Putri Anastasia

Aneka 2 Comments »

Putri satu ini bukan putri yang ada dalam dongeng-dongeng Disney.  Ia adalah seorang putri dari kaisar terakhir Rusia, yaitu Czar Nicholas II. Apa menariknya putri Anastasia ini? Dikisahkan ia adalah satu-satunya yang selamat dari peristiwa pembantaian yang dilakukan oleh pasukan komunis pada masa pemerintahan kaisar terakhir Rusia. Setelah itu, Rusia menjadi negara komunis sampai saat ini.

Entah mengapa cerita putri Anastasia ini melekat di benak saya. Dahulu, TVRI pernah menayangkan filmnya. Saya lupa judulnya. Mungkin karena masih kecil, gambaran yang terekam justru adegan ketika satu keluarga kaisar itu ditembak mati. Dan kemudian ada bayang-bayang sesosok gadis kecil yang terlihat masih bergerak perlahan.  Dikisahkan dia lah Anastasia. Yang mayatnya tak ditemukan dalam peristiwa naas itu.

Dan kemudian berkembang kisah-kisah misteri hilangnya putri anastasia ini. Dia diyakini selamat dari pembantaian dan kemudian hidup dengan menyembunyikan identitas dirinya. Kemunculan beberapa sosok yang kemudian mengaku sebagai putri Anastasia di depan umum menjadi sebuah misteri yang tak pernah usai.

Dan ketika saya secara tidak sengaja teringat akan putri Anastasia ini, saya menemukan artikel yang mungkin bisa mengusir rasa penasaran masa kanak-kanak saya. Silakan klik di sini untuk membacanya. Misteri hilangnya putri dari kaisar terakhir ini berakhir sudah.

Ma Yan

Buku 4 Comments »

mayanBerawal dari membaca resensi yang ditulis oleh Ibu guru ini, saya memutuskan membeli bukunya minggu lalu. Silakan di klik link nya untuk mengetahui ulasan cerita pada buku yang diberi judul Ma Yan dan diterbitkan oleh Bentang.

Saya hanya ingin mengutip beberapa kalimat yang terdapat dalam buku tersebut.

“Bahwa pengetahuan akan memberikan alternatif-alternatif penyelesaian permasalahan hidup. …. Dan pengetahuan itu bila dipergunakan dengan cerdas akan mengantarkan seseorang pada arah hidup yang lebih baik. Arah hidup yang menyediakan berbagai pilihan jalur hidup, bukan jalur tanpa pilihan selain penderitaan dengan kemiskinan.”

Entah yang kesekian kalinya saya menulis tentang pentingnya pendidikan, berulang-ulang seperti tak bosan. Saya ingat sebuah kutipan bagus dari seorang filosof terkenal Yunani, Plato.  “Untuk apa pendidikan? Pendidikan membuat orang menjadi baik. Orang baik akan berperilaku mulia. ”

Benarkah? Tapi mengapa banyak orang berpendidikan tinggi perilakunya amburadul?  Pendidikan bisa di dapat dari mana saja, tidak harus dari sekolah. Betul.  Tapi sekolah akan membuka jalan bagi sebuah pendidikan.

Apa tujuan pendidikan sebenarnya? Beragam jawaban pastinya. Tapi ada jawaban bagus yang pernah saya dengar dari partner dan saya baca kemudian.  Tujuan pendidikan adalah mendidik diri sendiri. Mendidik diri sendiri bisa bermacam-macam tentunya, mau menjadi baikkah atau buruk? Jika pilihannya mendidik diri sendiri menjadi baik tentunya dia akan berperilaku mulia.

Dan baik bukan karena dia berpendidikan tinggi dengan gelar yang berjejer di belakang. Bukan juga karena lulusan luar negeri atau lulusan universitas favorit. Tapi baik karena dia bisa mendidik dirinya sendiri menjadi orang yang ‘baik’ dalam artian luas. Sehingga kelak, jika Anda menjadi orang kaya, orang yang berkuasa Anda tidak akan sewenang-wenang terhadap orang yang tidak berpunya.  Dan jika Anda pintar maka Anda tidak menjadi orang yang sombong. Jika itu Anda lakukan maka artinya Anda telah mengkhianati arti sebuah pendidikan yang telah Anda lalui. Dan itu lah sebuah kesia-siaan yang niscaya.

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in