Sertifikat Komputer

Materi TIK 3 Comments »

Beberapa minggu lalu, saya memberikan pelatihan TIK selama seminggu untuk guru. Pelatihan ini atas permintaan guru-guru karena mereka akan mengikuti ujian komputer.  Walaupun sebelumnya, saya dan rekan kerja juga memberikan pelatihan komputer setiap selasa dan jumat, namun beberapa bulan terakhir sempat vakum karena kesibukan. Jadi, dalam waktu seminggu saya ngebut mengajarkan 3 program aplikasi yang akan diujikan. Mudah? Ah ya, tentu saja tidak.  Menyadari bahwa tidak semua materi bisa diajarkan dan bercermin dari kisi-kisi yang ada, maka saya membuat beberapa latihan soal praktik dan catatan teori.  Jika Anda berminat, Anda dapat mengunduh file-filenya di sini.

Segitiga Bermuda

Sains 13 Comments »

Untuk memenuhi permintaan salah seorang murid, maka saya coba tuliskan artikel mengenai segitiga bermuda (Bermuda Triangle). Segitiga Bermuda terletak di wilayah lautan samudra Atlantik. Tepatnya, bisa baca di sini. Ada banyak tahyul dalam kisah misterius dibalik hilangnya banyak pesawat yang melintas di segitiga bermuda. Salah satunya dengan mengkaitkan peranan makhluk luar angkasa. Benarkah?

Ilmu pengetahuan menggambarkan peristiwa di atas melalui berbagai fakta di bawah ini:

petaLihat gambar peta di atas ini. Kita tahu bahwa luas lautan Bermuda hampir sama dengan luas laut China Selatan (Thailand, malaysia, Philipina, China Selatan, dan Vietnam).

Sekarang, perhatikan garis lengkung warna merah dan biru. Warna merah adalah air panas dan warna biru adalah air dingin. Pada wilayah Bermuda, terjadi pertemuan antara dua arus laut, dingin dan panas. Persinggungan itu terjadi 2 kali. Sebaliknya, pada laut china selatan, pertemuan 2 arus laut itu hanya terjadi satu kali.

Apa akibat yang ditimbulkan dari pertemuan 2 arus laut itu? Persinggungan antara udara panas dan dingin itu akan menyebabkan arus laut menjadi tidak stabil. Udara panas dengan tekanannya yang rendah dan udara dingin dengan kerapatannya yang tinggi jika bertemu akan menghadirkan angin. Angin yang pertama mungkin belum terbentuk tapi lambat laun angin itu akan mengakibatkan pusaran air (turbulence) yang sangat dahsyat. katrina

Berikutnya adalah, lautan Bermuda ini merupakan jalur sibuk. Lihat pada peta, mobilitas sangat tinggi pada wilayah Amerika dan Eropa serta Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Nah, dari fakta di atas, kesimpulan apa yang bisa kita tarik? Kecelakaan yang terjadi di Bermuda adalah suatu hal yang biasa, dikarenakan faktor-faktor di atas tadi, seperti luas lautannya yang sangat luas, dan lautnya yang berbahaya oleh karena adanya pertemuan dua arus, yang bahkan dua kali lebih dari laut china selatan. Dan kenapa banyak pesawat yang hilang? Lihat fakta terakhir (baca=banyaknya orang yang melakukan perjalanan dari Amerika dan Eropa, serta Amerika Utara dan Amerika selatan, yang melintasi jalur lautan Bermuda). Dan kenapa tak ditemukan? Dapatkah kamu bayangkan betapa dahsyatnya pusaran air yang terjadi karena persinggungan 2 arus laut, panas dan dingin tersebut?

Dalam kondisi cuaca yang tak bersahabat seperti di Indonesia, yang tak dilalui oleh pertemuan 2 arus laut itu,  kecelakaan seperti itu pun bisa terjadi. Coba ingat, sebuah peristiwa kecelakaan pesawat di  Indonesia, dimana bangkai pesawat serta seluruh penumpangnya hilang. Pesawat itu akhirnya diketahui jatuh di kedalaman laut yang sangat dalam.

Dunia Niels Bohr

Sains 5 Comments »

Komik tentang penggagas fisika kuantum ini langsung memincut perhatian saya. Suatu kebetulan yang menarik, karena saya memang sedang mencarinya :) .

