Awalnya karena perbincangan sederhana antara saya dan murid di facebook. Link saya mengenai lomba menulis ternyata menumbuhkan minat terhadap gadis yang diam-diam suka menulis ini. Saya sendiri tidak menyadari kalau murid satu ini ternyata pandai mengarang. Ya, itulah sulitnya mengajar sekitar 400 anak. Setiap saya sudah sedikit memaksa diri untuk mengingat dan akrab dengan mereka, saya harus berganti kelas dan tentu saja berganti murid. (hehe, tak boleh mengkambinghitamkan situasi bu guru :) ).

Komentarnya di facebook menunjukkan minat yang tinggi terhadap tulis menulis. Saya senang melihat antusiasme dan ketekunannya. Saya sarankan dia untuk menulis di blog. Dan untuk menepati janji saya terhadapnya, saya tuliskan artikel langkah untuk membuat blog di sini. Tulisan itu saya khususkan untuk dia dan beberapa anak lain yang sekilas saya melihat mereka mempunyai minat yang sama.

Dan hari ini kami berbincang kembali di facebook. Saya tidak menyangka ternyata dia langsung membuat blognya sendiri. Dan bahkan sudah menulis satu artikel di sana. Tadinya tulisan itu tidak muncul dan sambil chatting saya memandunya untuk memperbaiki blog tersebut.

How happy i am, really. Her persistence surprised me.

Blog Hilda ada di sini. Dia mengisinya dengan beberapa karya cerita pendek yang pernah ditulisnya. Ada juga yang pernah berhasil masuk 15 besar (Itu hebat, Hilda). Kelak, mudah-mudahan keinginanmu untuk bisa menerbitkan buku akan tercapai. Amin.