. Kapan workshop lagi? :) . Terima kasih banyak dan sukses selalu buat Bapak dan keluarga. Amin.

Pembelajaran Kreatif dengan ICT

Pendidikan 2 Comments »

Sabtu kemarin saya mengikuti workshop yang diadakan oleh Lembaga, tempat saya mengajar.  Saya cukup surprise mengetahui yang menjadi nara sumber adalah kawan blogger saya, Pak Agus Sampurno. Dan saya tahu, Beliau adalah orang yang sangat mumpuni di bidangnya. Jadi, tentu saja saya berusaha datang ke workshop ini.

Sebelum memulai pelatihan yang dihadiri oleh rekan-rekan guru, Pak Agus menerapkan metode tepuk tangan dan yel-yel yang akan digunakan setiap kali Pak Agus meminta perhatian kepada peserta workshop. Bisa dimaklumi, walaupun profesi sehari-hari mereka adalah guru, tetap saja jiwa kanak-kanak dan bandel merajalela. Kadang ngobrol dan asyik dengan pekerjaannya sendiri. Duh, maaf ya Pak, memang bukan main terlalu kreatif-nya guru-guru ini ;-) .

Sesi pertama diisi oleh permainan yang disebut dengan Buddy Hunting. Nah, menarik nih. Di permainan ini, setiap orang ditempeli sebuah kertas di punggungnya. Selanjutnya, setiap orang harus menuliskan sifat atau karakter teman yang bersangkutan. Jadilah, kami berputar dan berkeliling untuk meminta setiap rekan menuliskan kesan mereka terhadap kita. Fun? Yup, tentu saja. Karena berikutnya, kami semua dapat membaca kesan orang lain terhadap kita. Memang sih, karena gurunya bandel-bandel, ada saja yang komentarnya aneh-aneh.  Tapi intinya kita belajar untuk mengenali diri dan memahami bagaimana orang lain memandang kita.

Kedua, setiap kelompok diminta untuk berdiskusi tentang Apa gunanya Belajar.  Dari kelompok saya merumuskan bahwa pelajaran yang dahulu kita peroleh di sekolah membantu kita untuk: belajar budi pekerti dan nilai-nilai moral seperti perbedaan. Bagaimana kita menghargai sebuah perbedaan dalam bermasyarakat. Belajar juga membantu kita untuk membuka wawasan sehingga memunculkan keinginan untuk terus belajar.  Dan terakhir, belajar membantu kita dalam menjalani berbagai masalah dalam kehidupan. Misalnya, untuk mencegah banjir, kita tahu bahwa kita harus membuang sampah pada tempatnya, dan lain-lain. Kelompok lain pun diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.

Sayang saya tidak membuat catatan urutan workshop karena terfokus pada isi workshop itu sendiri jadi saya tidak bisa menuliskannya dengan runut. Namun  akan saya coba tuliskan dengan mengandalkan ingatan.

Berikutnya, setiap kelompok diminta untuk menggambar sosok guru yang ceria, semangat dan penuh optimis. Kami juga harus menuliskan karakter guru tersebut. Gambar kemudian ditempel di papan. Masing-masing dari kami harus memberikan komentar pada gambar-gambar yang ada.

Selanjutnya, kami diberi permainan Y (Duh, lupa namanya). Masing-masing mewakili gambar hati, mata, dan telinga. Simbol-simbol itu sebenarnya mempunyai arti. Kelompok saya misalnya, mengartikan bahwa seorang guru dapat mengajar dengan baik jika perasaannya: nyaman, ceria, optimis, semangat. Dan mata mewakili penglihatan. Kegiatan Belajar Mengajar akan optimal jika: ruangan bersih, sirkulasi udara cukup, tata letak yang baik, penerangan memadai, dan lain-lain. Dan telinga mewakili pendengaran. Belajar akan nyaman jika ruangan tidak terdistorsi oleh suara-suara dari luar dan suara pengajar tidak monoton. Kemudian kertas-kertas itu ditempel di papan. Dan setiap kelompok dipersilakan untuk membaca pendapat dari kelompok lainnya.

