Judul di atas adalah tema yang diangkat dalam pertemuan bulanan komunitas kreatif digital, atau yang dikenal dengan FreSh. FreSh sendiri merupakan singkatan dari Freedom of Sharing. Untuk mengetahui lebih banyak tentang FreSh, Anda dapat mengunjungi blognya di sini.

Ini adalah kali pertama saya datang ke perhelatan kumpul-kumpul yang diadakan oleh FreSh. Kedatangan perdana ini lebih dikarenakan kemunculan nara sumber yang kebetulan penulis yang saya kagumi, Goenawan Mohamad. Saya dulu suka membaca ‘catatan pinggir’, yaitu artikel pendek di halaman majalah Tempo. Dan juga masih ingat, kasus pembredelan majalah Tempo yang cukup menuang polemik pada masa itu (duh, udah angkatan tua saya ya? ;-) ).

Kembali ke Fresh. Acara pertama adalah perkenalan singkat mengenai FreSh. Fresh diwakili oleh ikon buah jeruk yang memang terlihat segar. Karenanya, diharapkan forum ini dapat melahirkan ide-ide segar yang kreatif. Tidak sekedar kreatif, dan hanya berbicara, tapi juga sebisa mungkin mengimplementasikan ide-ide segar tersebut. Dan yang utama, berbagi.

Berikutnya, presentasi dari narasumber pertama, yaitu Bapak Husin dari Mark Plus. Beliau mengangkat tema ‘Generation Z’. Generasi Z adalah para pengguna internet aktif. Singkatnya, beliau membahas sisi gelap dan kelebihan dari generasi Z ini. Break 5 menit dan kemudian dilanjutkan dengan Pak Gun. Pak Gun bilang, untuk kreatif kita boleh malah disarankan untuk ‘kurang ajar’. Sesekali boleh lah. Mau contoh sederhana? Hehehe, ini dari saya ya bukan dari pak Gun :) . Pernah liat pamflet pemilihan caleg yang tersebar di internet kan? ya, itu salah satunya. Dan pasti banyak lagi.

Narasumber lainnya adalah Paman Tyo, Ndoro Kakung, dan Pak Budiyono. Paman Tyo dan Ndoro bercerita tentang proses pembuatan blog untuk Pak Gun. Dan Pak Budiyono berbagi kisah seputar industri media.

Tulisan lain mengenai Fresh 7 ini dapat disimak di blog berikut ini:

yang lain, menyusul? :)

Oya, foto ;-)

fresh fresh4