Berawal dari rasa penasaran, yang disebabkan oleh obrolan-obrolan ringan kami (siapa lagi? ya dengan 2 orang itu lah) yang seringkali menyinggung nama fisika kuantum membuat saya bertekad mencari tahu. Deuh, terdengar seperti tentara yang siap maju perang aja ;)

Jadi, apa itu kuantum? Kuantum itu asal katanya kuanta, artinya partikel cahaya. Nah, lucu nih, sebelum lebih jauh membahas kuantum, partner minta saya baca ini dulu. Ah, apa hubungannya kopi dengan fisika kuantum? Nah, sudah baca artikel yang di link-itu? Dan, seperti itulah cahaya. Cahaya dikeluarkan dalam bentuk gelombang-gelombang. Gelombang yang dikeluarkan ternyata tidak sembarang, namun dalam paket ukuran tertentu. Seperti kopi tadi hanya bisa dijual dalam ukuran 100 gr, 200, dstnya. Tidak bisa 80 gr misalnya. Nah, itulah yang dimaksud dengan kuantum, paket.

Nah, apa yang membedakan fisika kuantum dengan teori fisika lainnya?

Fisika kuantum
adalah perilaku alam pada level atomik (mikrokosmos). Contohnya, masih ingat cerita posisi elektron di sini? Bahwa kita tidak bisa memprediksi posisi elektron. Karena dalam fisika kuantum alam semesta bersifat acak.

Teori fisika lainnya bermain pada level makrokosmos (alam semesta) dan bersifat determinis. Maksudnya semua perilaku alam bisa dijelaskan melalui hubungan aksi-reaksi biasa.

Nah, gambaran berikut dari sobat.
Kehidupan kita sehari-hari di bumi terikat dalam hukum gravitasi Newton. Dalam semesta yang lebih besar (makrokosmos) gravitasi Newton harus minggir dan digantikan oleh teori relativitas Einstein. Tapi dalam semesta yang lebih kecil (mikrokosmos), dalam hal ini level atomik, baik gravitasi ataupun relativitas harus menyingkir dan digantikan teori kuantum.

Untuk ke-3 teori di atas walaupun sama-sama valid namun tidak mampu bergerak dengan keserasian. Karena itulah para fisikawan sekarang sedang mencari apa yang disebut dengan Theory of everything. Maksudnya, mereka mencari ‘sesuatu’ yang dapat menggabungkan gravitasi, relativitas, dan teori kuantum.

Baru bab 1 ini, ya, kita lanjutkan kapan-kapan :) .

As a Teacher

Aneka 6 Comments »

..you will not only teach. But you will also become person that children cry out to the most, whether you hear it or not.

I got a short message from my student. Yesterday was her birthday. She asked me ‘Why my father didn’t come home? Did he forget my birthday or did he not care me at all?” It is 2 month today that her father has been gone.

Today.
another girl broke up with boyfriend. But she can’t accept this. From her friend i know she ever try suicide.

kids..oh kids.. what should i say?

Bukan Pasar Malam

Buku 5 Comments »

Sisi menarik dari sebuah pemasaran adalah berlakunya diskon. Dan, buku ini adalah salah satu dari 4 buku lainnya yang berhasil berpindah tempat, dari Gramedia Grand Indonesia ke.. tempat saya, tentu saja ;-) . 4 buku lainnya adalah: George’s Secret Key To The Universe-Lucy & Stephen Hawking, Hamlet-William Shakespare, Sang Raja Jin-Irving Karchmar, dan Haji Murat-Tolstoy.

Yup, kita mulai dari Pramoedya, karena memang baru buku ini yang selesai dibaca. Bercerita tentang gejolak hati seorang pemuda, mantan tentara muda revolusi yang idealis. Keluar dari penjara dan memaksanya pulang kampung karena ayahanda sakit keras.

Ditengah kekhawatiran akan kondisi sang ayah dan keterbatasan finansial, memaksa si tokoh ‘aku’ ini mencari pinjaman uang untuk menengok ayahnya di kampung. Sebuah kekesalan terhadap diri sendiri diungkapkan dalam kritikan terhadap bentuk pemerintahan, yang tampak di awal tulisan. Isinya kira-kira seperti ini.

…. kemenangan demokrasi adalah ketika engkau bisa menjadi apa saja, mempunyai hak yang sama dengan orang lain, tak perlu menyembah dan menundukkan kepala kepada presiden atau menteri-menterinya. Berbuat sekehendak hati namun masih berada dalam batas hukum, Tapi… kalau engkau tak punya uang, engkau akan lumpuh tak bisa bergerak.

Hmm. Terlihat masih relevan kah dengan kondisi saat ini? Ya, saya dan Anda mungkin sudah tahu jawabannya.