Ada juga tayangan video yang berisi beberapa metode dalam pembelajaran. Di antaranya metode sign language, bahasa tubuh yang dapat digunakan guru dan anak di kelas. Ini dicontohkan juga dalam permainan ketika Pak Agus meminta kami semua harus berbaris secara urut dari tanggal 1 januari sampai 31 desember. Kami tidak boleh menggunakan suara tapi cukup menggunakan bahasa tubuh untuk mencari tahu informasi teman yang bersangkutan. yang kedua metode handshake language, berjabat tangan. Di video diperlihatkan seorang guru yang menjabat tangan muridnya dan memberikan pertanyaan kepada setiap anak yang akan masuk ke dalam kelas. Jika anak tersebut tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan maka si anak akan mundur kembali ke barisan. Ketiga, metode berhitung. Guru akan melakukan hitungan untuk mendiamkan kelas. Contoh, guru akan menghitung 1 sampai 10. Di antara hitungan, jika ada anak yang masih ribut maka ia akan menyebut anak itu dalm hitungannya, misal: 3, arif, itu dimaksudkan untuk mengingatkan si anak. keempat, ada metode fish bowl.

Terakhir kami diminta membuat aturan kelas. Aturan kelas ini dibuat berdasarkan kesepakatan antara guru dan murid. Oya, saya ingin mengutip kesepakatan yang dibuat satu sekolah Sherida Hills.

“Think safety, Be respectful of ourselves and others, Be respectful of everything around us, and always do our best.”

Pelajaran singkat yang saya peroleh dari pelatihan ini adalah: bahwa untuk menjadi seorang guru yang baik, Anda harus senantiasa terbuka terhadap ide-ide baru. Belajar sepanjang hayat dan tidak lupa, memberikan apa yang siswa kita butuhkan untuk kehidupan mereka yang akan datang.

Terima kasih untuk Pak Agus yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu kepada kami. Sangat berguna dan bermanfaat. Semoga kami dapat menerapkan ilmu yang telah Bapak berikan di sekolah kami masing-masing. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya Pak :) , Insya Allah.

Candide

Buku No Comments »

Candide adalah salah satu karya filsuf Perancis pada era pencerahan, dengan nama pena Voltaire. Nama aslinya adalah Francois Marie Arouet.

Secuil kisah dan renungan dari buku Candide.

Candide ini cerita seorang laki-laki yang berwatak lembut, tabah dan berkemauan keras. Ia meyakini bahwa ia tinggal di dunia yang terbaik dari semua kemungkinan yang ada. Ia sangat mempercayai ajaran gurunya yang menyatakan “semua yang terjadi di dunia ini selalu yang terbaik.”

Jadi, Candide ini menyukai Cunegonde, putri bangsawan seorang baroness. Suatu waktu sang baroness melihat Candide mencium putri kesayangannya, marahlah Ia dan Candide ditendang dari istana. Kemudian cerita berlanjut pada kisah Candide setelah keluar dari istana Baroness. Di luar istana ia menemui kenyataan yang bertolak belakang dengan ajaran gurunya.Ia menemui kejahatan, peperangan, bencana, musibah. Namun ia masih meyakini ajaran gurunya, bahwa semua diciptakan dalam bentuk terbaik dari semua dunia yang mungkin.

Sampai suatu ketika ia bertemu gurunya, Panglos yang terlunta-lunta dan menderita sakit. Kemudian gurunya bercerita bahwa istana baroness dihancurkan musuh, nona cunegonde dikabarkan meninggal. Selanjutnya, guru dan murid ini kemudian bersama-sama melanjutkan perjalanan mereka. Sampai kemudian Panglos dihukum gantung.

