Akses Internet
Aneka 14 Comments »Akhir tahun ajaran lalu saya, Yudha, dan Bu Nur pernah mengajukan proposal untuk akses internet gratis di sekolah terbuka di daerah Arcamanik. Keputusan diambil karena tahun ajaran ini materi pelajaran kelas 9 adalah pengenalan internet. Namun sampai hari ini kami belum mendapatkan kabar. Tentu mereka sangat sibuk, kami memakluminya. Guru yang mengajar tentu harus menyiasati kondisi ini dengan berbagai cara. Walaupun saya sudah tidak lagi mengajar di sana namun saya dengan rekan-rekan yang mengajar di sana masih sering berhubungan. Bertukar kabar dan saling bertukar pengetahuan
. Novi, rekan saya melakukan instalasi blog secara offline dan menugaskan setiap anak untuk membuat tulisan mereka diblog masing-masing. Ide yang sangat menarik. Saya ingin juga menirunya nanti
. Namun demikian sejatinya anak-anak itu juga mengenal internet. Novi mengabarkan kepada saya bahwa dia akan mengajak anak-anak ini ke warnet. Hmm, tentu mereka sangat excited ya. Saya masih ingat ekspresi anak-anak ini ketika pertama kali saya mengajar komputer. Duh, saya kangen mereka semua.
Kalau tidak salah saya pernah membaca ada akses internet 100000 unlimited? Kira-kira berapa total biaya untuk modem dan instalasinya ya? Atau ada alternatif lain? Mungkin kalau memang ‘harus’, sekolah terbuka bisa menyisihkan anggaran 100.000 setiap bulan untuk akses internet. Atau ada pilihan lain?


Recent Comments