Jadi ini kah sebab kenapa dulu sekali, buku-buku Pramoedya dilarang? ;-)

Kembali ke awal. Melalui tulisan sederhana ini yang dilakonkan oleh si ‘aku’ ini mengritik kekerdilan diri sendiri dan juga menggugat para pembesar negeri, yang setelah kemerdekaan hanya mementingkan dan memperkaya diri mereka sendiri.

Namun, dalam hiruk pikuknya dunia, manusia sesungguhnya tak luput dari kegelisahan memaknai sebuah kematian.

“Dan di dunia ini, manusia bukan berduyun-duyun lahir di dunia dan berduyun-duyun pula kembali pulang… seperti dunia dalam pasar malam. Seorang-seorang mereka datang… dan pergi. Dan yang belum pergi dengan cemas-cemas menunggu saat nyawanya terbang entah ke mana.” (Pramoedya Ananta Toer).

Kelahiran dan Kematian Bintang

Sains 5 Comments »

“Ada langit, di atas sana, keseluruhannya berbintikkan bintang-bintang, dan kami biasa berbaring tertelentang sambil menatap ke atas kepada mereka, dan memperbincangkan tentang apakah mereka dibuat, atau sekedar ada. (Mark Twain, Huckleberry Finn)

Seperti juga manusia, bintang pun mengalami evolusi -lahir, berkembang dan mati. Nah, bagaimana bintang dilahirkan?

Bintang-bintang baru lahir setiap saat. Pada malam hari, coba arahkan pandangan kita ke langit. Apa yang terlihat? kegelapan yang sangat luas dan menakjubkan, ditaburi bintang-bintang yang bercahaya gemerlapan. Di antara bintang-bintang itu ada sebuah daerah yang sangat gelap, tempat di mana tak satupun bintang bersinar. Di sanalah tempat awan raksasa ruang angkasa berdiam, bukan awan yang ada di langit, seperti yang bisa dilihat kasat mata dari bumi atau ketika kita naik pesawat udara. Awan raksasa itu terbentuk dari partikel-patikel yang sangat kecil (bisa atom, molekul, dan lainnya dan tentu saja energi) yang mengambang di dalamnya. Partikel-partikel kecil itu bergerak-gerak, sebagian di antaranya berkumpul dan menyatu membentuk gumpalan materi yang sangat besar. Materi itu apa?

Materi adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Massa adalah sesuatu yang dipengaruhi gravitasi. Gravitasi adalah salah satu dari 4 energi dasar yang mempengaruhi massa. Singkatnya, materi, ruang, waktu, dan energi saling mendefiniskan. :)

Gumpalan-gumpalan besar itu berputar, menarik lebih banyak lagi partikel. Namun gumpalan yang berputar itu tidak semakin besar, justru sebaliknya mengerut semakin kecil. Penjelasan sederhananya seperti ini. Misalkan kamu menarik temanmu. Apa yang terjadi? Jarak kamu dan dia semakin pendek, atau semakin mengecil, bukan?

Bersamaan dengan semakin mengecil ukurannya, bola itu semakin panas dan semakin terang cahayanya. Kemudian meledak dan melontarkan lapisan luarnya yang terdiri dari gas-gas yang panas membara ke semua arah. Sisanya berubah menjadi sebuah bintang. Dan hei, bisa jadi itu matahari (matahari adalah sebuah bintang juga, bukan?).

Namun tidak ada yang abadi, pun bintang yang kita lihat. Di akhir kehidupannya, bintang itu akan meledak, yaitu ketika tidak ada lagi partikel-partikel kecil untuk digabungkan menjadi partikel-partikel besar. Bintang akan mengembang semakin besar dan besar, sampai mencapai ukuran yang tak seorangpun sanggup membayangkannya. Kemudian meledak serta melontarkan semua atom-atom besar yang telah dibentuk oleh bintang itu di dalam perutnya ke angkasa, menyisakan sebentuk awan baru yang sangat indah, penuh dengan warna-warni dan materi-materi baru. Awan-awan tersebut akan bercampur dengan awan-awan lain, dari bintang-bintang lain yang juga telah meledak. Setelah mendingin, semua gas dari awan-awan itu akan membentuk awan raksasa, yang kelak menjadi tempat lahirnya sebuah bintang baru.

Btw, tahukah kamu bahwa elemen-elemen yang membentuk tubuh kita adalah berasal dari bintang? Hmm, ingin tahu? Minggu depan ya :)

Untuk blog Pipi mustinya ini :) , tapi dia lagi sombong. Saat ini lagi ingin nulis tentang tempat kelahiran dan habitatnya aja. Hmm, it seems she missed her hometown.

Sumber: Dari buku George’s Secret Key to the universe-Lucky & Stephen Hawking.

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in