Kerajaan Majapahit
Buku October 20th, 2009Novel Gajah Mada ini membuat saya ingin menapaktilasi jejak sejarah kerajaan di Indonesia. Wah, telat ya? Tak apalah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Salah satunya adalah membuat pohon silsilah dari kerajaan Majapahit (hehehe, kurang kerjaan bener ya? Padahal pekerjaan lain udah numpuk. Ah, biar lah.. menenangkan pikiran dan menyegarkan otak itu perlu, iya kan? ngeles=mode on
). Perlu alasan lain? Hmm.. sebenarnya sih karena saya kesulitan mengingat hubungan antara satu tokoh dengan tokoh lainnya belum lagi nama dan gelar yang disandang. Akibatnya saya lambat menyelesaikan membaca novel ke-2 Gajah Mada ini, karena seringkali terpaksa harus mundur ke halaman sebelumnya.
Sementara silsilah keluarga dari Raden Wijaya dahulu. Beliau adalah raja Majapahit pertama. Raden Wijaya bergelar Kertarajasa Jayawardhana. Raden Wijaya mendirikan negara baru di tanah tarik yang akhirnya menjadi Majapahit.
Kerajaan Majapahit didirikan sebagai pengganti dari kerajaan Singasari. Dikutip dari novel Gajah Mada “..ketika Singasari tidak bisa dipertahankan lagi akibat gempuran Kediri di bawah Jayakatwang, Sang Prabu Kertanegara menyerahkan keselamatan anak-anaknya kepada Raden Wijaya.” Dan kemudian Raden Wijaya mendirikan negara baru, yaitu Majapahit.
Kalau diurut kembali dari belakang, akan ada cerita Ken Arok dan Dedes. Dan yes
, saya juga sudah membeli buku Arok-Dedes yang ditulis oleh Pramudya. Tapi belum sempat dibaca.
Nah, sekarang lihat pohon keluarga dari Raja Majapahit pertama ini dahulu ya.



October 20th, 2009 at 19:50
Hehehe saia pun sepertinya punya masalah dalam spatial memory itu (bener gak sih?).. jadi suka coret-coret kalo tokohnya buanyak dan bersaling silang hehehe..
Nice info nih Gar… keep it up yak!
October 20th, 2009 at 20:04
wah kalo denger en baca-baca tentang kerajaan di negeri ini jadi inget masa-masa SD dulu *fiuhhh* tapi sekarang cuma ingetnya doang hapalnya ngga (doh)
#pohon silsilahnya kurang jelas mba
October 20th, 2009 at 23:16
@Dhodie: Sama donk
. Thanks 
. Thanks ya.
@kata-kataku: udah digedein tuh, coba klik tumbnailnya
October 21st, 2009 at 12:25
Ken arok dan Ken Dedes, klo ndak salah kisah perjuangan wong cilik yg bisa jd raja trus menikahi ratu Singosari yaitu Ken Dedes. Klo ndak salah…….
Salam kenal
October 21st, 2009 at 23:14
Salam kenal juga wongjalur
October 24th, 2009 at 00:39
Orang bijak tidak pernah melupakan sejarah, apalagi sejarah berkenan dengan kisah sang Gajah Mada-nya Majapahit yang merupakan cikal bakal Indonesia.
Jadi pengin ikut mbaca novelnya.
October 26th, 2009 at 13:48
Saya sudah mencoba urutkan proses perkembangan majapahit. Silahkan di lihat di blog saya. Dan minta koreksinya barangkali ada yang kelewatan.
October 26th, 2009 at 18:45
saya paling suka baca buku cerita sejarah seperti ini
October 27th, 2009 at 14:47
sip mba, dah keliatan en jelas banget gambarnya. tp kok nama saia tak tercantum yah di silsilah tersebut, wah agaknya sejarah mulai melupakan dan menghilangkan nama saia neeh (lmao)
October 29th, 2009 at 19:38
@Mursyid: Baca deh Pak, nggak nyesel deh.
. Namamu nggk ada ya? Hmm.. coba liat dibelakangnya, mungkin terselip
@Yogo: Aku dah mampir. Koreksi? Waduh, diriku pun masih pemula.
@Komuter: Toss lah
@Katakataku (Adhie): Sip deh
November 12th, 2009 at 17:49
Novel Gajah Mada dan Ken Arok-Ken Dedes bersumber pada data yang tidak falid. Data yang diambil dari data dalam rangka perang Mataram-Bali pada tahun 1630-an. Data itu (Kidung dan Pararaton) penuh nuansa pengkaburan sejarah. Hal ini dikarenakan penulis dan raja pelindungnya bukan dari wangsa Rajasa. Seperti kasus pengkaburan sejarah Orde Baru lah. Bisa sebagai referensi baca ebook Meluruskan Penyimpangan Sistematis Sejarah Majapahit.