Candide setelah mengalami kenyataan-kenyataan pahit (gurunya Panglos dihukum gantung, kabar meninggal gadis pujaannya, tenggelamnya Anabaptis, pelindungnya, dll) menggugat dirinya dengan pertanyaan berikut “Seandainya ini adalah dunia terbaik dari yang paling mungkin, lalu bagaimana dengan kemungkinan dunia yang lainnya?”

Voltaire di sini sebenarnya ingin menyindir filosofis optimisme. Oya, ada dua macam optimisme. Saya kutip dari sini. Pertama, yang mudah, variasi puas diri optimisme yang mana selalu dengan bodoh percaya bahwa sesuatu yang dikehendaki baik yang akhirnya muncul dari kejahatan. Mereka yang berpegang teguh pada optimisme macam ini memandang pada kehidupan yang sering dikatakan bahwa apapun juga yang Tuhan kerjakan ia pasti mengerjakan untuk yang terbaik.

Yang kedua, adalah jenis optimisme yang beralasan, ditemukan pada pertimbangan dan kebijaksanaan. Pertimbangan fakta yang seksama dan kesimpulan seimbang mencapai pada akhirnya. Jenis optimisme yang kedua ditandai sebagai sikap orang yang bijaksana dalam kehidupannya.

Voltaire mungkin ingin menyindir filosofis optimisme yang pertama.

Apakah semua bencana dan musibah yang dibuat oleh manusia sendiri dapat dianggap sebagai kebaikan yang dibuat oleh Tuhan? Contoh, misalkan banjir yang terjadi saat ini. Apakah kita bisa mencari pembenaran dengan mengatakan bahwa musibah yang terjadi saat ini adalah yang terbaik menurut Tuhan?

Banjir yang terjadi di negeri kita ini bukan untuk yang pertama. Sejak di sekolah dasar kita sudah belajar penyebab banjir, seperti: sampah yang dibuang di got, tidak ada tanaman hijau yang dapat menyerap air, dll. Tapi, dalam aplikasi kehidupan sehari-hari, kita tetap saja dengan santainya membuang sampah di selokan atau dimanapun, seakan-akan semua tempat adalah keranjang sampah. Kalau sudah demikian masih pantaskah kita mengatakan bahwa musibah banjir yang terjadi karena takdir?

Lalu, apa gunanya Tuhan memberikan manusia akal dan pikiran?

Sadarlah

Buku No Comments »

Sadarlah adalah terjemahan dari karya Mitch Albom yang berjudul Have A Little Faith. Sadarlah adalah kisah nyata tentang perjalanan iman untuk menemukan tujuan hidup.

Ada dua tokoh yang menjadi inspirasi dari cerita ini, pertama adalah Albert Lewis, seorang rabi (pendeta untuk kaum yahudi) dan Henry Covington, seorang pendeta untuk kaum kristiani. Keduanya adalah orang-orang yang unik, yang bekerja berdasarkan keyakinan mereka demi keselamatan.

Kisah dua orang di atas diceritakan oleh si penulis (Albom). Bersama mereka Albom mengeksplorasi masalah-masalah yang membelit manusia modern: bagaimana bertahan di tengah kesulitan, keraguan akan Tuhan, dan pentingnya iman.

Banyak dialog-dialog yang menarik dalam kisah ini. Seperti pertanyaan tentang Tuhan berikut ini.

Albom: Bagaimana kita tahu Tuhan ada?

Rabi: Buatlah kasus yang menunjukkan bahwa Dia tidak ada. Seberapa kecil kita berhasil menemukansesuatu dalam sains, selalu ada sesuatu yang tidak dapat mereka jelaskan, sesuatu yang menciptakan semuanya dan tidak peduli ilmuwan mencoba berbagai cara untuk memperpanjang kehidupan, pada suatu tahap, hidup tetap saja berakhir. Dan apa yang terjadi ketika kehidupan sudah berakhir? Bila kau sudah sampai di akhir, di situlah Tuhan memulai. Perjalanan menuju keyakinan kepada Tuhan tidak selalu lurus, mudah atau bahkan logis.

