Buku murah
Obrolan 7 Comments »Tak sengaja malam ini saya melihat tayangan metrotv dengan special dialogue-nya. Nara sumber kali ini adalah Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, dengan tema buku murah. Beberapa bagian yang sempat saya tangkap adalah sebagai berikut:
Bse adalah projek jangka panjang depdiknas. Dan buku murah adalah projek jangka pendek yang akan segera direalisasikan. Menurut rencana esok hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun langsung untuk me-launching buku murah tersebut. Kalau saya tidak salah dengar, Bapak menteri mengatakan bahwa het sebuah buku tidak lebih dari 20 ribu. Kalaupun berbeda, lebihnya sedikit saja. Nantinya, diharapkan program buku murah ini populer sehingga penerbit yang menjual buku mahal akan mempunyai saingan, yaitu pemerintah. Btw, buku-buku murah ini apakah hak ciptanya juga dibeli pemerintah atau bagimana ya? ( berhubung saya tidak melihat dari awal, informasinya jadi rancu juga).
keluar dari topik di atas.
Seringkali kita berpikir sesuatu itu mahal karena kita menghitungnya untuk saat ini. Tapi kita bisa dengan mudahnya mengeluarkan beratus-ratus ribu untuk sebuah kenikmatan sesaat. Tidak ada larangan, sah-sah saja.
Bukan berarti saya tidak mendukung buku murah dan bse. Saya sangat mendukung. Saya salut dengan India, yang mungkin kondisi negaranya masih kalah dengan negara kita. Tapi masyarakatnya sadar akan pentingnya pendidikan. Dan industri buku di sana bisa menjual buku dengan harga murah sehingga terjangkau oleh masyarakat.
Di sini, seringkali saya melihat diskon buku sudah besar-besaran tapi yang berminat membeli bisa dihitung dengan jari. Mungkin yang paling utama adalah kesadaran bahwa pendidikan itu penting dan buku adalah investasi yang sangat berharga. Dan persoalan pendidikan bukan hanya buku semata.
artikel lain mengenai buku murah bisa di lihat di sini.



Recent Comments