Obsesi VS Berkhayal
Aneka 7 Comments »Menurut kamus besar bahasa Indonesia, obsesi adalah gangguan jiwa berupa pikiran yang selalu menggoda seseorang dan sangat sukar dihilangkan. Sedangkan berkhayal adalah berbuat sesuatu seperti benar-benar terjadi.
Ini kisah di suatu pagi, hasil menguping obrolan para keponakan
“Ada harta karun, di sini!” bisik Ferdi. Erriz, si kakak mendekati adiknya dan bertanya “Mana peta harta karunnya, sini, aku liat.” Adik dan kakak asyik menekuni sebuah kertas (peta harta karun kali yee
). Akhirnya, “Ya, di sini, di rumah tante In.” Halah, kenapa jadi rumah daku yang jadi tersangka ya? Hmm, tak apa lah, ikutan berdoa semoga beneran harta karunnya tertanam di sini. Hehehe.
Jadi ingat peristiwa yang sama puluhan tahun silam. Tapi dahulu tokoh-tokohnya adalah saya bersama adik-adik. Kami 5 bersaudara. Tapi berhubung dengan kakak pertama jaraknya lumayan jauh maka kami berempat adalah tim bermain yang kompak. Kami (tepatnya sih, saya) terobsesi sangat oleh petualangan lima sekawan dan sapta siaga. Sebagai kakak, saya mengkomandoi mereka menjadi ke-4 tokoh tersebut. Jadi, inilah khayalan kami. Saya jadi Anne
, si kembar jadi Dick dan Julian, adik bungsu saya jadi George. Kucing kami jadi Timmy. Bergaya bak detektif kecil di mana pun. Di antara kerangka rumah yang belum jadi, di puncak Ciloto, di mana saja. Rumah kosong akan jadi sasaran intip dan selanjutnya lari-lari ketakutan
. Lain hari berkhayal menjadi Superman. Naik ke plafon langit-langit kamar dan terjun ke tempat tidur (Masya Allah, baru sadar kalau saya ternyata bandel. hihihi). Menggali tanah basah di pekarangan depan rumah karena berkhayal dapat bertemu dengan para liliput (terobsesi cerita putri salju). Dan dimarahi bapak karena rumah jadi becek nggak karuan. Menaruh kacang hijau di bawah kasur yang ditumpuk-tumpuk, karena bermimpi menjadi putri sejati
. Memanjangkan rambut agar bisa dikepang dan kelak ada pangeran yang akan menyelamatkan si putri dari kungkungan sihir dengan cara naik melalui lilitan rambutnya. Duh, aku lupa ini cerita putri Rapunzel, bukan ya? Hehehe, indahnya masa-masa itu. I miss that time.
Jadi, obsesi atau berkhayal kah peristiwa-peristiwa di atas itu?
Namun tak bisa dipungkiri bacaan dan dongengan masa kecil akan menghiasi perjalanan hidup kita kelak dan menjadikan hidup kita penuh makna. (Sisi positifnya, aku lumayan dalam bidang kepanduan, tali temali, semaphore, dan lacak jejak
).
Maka, jangan pernah meremehkan arti mendongeng dan memberikan bacaan untuk putra-putri Anda. Karena itulah harta yang sangat berharga dalam kehidupannya nanti.
Menyambut hari Ibu, tulisan ini saya dedikasikan untuk Ibu (dan ayah tentunya). Terima kasih atas kasih dan sayang kepada kami semua. Semoga Allah Swt selalu melindungi dan menyayangi kalian berdua. Amin.


Recent Comments