Youtube Ditutup
Pendidikan April 8th, 2008Ya, akhirnya youtube ditutup. Marah? Mungkin iya, seandainya saya tidak datang dan mendengarkan penjelasan Menkominfo tadi malam. Di ruangan lantai 7 Depkominfo, M Nuh beserta jajarannya mengadakan pertemuan dengan blogger. Untuk kasus youtube, di awal pertemuan, menkominfo juga menegaskan permintaan bantuannya baik berupa saran dan masukan terutama untuk teknik pemfilteran. Bagaimana menutup film fitna tanpa menutup youtube secara keseluruhan. Mungkin, kalau sekarang situs youtube ini ditutup karena inilah pilihan satu-satunya, untuk saat ini. Tidak menutup kemungkinan youtube bisa diakses kembali jika banyak blogger atau siapapun yang ahli dalam bidang filter memfilter ini bisa memberikan solusi yang lebih baik. Bukan begitu, kawan-kawan? Jadi, kenapa tidak bersama-sama membantu pemerintah? Terutama untuk Anda para hacker, cracker, atau apalah :), inilah amalan yang dapat Anda berikan untuk bangsa dan negeri yang kita cintai, ehem :), dibanding marah-marah dan protes tanpa memberikan jalan keluar, iya kan?
Sedikit keluhan:
Dengan ditutupnya akses youtube, saya juga kehilangan sumber belajar. Karena ke sanalah saya biasanya mengunduh materi pelajaran, untuk murid-murid saya.


April 8th, 2008 at 11:32 am
mau nangkep saya kok lumbung yg dibakar
April 8th, 2008 at 1:07 pm
Wah hadir juga ya, pdhl saya jg hadir..
Semoga pertemuan tsb sedikitnya bisa men-clear-kan hampir semua persoalan ya?
April 8th, 2008 at 1:55 pm
Tikus:

Nah, untuk itulah pertemuan digelar. Supaya para pemilik rumah dapat bersama-sama menemukan cara menangkap tikus tanpa harus membakar lumbungnya. Pertemuan ada untuk mencari solusinya bersama-sama, begitu, kan?
Hevi:
Lho, kok kita nggak saling kenal ya?
Semoga, Pak. Amin.
April 8th, 2008 at 3:12 pm
Kalau begitu saya mau “beramal” juga deh mbak Enggar. Kalau mbak Enggar pakai browser Firefox, coba pilih menu Tools, lantas Options. Berikutnya klik pada “Advanced” lantas “Settings”. Pada kotak dialog yg muncul, pilih “Manual proxy configuration”, lantas masukkan “58.97.1.24? (tanpa tanda petik) pada form HTTP proxy, dan “8080? (tanpa tanda petik juga) pada Port. Berikutnya klik “Ok” untuk menutup kotak dialog. Setelah itu situs Youtube dkk. seharusnya sudah bisa diakses. Semoga tidak kehilangan sumber belajar lagi yah.
April 8th, 2008 at 3:21 pm
Proxy alternatif lain yg bisa dipakai adalah 200.51.41.29 port 8080
April 8th, 2008 at 3:53 pm
Untuk masalah blokir memblokir sebuat situs saya pikir bukan hanya karena satu film yang seharusnya tidak usah kita pikir dalam2..karena masih banyak yang seharusnya pemerintah pikirkan..Inilah kekurangan kita…bahwa bangsa kita tidak pernah tahu kekurangannya…terlalu banyak kambing2 hitam berseliweran di negara kita…tidak pernah mau belajar, pemerintah hanya bisa membuat UU yang melarang bukan suatu UU yang memberi solusi. Lihat kasus UU anti pornografi dan pornoaksi…dimana kelanjutannya? ada lagi peraturan yang mengatur supaya tukang pijat harus memakai kunci gembok di celananya,dll.
Bingung saya dibuat, Mengapa UU dibuat hanya karena 1/2 orang yang berpikiran kotor, pikiran negatif.
Mau dibawa kemana IT kita kalo memang UU itu akan diterapkan di negara kita, karena satu2nya cara agar UU itu berjalan adalah dengan menghapus semua akses internet di Indonesia.
Satu hal yang saya cermati di pemerintahan kita adalah “jika tidak bisa menyelesaikan kasus yang lama maka akan dibuat kasus baru untuk menutupinya”
Internet di hapus..sinetron jalan teruss…:D
April 9th, 2008 at 1:59 am
BERISIK!!!SPEAK DOANG..YOUTUBE DITUTUP, SAMA DENGAN PEMBODOHAN BANGSA INI, MAEN TUTUP SINI, TUTUP SANA GA BIJAK..SAMA AJA KASI KASUS SOFTWARE BAJAKAN, KENAPA GA DIBLOKIR AJA SEMUA SOFTWARE SUPAYA GA DIBAJAK, SEKALIAN AJA SEMUA PC DIINDONESIA PAKE DOS SEMUA..
April 9th, 2008 at 2:02 am
LIAT YANG BENER DONK!!ORANG LAEN YANG BERULAH BIKIN2 FILM GA JELAS, BANGSA KITA YANG JADI KORBAN.!!
April 9th, 2008 at 2:08 am
Dhani:
Terima kasih mas Dhani.
Diknyo:
Saya lebih berharap dari sekian anak muda pintar yang mau menyumbangkan pemikirannya untuk membantu pemerintah mengatasi masalah ini. Dan bukan hanya sekedar memaki dan menyudutkan orang lain. Itu saja.
Omong kosong:
Terima kasih.
April 9th, 2008 at 2:12 am
Hahaha…. omong kosong. Aku jadi ingat zaman muda dulu pernah emosi-an di Internet
April 9th, 2008 at 2:48 am
@Omong Kosong: Lebih banyak yang tidak setuju dengan censorship yang terpusat (dan lebih memilih censorship oleh diri sendiri). Tapi biasanya tidak anonim dan bombastis. Hare gene geto loh, masih pakai nama anonim, huruf besar, dll :).
@Dhani: Komentar serupa di blog saya kok dianggap spam ya? Kebetulan bukan ke kun.co.ro (yang menerima ribuan spam), jadi sempat terdeteksi dan diunspam.
April 9th, 2008 at 4:07 am
@Koen: Komen tersebut saya tulis saat masih terhubung dengan proxy, dan sepertinya IP proxy tsb sudah dimasukkan blacklist oleh Aksimet Wordpress (karena sering disalahgunakan untuk spamming, dsb).
Memang sebaiknya proxy cuma digunakan untuk mengakses situs2 yg diblokir saja. Untuk hal2 yg membutuhkan interaksi dg orang lain (komen ke blog atau mengirim webmail) sebaiknya proxynya di-disable saja.
April 12th, 2008 at 3:02 am
saya rasa pemerintah memang belum punya cara untuk mengatasi hal ini…….
tapi saya harap banyak anak bangsa yang mengerti komputer dapat membantu, jangan sampai hanya karena 1 video
kita sebagai bangsa harus mengalami yang namanya “pembodohan” tersebut
April 12th, 2008 at 2:56 pm
Dod_di:
Youtube-nya sudah bisa diakses kembali kok, Pak. Alhamdulillah pemimpin kita menepati janjinya. Tentunya ini tidak lepas dari saran dan masukan anak-anak bangsa yang cerdas dan tetap rendah hati:).
June 5th, 2008 at 5:38 pm
Kalau youtube di tutup, gimana kalau liat yang ini : http://www.gotube.co.cc