If i were you..
Pendidikan 8 Comments »Kembali ke tujuan semula blog ini dibuat :). Segudang teori pengajaran mudah ditemui. Semudah itukah praktiknya? Setiap sekolah mempunyai rule yang berbeda. Peraturan itu pun bergantung pada banyak kondisi. Kultur, latar belakang sosial, dan lain-lain. Sebelum memberi penilaian yang salah, adakalanya diperlukan kepekaan untuk melihat dan merasakan. Itu saya pelajari ketika mulai bergabung dan mengajar untuk sebuah sekolah terbuka di Bandung.
Mengajar di sekolah dengan siswa yang heterogen ternyata membutuhkan kiat tersendiri. Kata lain dari lieur :). Tidak sekedar kemampuan tapi terutama latar sosial. Yang terakhir inilah yang sebenarnya sedikit menyulitkan. Terutama anak-anak dari lingkungan minoritas. Nilai yang mereka adopsi dari lingkungan sekitarnya sudah lekat. Perilaku dan bahasa yang digunakan mungkin saja akan membuat kita terkaget-kaget. Nah, kalau salah satu rekan bilang ‘Susah, Bu…….”. Hmm.
Lantas, apa yang harus saya lakukan? Membiarkan saja? Ah, seharusnya tidak. Tapi, apa donk?


Recent Comments