Atau soal perkawinan dan komitmen. Mengapa dalam dunia yang modern, perceraian sering terjadi.

Rabi: Di masa kini orang terlalu berharap dari perkawinan. Mereka mengharapkan kesempurnaan. Setiap saat harus jadi sumber kebahagiaan. Itu hanya ada di televisi atau film, tetapi bukan pengalaman manusia. Orang sekarang tidak ingin membelenggu dirinya, tidak mau berkomitmen. Seorang yang berkomitmen adalah orang yang setia dan andal, begitupun dengan keyakinan.

Kita tidak mau terikat untuk terus menerus beribadat dan mengikuti semua aturan. Kita tidak ingin memiliki komitmen dengan Tuhan. Kita mendatangi-Nya bila kita membutuhkan. Komitmen yang sesungguhnya membutuhkan kekuatan yang terus menerus-dalam keyakinan dan dalam perkawinan.

Albom dengan lugas ingin menyatakan bahwa ada satu kesatuan dari beragam keyakinan yang ada di bumi ini. Semuanya mengaju kepada sesuatu yang lebih besar daripada diri kita sendiri, ialah Tuhan.

Karya Video

Materi TIK No Comments »

Sebenarnya ini bukanlah tugas wajib yang saya berikan kepada murid-murid. Pada waktu libur semester saya mengajak, atau tepatnya menantang mereka untuk membuat video karya mereka sendiri. Tema dari video itu bebas, boleh berisi hobi, tarian, nyanyi, apapun yang mereka sukai. Saya pun tidak memaksa semua anak untuk membuatnya. Saya tidak ingin tugas yang saya berikan akan membebani mereka. Tidak semua anak mempunyai handphone dengan fitur untuk merekam video. Tidak semua anak juga bisa mendapatkan akses internet. Dan tidak semua anak mempunyai minat yang sama, tentu saja. Maka saya bebaskan mereka membuat karya ini sendiri atau berkelompok serta mendayagunakan peralatan yang mereka punya.

Tujuan saya sangatlah sederhana, saya ingin mereka belajar menggunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat. Saya juga ingin melihat kreativitas dan sejauh mana mereka mampu belajar mandiri. Dan mungkin untuk sebuah cita-cita dan harapan pembelajaran yang lebih baik untuk mereka kelak. Amin.

Adalah sebuah kebahagiaan bercampur kebanggaan melihat hasil karya mereka. Saya tahu mereka bersungguh-sungguh mempersiapkan video itu. Bahkan dengan fasilitas yang sederhana pun ide mereka sungguh memesona. Ada yang kemudian mengedit karya video-nya dan menambahkan efek-efek transisi misalnya dengan menggunakan program editing video. Menambahkan iklan atau menempelkan foto-foto. Dari proses pembuatan video, memasukkan file ke komputer, mengedit, mengkonvert file, dan lain-lain semua mereka lakukan sendiri. Saya hanya mengarahkan dan memberi masukan sekadarnya. Saya berkomunikasi dengan mereka melalui chatting dan menjawab pertanyaan mereka di wall saya.

Dan, hari ini sampai tanggal 5 maret saya meminta bantuan rekan-rekan saya di facebook untuk memilih satu karya video yang mereka unggulkan (setiap orang boleh memilih maksimal 3 klip video). Yang paling banyak mendapatkan score ‘like’ terbanyak itulah pemenangnya. Pemilihan ini tidak dimaksudkan untuk memilih yang terbaik, karena semuanya sama baik dengan keunggulan masing-masing.  Pemilihan ini sifatnya hanya untuk membangkitkan keceriaan saja.

Bantu saya untuk menumbuhkan motivasi dan semangat pada anak-anak itu ya. Caranya mudah kok, ikut berpartisipasi untuk memilih klip video tersebut :) .  Dan untuk semua teman dan rekan yang telah berpastisipasi saya ucapkan terima kasih banyak. Dan untuk semua murid saya,  I’m really proud of you kids.

sudah memberikan karya mereka yang terbaik.
WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in