Leaving Microsoft To Change The World

Buku, Pendidikan 7 Comments »

leavemicrosoft4.jpgBuku bagus, memoar dari seorang mantan eksekutif di microsoft. John Wood melepaskan karir bagusnya di microsoft dan memilih untuk mendirikan lembaga nirlaba yang menyediakan dana untuk pendidikan anak-anak di negara berkembang. Berawal dari kedatangan John ke sebuah tempat di ketinggian Himalaya di dataran tinggi Nepal, di sebuah desa terpencil yang dihuni oleh orang-orang buta huruf dan kebanyakan anak-anak putus sekolah.

Menyadari bahwa kesempatan yang dia miliki sekarang adalah berkah dari sebuah pendidikan yang baik, maka John ingin memberikan peluang yang sama kepada anak-anak yang kurang beruntung. Langkah pertama yang ditempuhnya adalah memberikan bantuan banyak buku ke sekolah yang membutuhkan di Nepal. Mengirimkan dana untuk membangun sekolah, lab komputer dan lab bahasa. Lembaga ini diberi nama Room to read. Pada proyek sosial pertamanya John menggunakan kas pribadi. Berikutnya, dibantu donasi dari para donatur. Lembaga ini kemudian melebarkan bantuannya ke negara-negara berkembang lain, seperti vietnam, kamboja, india. Serta memberikan beasiswa kepada anak-anak perempuan yang diberi nama room to grow.

Mengutip kalimat bijak dari seorang rekan John ‘Ketika Anda mendidik seorang anak laki-laki, Anda mendidik hanya seorang anak laki-laki. Tetapi ketika Anda mendidik seorang anak perempuan, Anda mendidik seluruh keluarga, dan generasi berikutnya’.

John dan timnya meyakini untuk menciptakan perubahan sosial yang abadi di negara-negara berkembang adalah memasukkan anak-anak perempuan sejak dini ke sekolah dan menjaga agar mereka tidak putus sekolah setidaknya sampai akhir sekolah lanjutan. Kelak mereka akan lebih percaya diri dan terberdayakan serta mandiri secara finansial.

Buku dari penerbit bentang ini sungguh menginspirasi. Membuat saya bertanya-tanya tidakkah negeri ini belajar bagaimana negara-negara lain menghargai sebuah pendidikan? Karena pendidikan akan menghantarkan kita kepada banyak pilihan hidup dan kesempatan, tidak sekedar alternatif punya uang atau tidak.

Raker

Pendidikan 5 Comments »

Selama 2 hari dari tanggal 9 dan 10 saya mengikuti raker yang diadakan di sekolah. Hari pertama acara dibuka dengan laporan ketua panitia dan beberapa kata sambutan. Berikutnya membahas program kurikulum, yang terdiri dari kalendar akademik, program pembelajaran, pembagian tugas tambahan, dan pembagian tugas kepanitiaan. Saya mendapat jatah untuk persiapan UAS semester ganjil dan PSB (Penerimaan Siswa Baru) 2009/2010. Dilanjutkan dengan kesiswaan dan program sekolah.

Agenda hari kedua adalah KTSP dan analisis KKM. Tidak ada pembuatan RPP dan silabus raker kali ini. Mengulang ucapan dari kepala sekolah, bahwa pembuatan RPP dan silabus tidak akan dibahas karena itu adalah tugas guru sehari-hari. ;-) . Hari ini harusnya saya ikut training tapi karena agak kurang sehat saya memilih di rumah saja. Minggu depan sekolah akan dimulai. Kembali mengajar.

Oya, ternyata hari belajar efektif smester ganjil ini sangat sedikit karena banyaknya libur. Bukan berarti gurunya senang tapi justru khawatir, karena lieur mengatur beban materi yang harus tersampaikan dengan waktu yang minim. Bisakah?

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in